Bakul Hijab

Bakul Hijab Merekomendasi produk produk best seller yg ada di Shopee. Banyak promo promo menarik lainnya dan ada free ongkir jg lhoo. Selamat berbelanja..

12/01/2026

Anak 80an pasti tau model lentera ini.
Bukan cuma classic tp juga aestetic ketika dijadikan pajangan. Lampu ini bisa bertahan 6 jam non stop. Lumayan seandainya mati lampu mendadak dirumah. Aku yakin kalian pasti butuh ini dirumah. Minimal punya 1 yg ky gini.
Link nya aku sematin di komentar 👇🏻

Seorang wanita berbincang dgn seorang ustadzah :"Ustadzah, saya tidak mau ikut pengajian ini lagi""Apa alasannya?", tany...
24/08/2017

Seorang wanita berbincang dgn seorang ustadzah :

"Ustadzah, saya tidak mau ikut pengajian ini lagi"

"Apa alasannya?", tanya ustadzah.

"Saya lihat di pengajian ini perempuannya s**a bergosip, laki²nya munafik, pengurusnya cara hidupnya tdk benar, jama'ahnya sibuk dg hpnya, dsb"

"Baiklah. Tapi sebelum kau pergi, tolong lakukan sesuatu untukku. Ambil segelas penuh air dan berjalanlah mengelilingi dalam masjid ini tanpa menumpahkan setetes air sekalipun ke lantai. Setelah itu engkau bisa meninggalkan masjid ini seperti keinginanmu."

"Itu mudah sekali!"

Diapun melakukan apa yg dimintakan ustadzah, sementara pengajian sedang berlangsung. Setelah selesai, dia berkata kepada ustadzah, bahwa dia siap utk pergi.

"Sebelum kau pergi, ada 1 pertanyaan. Ketika kau tadi berjalan keliling dalam masjid, apa engkau mendengar orang bergosip, melihat orang munafik, melihat orang sibuk dg hpnya?"

"Tidak."

"Engkau tau mengapa?"

"Tidak."

"Karena engkau fokus pada gelasmu, memastikan tidak tersandung dan tidak ada air yg tumpah."
Begitupun dgn kehidupan kita. Ketika kita mengarahkan pandangan kita kepada Allah SWT yg kita imani, maka :

• Kita tidak akan punya waktu untuk melihat kesalahan orang lain.
• Kita tidak akan punya waktu untuk menilai dan mengkritik orang lain.
• Kita tidak akan punya waktu untuk bergosip ria dengan orang lain.
• Kita akan menolong orang lain dan fokus pada langkah kita menggapai ridhoNya."

Direndahkan tidak mungkin jadi sampah, disanjung tidak mungkin jadi rembulan. Maka jangan risaukan omongan orang, sebab setiap orang membacamu dengan pemahaman dan pengalaman yang berbeda.

Teruslah melangkah selama engkau di jalan yang benar, meski terkadang kebaikan tidak selalu dihargai. Tidak usah repot2 menjelaskan tentang dirimu, sebab yang menyukaimu tidak butuh itu dan yang membencimu tidak percaya itu.

Hidup bukan tentang siapa yang terbaik, tapi tentang siapa yang mau berbuat baik. Jika didzolimi orang jangan berpikir untuk membalas dendam, tapi berpikirlah cara membalas dengan kebaikan.

Jangan mengeluh, teruslah berdoa dan ikhtiar. Sibukkan diri dalam kebaikan hingga keburukan lelah mengikutimu.

Semoga bermanfaat.. ^^

23/08/2017

🚫 SOLD OUT 🚫

Bismillah..
Kecantikan seorang muslimah tidak dilihat dari tebalnya make-up diwajah wajah atau kilauan rambut tanpa jilbab. Cantiknya seorang muslimah itu dilihat dari dia menutup auratnya dengan jilbab, menjaga akhlak dan tingkah lakunya.

Hidayah adalah hadiah terindah dari-Nya. Alih tidak pernah pilih kasih. Hanya saja, tinggal kita mau atau tidak untuk berhijrah. Coba tanyakan pada hati, apa yang engkau rasakan ketika melihat muslimah berjilbab syar'i? Sejuk bukan?

Namun terkadang ego mengingkari. Merasa malu untuk berjilbab syar'i karena ilmu agama masih sedikit dan merasa malu berjilbab syar'i karena akhlak belum baik. Lalu mau menunggu sampai kapan untuk berjilbab?

Yuk cek QS. Al Ahzab : 59
"Wahai Nabi! Katakanlah pada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin: 'Hendaklah mereka menutup kan jilbabnya keseluruh tubuh mereka'. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu."



August Sale..!
Only 110k

APA YANG DIKHAWATIRKAN ITULAH YANG AKAN TERJADI"Suatu hari, Rasulullah saw menjenguk seseorang yang sedang sakit demam. ...
19/05/2017

APA YANG DIKHAWATIRKAN ITULAH YANG AKAN TERJADI

"Suatu hari, Rasulullah saw menjenguk seseorang yang sedang sakit demam. Beliau menghibur dan membesarkan hati orang tersebut.

Beliau berkata, 'Semoga penyakitmu ini menjadi penawar dosamu’.

Orang itu menjawab, 'Tapi ini adalah demam yang mendidih, yang menimpa orangtua yang sudah peot, yang bisa menyeretnya ke lubang kubur’.

Mendengar keluhan orang itu, Rasulullah saw berkata, ‘Kalau demikian anggapanmu, maka akan begitulah jadinya’. (HR. Ibnu Majah)

Sungguh merdu apa yang dikatakan Rasulullah saw. Perhatikan pesan-pesan Rasulullah berikut ini :

"Barangsiapa yang ridha, maka keridhaan itu untuknya. Barangsiapa yang ngedumel, maka kedumelan itu akan menjadi miliknya"
(HR. at-Tirmidzi)

"Salah satu kebahagiaan seseorang adalah keridhaannya menerima keputusan Allah."
(HR. Ahmad)

Jika kita memikirkan bahagia, maka kita akan bahagia.

Jika kita berpikiran sedih, maka kita menjadi sedih.

Jika kita berpikiran gagal, kita menjadi gagal

Jika kita berpikiran sakit, kita pun menjadi sakit.

You are what you think Anda adalah apa yang Anda pikirkan. Selalu berfikir yang positif dan jangan pernah biarkan pikiran negatif membelenggu otak, dan kehidupan.

Jadi tetap semangat dan jangan pernah menyerah pada keadaan. Tugas kita hanya 2, yaitu : Berdoa dan Berusaha optimal. Sedangkan selanjutnya itu tugasnya Allah SWT.

Nabi SAW bersabda :
"Ketika seorang hamba berkata Laa Haula Wa Laa Quwwata Ila Billah, maka Allah berfirman, "Lihatlah (hai para malaikat), orang ini telah menyerahkan urusannya kepadaKu"."
(HR. Ahmad).

※ ISTIGHFAR ※Syaikh Muhammad bin Muhammad Mukhtar Ash -Syinqity hafidzahullah pernah ditanya: “Wahai Syaikh.. Dengan ama...
16/05/2017

※ ISTIGHFAR ※

Syaikh Muhammad bin Muhammad Mukhtar Ash -Syinqity hafidzahullah pernah ditanya: “Wahai Syaikh.. Dengan amalan apa anda menasehati saya dalam rangka menyongsong datangnya musim ketaatan…?
Syaikh menjawab: "Sebaik-baik amalan yang dapat dilakukan dalam rangka menyongsong datangnya musim ketaatan adalah memperbanyak istighfar. Sebab dosa akan menghalangi seseorang dari taufiq Allah (untuk melaksanakan ketaatan).”

Tidaklah hati seorang hamba selalu beristighfar melainkan ia akan disucikan.
✅ Bila ia lemah, maka akan dikuatkan
✅ Bila ia sakit, maka akan disembuhkan
✅ Bila ia diuji, maka ujian itu akan diangkat darinya.
✅ Bila ia kalut, maka akan diberi petunjuk
✅ Dan bila ia galau, maka akan diberi ketenangan.

Istighfar merupakan benteng pengaman yang tersisa untuk kita (dari adzab Allah) sepeninggal Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.
Ibnu Katsir rahimahullah, berkata: “Barangsiapa yang menghiasi dirinya dengan amalan ini, yaitu memperbanyak istighfar, maka Allah akan mempermudah rezekinya, memudahkan urusannya dan menjaga kekuatan jiwa dan raganya”
Maka apa lagi yang kau tunggu …? (Perbanyaklah istighfar)

Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Bila engkau ingin berdo'a, sementara waktu begitu sempit, padahal di dalam dadamu dipenuhi oleh begitu banyak hajat (kebutuhan), maka jadikan seluruh isi do'amu berupa permohonan maaf kepada Allah. Karena bila Dia memaafkanmu, maka semua keperluanmu akan dipenuhi oleh-Nya tanpa engkau memintanya.”

Yaa Allah … Sesungguhnya engkau Maha pemaaf, mencintai kemaafan, maka ampunilah aku...

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

~※ Yang Kuingin Hanya Jilbab Yang Syar'i ※~Wahai Muslimah, tentu setiap Muslim ingin menjalankan perintah Allah sesuai d...
08/05/2017

~※ Yang Kuingin Hanya Jilbab Yang Syar'i ※~

Wahai Muslimah, tentu setiap Muslim ingin menjalankan perintah Allah sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Allah, sehingga Amalannya terhitung sebagai Amal Shaleh yang kelak menjadi pemberat timbangan Amalan kebaikannya. Hijab atau Jilbab mempunyai ketentuan-ketentuan atau syarat-syarat yang harus dipenuhi agar sesuai dengan perintah Allah dan Rasul-Nya.

Berikut Syarat-Syarat Hijab dan Jilbab Yang Syar’i :

1. Hijab Harus Menutupi Seluruh Tubuh.

Hal ini berdasarkan Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala :

َ يُدۡنِينَ عَلَيۡهِنَّ مِن جَلَٰبِيبِهِنَّۚ

“Hendaklah mereka mengulurkan Jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)

Yang dimaksud Jilbab ialah kain yang lebar atau lapang yang dapat menutupi seluruh tubuh.

Hijab harus tebal, tidak tipis, dan tidak transparan.
Dengan hijab yang seperti inilah upaya menutupi aurat tercapai. Sebaliknya, jika yang digunakan adalah pakaian yang tipis dan transparan, tidak tercapai tujuan menutup Aurat yang diperintahkan oleh Agama.

2. Hijab Yang Dipakai Bukan Sebagai
Perhiasan Sehingga Menarik Orang Untuk
Melihatnya.

Hijab tersebut tidak diberi hiasan, aksesoris, dan yang semisalnya, agar tidak membuat orang lain, terutama laki-laki, tertarik untuk melihatnya.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

وَلَا يُبۡدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنۡهَاۖ

“Janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka, kecuali yang (biasa) tampak darinya.”
(Q.S. An-Nur : 31)

Ayat ini umum, mencakup p**a pakaian luar yang penuh perhiasan sehingga membuat pandangan orang lain tertuju padanya. Silakan lihat Jilbab al-Mar’ah al-Muslimah karya asy-Syaikh al-Albani.

3. Hijab Harus Lebar, Tidak Sempit/Ketat,
Sehingga Tidak memperlihatkan Lekukan
Tubuh.

Terdapat ancaman keras bagi wanita yang memakai pakaian tetapi memperlihatkan tubuh mereka, atau memakai pakaian ketat sehingga membentuk lekukan tubuhnya. Mereka itu berpakaian, tetapi pada hakikatnya telanjang. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا: قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ؛ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ، رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ، لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا، وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

“Ada dua golongan penduduk Neraka yang belum aku lihat. Pertama, sebuah kaum yang memegang cambuk seperti ekor sapi, yang mereka gunakan untuk mencambuk manusia. Kedua, para wanita yang berpakaian tetapi telanjang. Mereka berjalan berlenggak-lenggok (berjalan dengan menimbulkan fitnah). Kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk Surga dan tidak dapat mencium bau harum Surga, padahal baunya tercium dari jarak sekian dan sekian.”
(HR. Muslim No. 5704)

4. Tidak Memakai Wewangian.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda,

أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا مِنْ رِيحِهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ

“Wanita mana saja yang memakai wewanginan lalu berjalan melewati sebuah kaum supaya mereka mencium bau wanginya, maka dia adalah Pezina.” (HR. Abu Dawud No. 4175, An-Nasa’i No. 5126, dan At-Tirmidzi No. 2786. Al-Imam At-Tirmidzi berkata, “Hadits Hasan Shahih.” Hadits ini dinyatakan Hasan oleh Asy-Syaikh Al-Albani.)

5. Tidak Menyerupai Pakaian Wanita Kafir.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda,

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Barang siapa menyerupai suatu kaum, dia seperti mereka.”
(HR. Abu Dawud No. 4033 dan Ahmad, dinyatakan Shahih oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ No. 2831)

6. Tidak Menyerupai Pakaian Laki-Laki.

Syariat melarang wanita memakai pakaian yang menyerupai pakaian lelaki. Hal ini dijelaskan dalam banyak dalil, di antaranya sebuah Hadits dari Ibnu ‘Abbas, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda :

لَعَنَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُخَنَّثِينَ مِنَ الرِّجَالِ وَالْمُتَرَجِّلاَتِ مِنَ النِّسَاءِ

“Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki.”
(HR. Al-Bukhari No. 5886)

Begitu juga Hadits dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda :

لَعَنَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّجُلَ يَلْبَسُ لِبْسَةَ الْمَرْأَةِ وَالْمَرْأَةَ تَلْبَسُ لِبْسَةَ الرَّجُلِ

“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam melaknat laki-laki yang mengenakan pakaian perempuan dan perempuan yang mengenakan pakaian laki-laki.”
(HR. Abu Dawud No. 4100, dinyatakan Shahih oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ No. 5095)

Asy-Syaikh Al-‘Allamah Shalih Al-Fauzan Hafizhahullah berkata :

“Wanita tidak boleh memakai pakaian yang Tasyabbuh (menyerupai) dengan pakaian laki-laki atau dengan pakaian wanita-wanita kafir. Dia juga tidak diperbolehkan memakai pakaian ketat yang menampakkan lekuk tubuh dan menimbulkan fitnah. Pantalon mengandung semua larangan di atas sehingga tidak diperbolehkan memakainya.”
(Al-Muntaqa 3/457)

7. Bukan Pakaian Syuhrah (Pakaian Untuk
Mencari Ketenaran)

Pakaian Syuhrah adalah semua pakaian yang dipakai untuk meraih kemasyhuran (ketenaran) di tengah-tengah manusia, baik berupa pakaian mewah (mahal) yang dikenakan untuk membanggakan Dunia dan perhiasannya, maupun pakaian jelek yang dikenakan untuk menampakkan kezuhudan dan karena riya’. Silakan lihat Jilbab Al-Mar’ah Al-Muslimah karya Asy-Syaikh Al-Albani.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam melarang pakaian syuhrah. Beliau bersabda,

مَنْ لَبِسَ ثَوْبَ شُهْرَةٍ فِي الدُّنْيَا، أَلْبَسَهُ اللهُ ثَوْبَ مَذَلَّةٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، ثُمَّ أَلْهَبَ فِيهِ نَارًا

“Barang siapa mengenakan pakaian (untuk mencari) kemasyhuran (ketenaran) di Dunia, Allah akan mengenakan untuknya pakaian kehinaan pada Hari Kiamat, kemudian Dia kobarkan api di dalamnya.” (HR. Ibnu Majah No. 3607 dan Abu Dawud No. 4031, dinyatakan Hasan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ No. 6526)

Itulah beberapa ketentuan atau syarat Hijab dan Jilbab Syar’i. Jilbab bukan sekadar kain yang dipakai sesuai dengan keinginan. Jilbab dipakai bukan agar pemakainya tetap terlihat gaul, modis, dan cantik di hadapan semua orang, terutama laki-laki. Jadi, apa yang dipilih oleh sebagian Muslimah yang memakai Jilbab masih jauh dari ketentuan Jilbab yang Syar’i. Kalau begitu, katakanlah, “Yang kuinginkan hanya jibab yang sesuai dengan Syari'at.”

Wallahu A’lam Bishshawaab.

"MAINKAN saja PERANmu, TUGASmu hanya TAAT kan?"Ketika ijazah S1 sudah di tangan, teman-temanmu yang lain sudah berpengha...
05/05/2017

"MAINKAN saja PERANmu, TUGASmu hanya TAAT kan?"

Ketika ijazah S1 sudah di tangan, teman-temanmu yang lain sudah berpenghasilan, sedangkan kamu, dari pagi hingga malam sibuk membentuk karakter bagi makhluk yang akan menjadi jalan surga bagi masa depan.
Mainkan saja peranmu, dan tak ada yang tak berguna dari pendidikan yang kau raih, dan bahwa rezeki Allah bukan hanya tentang penghasilan kan? Memiliki anak-anak penuh cinta pun adalah rezeki-Nya.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ketika pasangan lain mengasuh bersama dalam cinta untuk buah hati, sedang kau terpisah jarak karena suatu sebab. Mainkan saja peranmu, suatu hari percayalah bahwa Allah akan membersamai kalian kembali.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ketika nyatanya kondisi memaksamu untuk bekerja, meninggalkan buah hati yang tiap pagi
melepas pergimu dengan tangis. Mainkan saja
peranmu, sambil memikirkan cara agar waktu bersamanya tetap berkualitas.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ketika katamu lelah ini seakan tiada habisnya, menjadi punggung padahal rusuk. Mainkan saja peranmu, bukankah semata-mata mencari ridha Allah? Lelah yang Lillah, berujung maghfirah.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ketika belahan jiwa nyatanya bukan seperti
imajinasimu dulu, mainkan saja peranmu,
bukankah Allah yang lebih tahu mana yang terbaik untukmu? tetap berjalan bersama ridha-Nya dan ridhanya, untuk bahagia buah cinta.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ketika timbul iri pada mereka yang dalam hitungan dekat setelah pernikahannya, langsung Allah beri anugerah kehamilan, sedangkan kau kini masih menanti titipan tersebut. Mainkan saja peranmu dengan sebaik-sebaiknya sambil tetap merayu
Allah dalam sepertiga malam, menengadah mesra bersamanya.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ketika hari-hari masih sama dalam angka menanti, menanti suatu bahagia yang katamu bukan hanya untuk satu hari dan satu hati. Mainkan saja peranmu sambil perbaiki diri semata-mata murni karena ketaatan pada-Nya hingga laksana Adam yang menanti Hawa di sisi.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ketika ribuan pasangan pengantin mengharapkan amanah Ilahi, membesarkan anak kebanggaan hati, dan kau kini, membesarkan, mengasuh dan mendidik anak yang meski bukan dari rahimmu. Mainkan saja peranmu, sebagai ibu untuk anak dari rahim saudarimu.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ya, taat. Bagai Nabiyullah Ibrahim, melaksanakan peran dari Allah untuk membawa istri dan anaknya ke padang yang kering. Kemudian, rencana Allah luar biasa, menjadikannya kisah penuh hikmah, catatan takdir manusia.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ya, taat. Bagai Nabiyullah Ayub yang nestapa
adalah bagian dari hidupnya, dan kau dapati ia tetap mempesona, menjadikannya kisah sabar yang tanpa batas berujung surga.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Ya, taat. Bagai nabiyullah lainnya. Berkacalah pada mereka, dan jejaki kisah ketaatannya, maka taat adalah cinta.
Mainkan saja peranmu, tugasmu hanya taat kan?

Taat yang dalam s**a maupun tidak s**a. Taat yang bukan tanpa keluh, namun mengupayakan agar keluh menguap bersama doa-doa yang mengangkasa menjadikan kekuatan untuk tetap taat.
Mainkan saja peranmu, dalam taat kepada-Nya, dan karena-Nya..

🚫 SOLD OUT 🚫Bismillah..Ummah, ammah, ukhti sholihah...Buat persiapan lebaranSudah mulai antri ..Yuks buruan sebelum keha...
03/05/2017

🚫 SOLD OUT 🚫

Bismillah..

Ummah, ammah, ukhti sholihah...
Buat persiapan lebaran
Sudah mulai antri ..
Yuks buruan sebelum kehabisan ..
Silahkan di pilih²..

Soal harga?
Terjangkau in syaa Allah 😊
Ga percaya? Boleh WA tanya-tanya dulu 😉

Recommended for :
√ Gamis Lebaran
√ Seragam Asatidz
√ Seragam Keluarga
√ Seragam Nikah
√ Seragam Ta'lim
√ Seragam Staf Karyawan
√ Seragam Santri
√ Seragam Team

COCOK di berbagai event..
Bisa request warna..
Bahan berkualitas, syar'i.
Ada banyak pilihan warna..
Beli banyak lebih murah..

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Promo Free Ongkir 20.000 seluruh Indonesia selama bulan MEI
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

※※ DAN PARA ULAMA PUN TELAH PERGI ※※Oleh : Mohammad Fauzil Adhim Satu per satu ulama yang sungguh-sungguh memahami agama...
02/05/2017

※※ DAN PARA ULAMA PUN TELAH PERGI ※※
Oleh : Mohammad Fauzil Adhim

Satu per satu ulama yang sungguh-sungguh memahami agama ini telah pergi. Inilah jalan dicabutnya ilmu dari manusia. Buku masih banyak, tetapi tanpa hadirnya ulama, maka ilmu akan lenyap. Hanya tersisa tulisan-tulisan berserak. Tak ada 'alim yang mampu menjelaskan dengan baik, matang dan memiliki integritas keilmuan yang sangat tinggi. Tak ada yang patut memberikan syarah.

Beberapa tahun terakhir ini, ada satu hadis yang paling sering saya ulang-ulang membacanya serta menyampaikan kepada manusia. Hadis mauquf yang dihukumi marfu' dari Ibnu Mas'ud radhiyallahu 'anhu tentang fitnah, yakni masa ketika apa yang dibenci agama dianggap sebagai sunnah. Dan tidak datang masa itu kecuali dengan wafatnya para ulama yang sungguh-sungguh ulama.

Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu 'anhu secara mauquf, bahwa Rasulullah shallaLlahu 'alaihi wa sallam bersabda:

كَيْفَ أَنْتُمْ إِذَا لَبِسَتْكُمْ فِتْنَةٌ؟ يَهْرَمُ فِيهَا الْكَبِيرُ, وَيَرْبُو فِيهَا الصَّغِيرُ, وَيَتَّخِذُهَا النَّاسُ سُنَّةً, فَإِذَا غُيِّرَتْ قَالُوا: غُيِّرَتِ السُّنَّةُ؟

قَالُوا: وَمَتَى ذَلِكَ يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ؟

قَالَ: إِذَا كَثُرَتْ قُرَّاؤُكُمْ, وَقَلَّتْ فُقَهَاؤُكُمْ, وَكَثُرَتْ أُمَرَاؤُكُمْ, وَقَلَّتْ أُمَنَاؤُكُمْ, وَالْتُمِسَتِ الدُّنْيَا بِعَمَلِ الْآخِرَةِ

"Bagaimana dengan kalian jika kalian tertimpa fitnah yang di tengah-tengah fitnah tersebut orang dewasa menjadi tua, anak kecil menjadi tumbuh besar, dan manusia menjadikannya (menganggapnya) sebagai sunnah. Jika ada sedikit saja dari fitnah itu yang ditinggalkan orang, maka akan dikatakan, "Sunnah telah ditinggalkan?"

Mereka bertanya, "Kapan hal itu terjadi, Wahai Aba 'Abdurrahman?"

Ibnu Mas'ud (Aba 'Abdurrahman) menjawab, "Apabila para pembaca Al-Qur’an (penghafal Al-Qur'an) dari kalian banyak, tetapi fuqaha kalian sedikit; jika umara' kalian banyak, tetapi orang-orang yang amanah di antara kalian sedikit; kehidupan dunia dicari dengan amalan akhirat." (HR. Ad-Darimi).

Dalam riwayat lain yang bermiripan, kita dapati:

كَيْفَ أَنْتُمْ إِذَا لَبِسَتْكُمْ فِتْنَةٌ يَهْرَمُ فِيهَا الْكَبِيرُ وَيَرْبُو فِيهَا الصَّغِيرُ إِذَا تُرِكَ مِنْهَا شَيْءٌ قِيلَ تُرِكَتْ السُّنَّةُ؟

قَالُوا وَمَتَى ذَاكَ؟

قَالَ إِذَا ذَهَبَتْ عُلَمَاؤُكُمْ وَكَثُرَتْ جُهَلَاؤُكُمْ وَكَثُرَتْ قُرَّاؤُكُمْ وَقَلَّتْ فُقَهَاؤُكُمْ وَكَثُرَتْ أُمَرَاؤُكُمْ وَقَلَّتْ أُمَنَاؤُكُمْ وَالْتُمِسَتْ الدُّنْيَا بِعَمَلِ الْآخِرَةِ وَتُفُقِّهَ لِغَيْرِ الدِّينِ

"Bagaimana dengan kalian jika kalian tertimpa fitnah yang di tengah-tengah fitnah tersebut orang dewasa menjadi tua, anak kecil menjadi tumbuh besar, dan manusia menjadikannya (menganggapnya) sebagai sunnah. Jika ada sedikit saja dari fitnah itu yang ditinggalkan orang, maka akan dikatakan, "Sunnah telah ditinggalkan?"

Mereka bertanya, "Kapan hal itu terjadi?"

(Ibnu Mas'ud) menjawab, "Apabila para ulama kalian telah pergi (wafat); pembaca Al-Qur’an (penghafal Al-Qur'an) dari kalian banyak, tetapi fuqaha kalian sedikit; umara' kalian banyak, tetapi orang-orang yang amanah di antara kalian sedikit; kehidupan dunia dicari dengan amalan akhirat dan (orang bersungguh-sungguh) mendalami agama bukan untuk (kepentingan) agama." (HR. Ad-Darimi dan Al-Hakim).

Tengoklah sejenak dan renungkan, apakah pintu pertama zaman fitnah itu? Wafatnya para ulama, lalu datang berikutnya orang-orang yang miskin ilmu, tetapi mengambil peran ulama. Ada yang menyadari kekurangannya sehingga mereka hanya menjadi penyampai. Tetapi lebih banyak lagi yang sangat berani dalam berfatwa, ringan lisan dalam menetapkan kedudukan berbagai urusan. Inilah masa ketika nasihat agama disesuaikan dengan selera manusia. Bukan mendidik manusia agar menyesuaikan seleranya dengan agama. Inilah masa ketika ceramah agama mudah sekali kita mendapatkannya, tetapi sulit meraih ilmu. Sementara dakwah semakin tak terdengar gaungnya. Apakah inti dakwah itu? Memberi peringatan sekaligus kabar gembira seraya menyemangati manusia agar kembali kepada agama yang lurus; dienul Islam yang haq.

Sungguh sangat berbeda antara dakwah dan ceramah. Dakwah tak selalu dengan ceramah. Sementara ceramah tidak serta-merta berarti dakwah. Bahkan ceramah pun tidak dengan sendirinya bermakna forum belajar dan mengajarkan ilmu. Adakalanya bahkan sekedar hiburan belaka. Usai ceramah, yang paling diingat adalah leluconnya. Bukan nasehatnya yang memang hampir-hampir tidak ada.

Di masa itu, ada p**a yang bersungguh-sungguh belajar agama, tetapi bukan untuk kepentingan agama; bukan p**a untuk membela agama. Mereka belajar agama ini untuk kepentingan dunia ِ(وَتُفُقِّهَ لِغَيْرِ الدِّينِ). Dan inilah yang aku khawatirkan terhadap diriku sendiri. Bahkan lebih dari itu, merinding rasanya mengingat sabda Nabi shallaLlahu 'alaihi wa sallam tentang suatu masa ketika ulamanya sangat sedikit, sedangkan penceramahnya begitu banyak.

Nabi shallaLlahu 'alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّكُمْ أَصْبَحْتُمْ فِي زَمَانٍ كَثِيْرٍ فُقَهَاؤُهُ، قَلِيْلٍ خُطَبَاؤُهُ، قَلِيْلٍ سُؤَّالُهُ، كَثِيْرٍ مُعْطُوهُ، الْعَمَلُ فِيْهِ خَيْرٌ مِنَ الْعِلْمِ. وَسَيَأْتِي زَمَانٌ قَلِيْلٌ فُقَهَاؤُهُ، كَثِيْرٌ خُطَبَاؤُهُ، كَثِيْرٌ سُؤَّالُهُ، قَلِيْلٌ مُعْطُوهُ،الْعِلْمُ فِيْهِ خَيْرٌمِنَ الْعَمَلِ

“Sesungguhnya kalian hidup di zaman yang fuqahanya (ulama) banyak dan penceramahnya sedikit, sedikit yang minta-minta dan banyak yang memberi, beramal pada waktu itu lebih baik dari berilmu. Dan akan datang suatu zaman yang ulamanya sedikit dan penceramahnya banyak, peminta-minta banyak dan yang memberi sedikit, berilmu pada waktu itu lebih baik dari beramal.” (HR. Ath-Thabrani).

Aku termenung mengingati diriku sendiri serta orang-orang yang semisal denganku. Terampil lisan bertutur, tetapi ilmu masih kabur.

8 KUNCI REZEKI DARI ALLAH1.Rezeki Yang Telah Dijamin.‎وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَ...
10/04/2017

8 KUNCI REZEKI DARI ALLAH

1.Rezeki Yang Telah Dijamin.

‎وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ
"Tidak ada satu makhluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin ALLAH rezekinya."
(Surah Hud : 6).

2. Rezeki Kerana Usaha.

‎وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى
"Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya."
(Surah An-Najm : 39).

3. Rezeki Kerana Bersyukur.

‎لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu."
(Surah Ibrahim : 7).

4. Rezeki Tak Terduga.

‎وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا( ) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
"Barangsiapa yang bertakwa kepada ALLAH nescaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."
(Surah At-Thalaq : 2-3).

5. Rezeki Kerana Istighfar.

‎فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ( ) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا
"Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta.”
(Surah Nuh : 10-11).

6. Rezeki Kerana Menikah.

‎وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ
"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka ALLAH akan memberikan kecukupan kepada mereka dengan kurnia-Nya."
(Surah An-Nur : 32).

7. Rezeki Kerana Anak.

‎وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ
"Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu kerana takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.”
(Surah Al-Israa' : 31).

8. Rezeki Kerana Sedekah.

‎مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً
"Siapakah yang mahu memberi pinjaman kepada ALLAH, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka ALLAH akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak."
(Surah Al-Baqarah : 245).

Semoga Allah sentiasa limpahkan kita dengan rezeki zahir dan batin yang dapat membantu perjalanan kita menuju Allah. Aamiin

wallahu'alam

08/04/2017

SUNNAH NABI ITU MEMANG SUPER

1. BAB duduk, beresiko tinggi terkena wasir/ambeien. BAB jongkok lebih bersih dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

2. Kencing berdiri beresiko prostat dan batu ginjal. Kencing jongkok lebih bersih dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

3. Enzim di tangan membantu makanan lebih mudah dicerna. Dibanding dengan besi, kayu, atau plastik, makan dengan tangan lebih bersih, fitrah dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

4. Makan dan minum berdiri dpt mengganggu perncernaan. Dengan duduk lebih santun dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

5. Makan di kursi, masih kurang menyehatkan. Dengan duduk di lantai, tubuh akan membagi perut menjadi 3 ruang: udara, makanan dan air, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

6. Makan buah setelah makan (cuci mulut) kurang bagus bagi lambung, karena ada reaksi asam. Yang sehat adalah makan buah sebelum makan, membantu melicinkan saluran pencernaan dan membuatnya lebih siap, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

7. Tidur tengkurep tidak bagus untuk kesehatan, bahkan itu tidurnya syetan. Tidur menghadap kanan lebih menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

8. Banyak Rahasia Sunnah yg telah diteliti para pakar, dari segi hikmah, manfaat, dan kesehatan. Benarlah yg dikatakan: di balik sunnah ada kejayaan. Bagi kita, jika misalnya belum tahu manfaatnya, terus saja semangat mengikuti adab dan tuntunan Rasul. Manfaat itu efek samping, motivasi utamanya adalah mengikuti adab dan tuntunan Rasul.

9. Seorang dokter Eropa berkata: jika semua manusia mengamalkan 3 sunnah saja (sunnah makan, sunnah di Kamar Mandi, dan sunnah tidur), maka harusnya saya berhenti jadi dokter karena tidak ada pasien.

10. Sebarkan pesan ini ke saudara kita yang belum mengetahuinya. Dan akan menjadi amal perbuatan baik kita.

Semoga bermanfaat...

Address

Tangerang
15116

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Bakul Hijab posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Bakul Hijab:

Share