21/08/2026
MUSIM KEMARAU, MUSIM KEBAKARAN — WASPADA KABUT ASAP
KALIMANTAN - Musim kemarau identik dengan cuaca panas dan kondisi lingkungan yang lebih kering. Di tengah kondisi tersebut, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan, lahan, maupun permukiman.
Lahan dan rerumputan yang mengering akan lebih mudah terbakar, terlebih jika terjadi kelalaian seperti membuang puntung rokok sembarangan, membakar sampah, atau membuka lahan dengan cara membakar.
Kebakaran yang tidak segera ditangani dapat meluas dan menghasilkan asap yang mengganggu kualitas udara serta aktivitas masyarakat. Kabut asap juga dapat mengurangi jarak pandang dan berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya bagi anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki sensitivitas terhadap polusi udara.
Karena itu, memasuki musim kemarau, mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan.
Jangan membakar lahan sembarangan. Jangan membuang puntung rokok di tempat yang mudah terbakar. Pastikan api benar-benar padam setelah melakukan aktivitas yang menggunakan api.
Jika melihat adanya titik api atau kebakaran, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sedini mungkin.
Musim kemarau bukan alasan untuk lengah.
Cegah kebakaran sebelum terjadi. Jaga lingkungan, lindungi kesehatan, dan waspadai kabut asap.
Karena menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama.
WASPADA MUSIM KEMARAU.
CEGAH KEBAKARAN.
LINDUNGI MASYARAKAT DARI KABUT ASAP.