Tribun Temanggung

Tribun Temanggung Informasi seputar Temanggung menjangkau Indonesia

● Hubungi kami untuk endorsement dan kerja sama

Tribun Temanggung, Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di kawasan Pingit, perbatasan Kabupaten Temanggung dengan Kabu...
04/04/2026

Tribun Temanggung, Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di kawasan Pingit, perbatasan Kabupaten Temanggung dengan Kabupaten Semarang, Sabtu malam (4/4/2026).

Sebuah mobil Daihatsu Gran Max dilaporkan menabrak beton pembatas jalan atau median jalan di lokasi tersebut hingga kendaraan terguling di badan jalan.

Peristiwa ini kembali menambah daftar kecelakaan di titik yang sama. Warga menyebut, sejak masa Lebaran, sudah terjadi tiga kali kecelakaan akibat median jalan tersebut.

Menurut informasi di lokasi, kecelakaan terjadi saat mobil melaju dari arah Semarang menuju Magelang. Di lokasi tersebut, kondisi jalan menurun dan tiba-tiba menyempit, sementara ujung beton pembatas jalan berada tepat di jalur kendaraan.

Pengemudi yang tidak mengenal medan jalan kerap tidak menyadari adanya median jalan tersebut hingga akhirnya menabrak pembatas.

Warga menilai posisi ujung median jalan sangat berbahaya karena berada di turunan dan tidak terlihat jelas pada malam hari.

Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi, terutama pada posisi ujung pembatas jalan, penambahan rambu peringatan, serta penerangan jalan agar tidak kembali menimbulkan korban kecelakaan.

“Sudah beberapa kali kejadian di sini. Kebanyakan dari arah Semarang ke Magelang karena jalan menurun lalu menyempit,” ujar seorang warga di sekitar lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait kondisi pengemudi maupun jumlah korban dalam kecelakaan tersebut.

Foto: Gegezz Avatarr



Tribun Temanggung, Beredar video viral di media sosial seorang pria yang berusaha memadamkan kendaraan yang terbakar di ...
04/04/2026

Tribun Temanggung, Beredar video viral di media sosial seorang pria yang berusaha memadamkan kendaraan yang terbakar di area SPBU Sriwijaya Semarang menggunakan kain hitam yang sudah basah.

Video tersebut berdurasi 27 detik, yang memuat tulisan kronologi kejadian sebagai berikut :

Maaf ya gabisa bales satu-satu, yang tanya kenapa kok jahat pom-nya ini kujelasin kronologinya.

Jadi waktu habis isi bensin, motor saya keluar api. Mungkin konslet di pengapian/kelistrikan.

Nah saya lari ke orang pom, mohon agar dipadamkan menggunakan APAR, tetapi pihak pom tidak boleh dengan alasan mahal alias dipersulit.

Selengkapnya 👇
https://jateng.tribunnews.com/semarang/1248817/viral-pemilik-motor-terbakar-di-spbu-sriwijaya-semarang-tak-boleh-gunakan-apar-pertamina-buka-suara



Tribun Temanggung, Aksi nekat mobil boks program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melaju ugal-ugalan di jalan protokol Ko...
04/04/2026

Tribun Temanggung, Aksi nekat mobil boks program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melaju ugal-ugalan di jalan protokol Kota Magelang akhirnya menemukan titik terang.

Polisi memastikan kendaraan berpelat K 9767 C itu dikemudikan seorang pria berinisial RSW. Ia diketahui bekerja sebagai karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten Sragen.

Kasat Lantas Polres Magelang Kota, AKP Ida Lismawati, mengatakan pihaknya langsung bergerak menindaklanjuti video viral yang ramai di media sosial.

Menurutnya, mobil tersebut merupakan milik SPPG di Jepara yang saat itu dipinjamkan untuk operasional di Sragen.

“Pengemudi berinisial RSW. Kendaraan itu awalnya digunakan di Jepara, kemudian dipinjamkan ke SPPG Sragen,” jelas Ida, Sabtu (4/4/2026).

Ia menambahkan, kendaraan tersebut sebelumnya merupakan milik warga Jepara yang telah dijual, lalu dimanfaatkan sebagai armada operasional dapur MBG.

Peristiwa membahayakan itu terjadi pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Mobil boks tersebut melintas di sejumlah ruas utama Kota Magelang, mulai dari Jalan Pemuda, Jalan Jenderal Soedirman, hingga kawasan Traffic Light Trio Artos.

Saat kejadian, pengemudi diketahui sedang dalam perjalanan dari Jepara menuju Sragen. Namun, ia sempat berencana mengambil barang di Yogyakarta sehingga memilih melintasi wilayah Magelang.

Akibat aksinya, polisi menjatuhkan sanksi tilang dengan menyita STNK kendaraan sebagai barang bukti.
“Penindakan sudah dilakukan, STNK kami amankan,” tegas Ida.

Tak hanya itu, sopir juga telah menyampaikan permintaan maaf melalui video yang beredar, menyusul aksinya yang dinilai membahayakan pengguna jalan lain.

Sebelumnya, rekaman video mobil boks tersebut viral di media sosial, salah satunya dibagikan akun Instagram .

Dalam video itu, kendaraan terlihat melaju kencang dari arah utara ke selatan. Sopir bahkan beberapa kali menyalip kendaraan lain dari sisi kiri, hingga diduga sempat menyerempet pengendara motor.

Polisi pun mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Sumber: Detik Jateng


04/04/2026

Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menjadi sorotan setelah ikut turun langsung membantu petugas melakukan perekaman KTP elektronik kepada seorang ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa).

Perjuangan tersebut dibagikan oleh akun media sosial .semar yang merupakan bagian dari tim pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Temanggung.


Tribun Temanggung, Aksi seorang kepala desa di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menjadi sorotan setelah ikut turun lan...
04/04/2026

Tribun Temanggung, Aksi seorang kepala desa di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menjadi sorotan setelah ikut turun langsung membantu petugas melakukan perekaman KTP elektronik kepada seorang ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa).

Perjuangan tersebut dibagikan oleh akun media sosial .semar yang merupakan bagian dari tim pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Temanggung.

Dalam unggahan tersebut diceritakan bagaimana proses perekaman KTP untuk warga dengan gangguan kejiwaan tidaklah mudah dan membutuhkan berbagai pendekatan persuasif.

Petugas bahkan harus membujuk dengan berbagai cara agar yang bersangkutan bersedia difoto untuk perekaman KTP elektronik.

“Banyak cara yang kami lakukan untuk membujuk target yang sedang dalam gangguan kejiwaan. Antara lain dengan memberikan uang Rp5 ribu, Rp10 ribu, roti, jajanan, dan tidak jarang kami memberikan rokok,” tulis akun tersebut.

Namun, proses membujuk tidak selalu berjalan mudah karena terkadang rokok yang diberikan tidak sesuai dengan selera orang yang akan direkam KTP-nya.

“Namun, apa jadinya jika rokok yang diberikan tidak sebanding dengan selera rokok mereka?” tulisnya disertai emotikon.

Dalam video yang diunggah, terlihat seorang pria berpakaian dinas berwarna khaki lengkap dengan topi yang ternyata merupakan kepala desa setempat.

Kehadiran kepala desa yang turun langsung mendampingi proses perekaman KTP tersebut mendapat apresiasi dari tim pelayanan administrasi kependudukan.

Menurut keterangan unggahan tersebut, tidak banyak kepala desa yang mau turun langsung membantu proses pelayanan perekaman KTP untuk warga rentan.

“FYI, bapak berpakaian keki lengkap dengan topi di video tersebut adalah bapak kepala desa. Sepengalaman kami berada di Tim Gempita (Gerakan Melayani Penduduk Rentan Adminduk), jarang sekali kepala desa turun langsung membersamai kami dalam memberikan pelayanan perekaman KTP-el,” tulisnya.

Tim juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta dukungan kepala desa tersebut dalam membantu pelayanan administrasi kependudukan bagi warga rentan.

Program Gempita sendiri merupakan program jemput bola dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk membantu perekaman data kependudukan bagi warga rentan seperti lansia, disabilitas, ODGJ, dan warga yang tidak mampu datang ke kantor Disdukcapil.

Aksi kepala desa tersebut pun menuai pujian dari warganet karena dinilai menunjukkan kepedulian terhadap warganya, terutama warga yang membutuhkan perhatian khusus dalam mendapatkan hak administrasi kependudukan.



Tribun Temanggung, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, men...
04/04/2026

Tribun Temanggung, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, mengakui masih banyak warga Jawa Tengah yang mengeluhkan kondisi jalan rusak di wilayah tersebut, terutama melalui media sosial.

Menurut Henggar, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kerap menjadi sasaran kritik warganet terkait jalan rusak. Padahal, tidak semua jalan yang dikeluhkan merupakan kewenangan pemerintah provinsi.

“Masyarakat itu kadang tidak tahu ini ruas jalan provinsi, ini ruas jalan kabupaten, ini jalan nasional, apakah ini jalan desa, masyarakat tidak tahu,” kata Henggar saat diwawancarai di kantornya di Semarang, Kamis (2/4/2026).

94 Persen Jalan Provinsi Diklaim Kondisi Baik

Henggar menjelaskan, dari total 2.440 kilometer jalan provinsi di Jawa Tengah, sekitar 94 persen ruas jalan provinsi dalam kondisi baik.

“Kalau menurut kita, ruas jalan provinsi kondisinya sebagian besar ini sudah bagus,” ujarnya.

Meski demikian, ia menyoroti masih banyaknya kritik di media sosial yang ditujukan kepada Gubernur Ahmad Luthfi terkait jalan rusak. Setelah dicek, banyak jalan yang dikeluhkan ternyata merupakan jalan kabupaten bahkan jalan desa.

“Kadang-kadang kita susah juga untuk menjelaskan, seperti yang banyak statement di media sosial, termasuk di TikTok, yang sampai Pak Gub dihajar terus, itu sebenarnya kan kalau saya cek, semuanya ruas jalan kabupaten, malah ada juga yang jalan desa,” tuturnya.

Ia juga mengaku kesulitan menjelaskan kepada masyarakat terkait pembagian kewenangan pengelolaan jalan.

“Masyarakat itu kan yang penting posting,” ujarnya.

Warga Diminta Lapor Lewat Kanal Resmi

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sempat meminta masyarakat yang ingin mengeluhkan jalan rusak agar tidak mengunggahnya ke media sosial, melainkan melapor melalui kanal resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Ia menyebut laporan bisa disampaikan melalui dinas terkait maupun layanan pengaduan seperti Lapor Gub.

“Silakan yang komplain ke channel yang jelas. Dinas kita bisa, PUPR kita bisa, Lapor Gub bisa, online teleponnya ada. Komplainnya jangan ke media sosial, tapi langsung ke kita, pasti akan kita tangani,” kata Ahmad Luthfi.

Ia juga mengklaim selama arus mudik Lebaran, tidak ada komplain besar terkait kondisi jalan di Jawa Tengah.

DPRD Jateng Dorong Percepatan Raperda Standarisasi Jalan
Sementara itu, Fraksi Gerindra DPRD Jawa Tengah mendorong percepatan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Standarisasi Jalan.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jateng, Sudarsono, mengatakan jalan rusak masih menjadi aspirasi dominan masyarakat saat kegiatan reses, terutama di wilayah Pantura.

“Aspirasi masyarakat menjadi perhatian serius yang harus segera ditangani. Fraksi Gerindra mendorong percepatan pengesahan Raperda Standarisasi Jalan,” ujarnya.

Menurut Sudarsono, Raperda tersebut merupakan revisi atas Perda Nomor 8 Tahun 2016 yang dinilai sudah tidak sepenuhnya relevan dengan perkembangan kebutuhan infrastruktur saat ini.

Ia berharap aturan baru nantinya dapat menjamin pembangunan, pemanfaatan, dan pemeliharaan jalan provinsi dilakukan sesuai standar teknis nasional sehingga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

“Saat ini Raperda Standarisasi Jalan masih dibahas dan digodok di Komisi D. Kami mendorong percepatan pengesahannya,” pungkasnya.

Sumber: Republika
Foto : Lu'luil Maknun/Indoraya


Tribun Temanggung, Dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Pertamina dilaporkan masih tertahan di Selat Hormuz dan b...
04/04/2026

Tribun Temanggung, Dua kapal tanker minyak yang terkait dengan Pertamina dilaporkan masih tertahan di Selat Hormuz dan belum dapat melintas hingga saat ini. Hal tersebut diungkapkan Direktur The National Maritime Institute (Namarin), Siswanto Rusdi.

Menurut Siswanto, dua kapal tersebut yakni P*S VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro sebenarnya tidak berbendera Indonesia, sehingga secara hukum internasional, negara bendera kapal yang seharusnya aktif melakukan negosiasi dengan Iran.

Kapal Gamsunoro diketahui berbendera Panama, sementara Pertamina Pride berbendera Singapura.

“Dari aplikasi pelacakan kapal Marine Tracker, itu kapal berbendera Panama, Gamsunoro. Kemudian yang satu lagi Pertamina Pride berbendera Singapura,” kata Siswanto dalam podcast Madilog di kanal YouTube Forum Keadilan TV.

Menurutnya, karena kedua kapal tidak berbendera Indonesia, maka yurisdiksi utama berada pada negara bendera kapal, yakni Panama dan Singapura.

“Singkat cerita, ini kapal bukan kapal Indonesia, sehingga jurisdiksi negara bendera-lah yang harus lebih aktif dalam membebaskan kapal itu keluar dari Selat Hormuz,” ujarnya.
Negosiasi Indonesia Dinilai Tidak Tepat

Siswanto menilai pemerintah Indonesia sudah terlanjur ikut melakukan negosiasi dengan Iran, sehingga prosesnya menjadi tidak berjalan mulus.

Menurut dia, Iran memandang Indonesia tidak memiliki kewenangan penuh untuk menegosiasikan kapal yang tidak berbendera Indonesia.

“Karena kita bicara sebagai pihak dari Indonesia, tapi pihak Iran melihatnya, ini kan kapal bukan bendera Indonesia, jadi ya sudah kita tahan dulu,” jelasnya.

Ia juga menyebut hingga saat ini kapal tersebut masih berada di wilayah Selat Hormuz, meski sudah banyak informasi yang menyebut kapal tersebut telah keluar dari jalur laut tersebut.

Kerumitan Ship Management

Siswanto juga menjelaskan bahwa dalam industri pelayaran, status kepemilikan kapal tidak sesederhana disebut milik perusahaan tertentu.

Menurutnya, istilah yang lebih tepat adalah siapa operator kapal tersebut.

Ia menjelaskan operator kapal Pertamina Pride adalah Pertamina International Shipping yang terdaftar di Singapura dan merupakan anak usaha dari Pertamina.

Selain itu, muatan kapal tersebut juga belum tentu hanya untuk Indonesia, bisa saja untuk negara lain. Pemerintah sendiri belum mengungkap muatan kapal tersebut.

“Kalau ternyata muatannya bukan milik Indonesia, menurut saya sebaiknya pemerintah tidak perlu ikut menegosiasikan,” ujarnya.

Pemerintah Masih Negosiasi dengan Iran

Sementara itu, pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan bahwa pemerintah masih melakukan negosiasi dengan Iran terkait pelintasan dua kapal tanker tersebut.

Negosiasi tersebut dilakukan saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kenegaraan ke Jepang.

“Ini masih dibicarakan, masih dinegosiasi. Ada sinyal positif, tetapi nanti kita lihat eksekusinya seperti apa,” kata Sugiono.

Pemerintah saat ini masih menunggu tindak lanjut dari Iran terkait izin pelintasan dua kapal tanker tersebut di Selat Hormuz.

Sumber/Foto: Tribun Solo


Tribun Temanggung, Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo atau Jokowi, memilih tidak memberikan tanggapan lebih j...
04/04/2026

Tribun Temanggung, Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo atau Jokowi, memilih tidak memberikan tanggapan lebih jauh terkait isu dugaan ijazah palsu yang belakangan ramai menyeret sejumlah tokoh publik nasional.

Isu tersebut mencuat setelah beredarnya sejumlah video di platform YouTube, termasuk yang diunggah oleh kanal Tribunnews. Dalam narasi video itu, muncul tudingan yang mengaitkan tiga tokoh publik, yakni Puan Maharani, Agus Harimurti Yudhoyono, serta Habib Rizieq Shihab.

Jokowi: Tidak Ingin Berspekulasi
Menanggapi hal tersebut, Jokowi menegaskan dirinya tidak ingin terlibat dalam spekulasi yang belum memiliki dasar hukum yang jelas. Ia memilih menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada proses hukum yang berlaku.

“Saya tidak mau berspekulasi dan saya tidak mau menuduh siapa pun. Biarkan proses hukum dan proses yang lain berjalan apa adanya,” ujar Jokowi, Jumat (3/4/2026).

Ingatkan Asas Praduga Tak Bersalah
Menurut Jokowi, dalam situasi seperti ini semua pihak harus mengedepankan asas praduga tak bersalah. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Isu yang berkembang di media sosial, menurutnya, perlu disikapi dengan hati-hati agar tidak merugikan pihak tertentu.

Jokowi juga menanggapi narasi dalam video tersebut yang menyebut spekulasi berasal dari seseorang bernama Rismon. Ia menyarankan agar pihak yang ingin mendapatkan kejelasan langsung menanyakan hal tersebut kepada yang bersangkutan.

“Kalau itu disebut berasal dari Rismon, ya silakan tanyakan langsung ke dia,” tegasnya.

Lebih lanjut, Jokowi kembali mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyikapi isu yang beredar di media sosial, terutama yang menyangkut nama baik seseorang. Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya sebelum ada kejelasan dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Sumber: Tribun Solo
Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng.


Tribun Temanggung, Pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon, United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), memberik...
04/04/2026

Tribun Temanggung, Pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon, United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), memberikan penghormatan kepada tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas perdamaian di Lebanon Selatan.

Ketiga prajurit tersebut adalah Mayor Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan, dan Kopral Farizal Rhomadon. Mereka meninggal dunia dalam dua insiden terpisah yang terjadi pada 29 dan 30 Maret saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian PBB.

Dalam upacara penghormatan, ketiganya dianugerahi medali Perserikatan Bangsa-Bangsa dan medali Angkatan Bersenjata Lebanon secara anumerta sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas.

UNIFIL menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, rekan sesama prajurit, serta personel yang mengalami luka dalam insiden tersebut.

Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, bersama Dewan Keamanan PBB juga mengutuk insiden yang menyebabkan gugurnya prajurit Indonesia tersebut. Mereka mendesak semua pihak yang terlibat konflik di wilayah tersebut untuk mematuhi kewajiban internasional dan menjaga keselamatan pasukan penjaga perdamaian.

Kepergian tiga prajurit TNI ini menambah daftar panjang pengorbanan pasukan perdamaian Indonesia yang bertugas di berbagai wilayah konflik dunia di bawah bendera PBB.

Upacara penghormatan dilaksanakan di Beirut, Lebanon, sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian para prajurit yang gugur dalam menjalankan misi perdamaian dunia.


Address

Temanggung

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tribun Temanggung posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Tribun Temanggung:

Share

Category