Kilas Inhil

Kilas Inhil Wake up and get informed, let's explore together! Follow us!
Indragiri Hilir, Riau 📍
(1)

10/04/2026

Perjuangan di Jalan Lumpur bukan sekadar cerita—ini adalah realita yang dihadapi setiap hari oleh warga dan para guru di Kayu Raja, Indragiri Hilir, Riau. Di saat sebagian orang memulai pagi dengan kenyamanan, mereka justru harus menembus jalan berlumpur, licin, dan penuh genangan demi sampai ke tujuan.

Langkah demi langkah menjadi tantangan. Lumpur tebal menghambat, kendaraan tersangkut, bahkan berjalan kaki pun bukan perkara mudah. Namun di balik sulitnya akses, ada semangat yang tak pernah luntur. Tawa kecil di tengah perjalanan, kebersamaan saat saling membantu, menjadi bukti bahwa mereka tidak pernah benar-benar sendiri.
Para guru tetap melangkah dengan penuh dedikasi, menembus medan berat demi satu tujuan mulia: mencerdaskan anak bangsa. Mereka adalah potret nyata perjuangan, bahwa pengabdian tidak selalu hadir dalam kemudahan.

Kisah ini bukan hanya tentang jalan rusak, tapi tentang harapan yang terus diperjuangkan. Sudah saatnya perhatian nyata hadir, agar akses yang layak bukan lagi sekadar impian bagi mereka.

🎥: Facebook/Fitriadi Adi

Kementerian Haji dan Umrah tengah merumuskan skema baru pemberangkatan haji untuk menjawab arahan Presiden Prabowo Subia...
10/04/2026

Kementerian Haji dan Umrah tengah merumuskan skema baru pemberangkatan haji untuk menjawab arahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin menghapus sistem antrean panjang. Wakil Menteri Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut, meski masa tunggu sudah berhasil dipangkas dari 49 tahun menjadi 26 tahun, pemerintah masih mencari terobosan agar jemaah bisa berangkat tanpa harus menunggu puluhan tahun.

Salah satu opsi yang dikaji adalah sistem "war ticket", di mana kuota haji dibuka setiap tahun dan masyarakat bisa langsung memesan tanpa antrean panjang. Namun, tantangan besar tetap ada, terutama terkait perlindungan sekitar 5,7 juta calon jemaah yang sudah masuk daftar tunggu. Pemerintah menegaskan skema ini masih dalam tahap pengkajian dan akan dirancang agar tetap adil serta tidak merugikan jemaah yang telah lama menanti.

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan harga tiket pesawat domestik bakal naik 9-13 persen imbas kebija...
10/04/2026

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan harga tiket pesawat domestik bakal naik 9-13 persen imbas kebijakan kenaikan persentase fuel surcharge atau biaya tambahan yang dikenakan oleh maskapai kepada pelanggan, untuk menutupi kenaikan biaya bahan bakar avtur.

Kenaikan fuel surcharge 38 persen berlaku untuk pesawat jet dan propeller, dari sebelumnya 10 persen, untuk merespons kenaikan harga avtur di pasaran sebagai dampak perang AS-Israel dan Iran. Kebijakan ini hanya berlaku selama 2 bulan.

"Untuk menjaga kenaikan harga tiket domestik agar tetap terjangkau oleh masyarakat, maka pemerintah menjaga kenaikan harga tiket hanya di kisaran 9-13 persen," tegas Airlangga.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara terkait kenaikan harga bahan bakar pesawat (avtur) yang ditetapkan PT Pertamina (Persero) pada 1 April 2026.

Meski terjadi lonjakan harga, pemerintah menilai tarif tersebut masih lebih kompetitif dibandingkan negara lain, khususnya di kawasan regional.

"Memang ada kenaikan dari Pertamina, tetapi kenaikan itu dibandingkan dengan harga avtur di negara lain, khususnya tetangga, itu kita masih jauh lebih kompetitif ya," ujar Bahlil di Kementerian ESDM, Senin (5/4/2026).

Per 1 April 2026, harga avtur Pertamina untuk domestik dibanderol Rp 23.551 per liter, melonjak 72,45% dibandingkan harga Maret 2026 yang berada di level Rp 13.656 per liter.

Sementara, harga avtur internasional juga mengalami kenaikan signifikan, dari sebelumnya 0,742 dolar AS per liter menjadi 1,338 dolar AS per liter, atau naik sebesar 80,32%.

IBLISPUN CIUM TANGAN NERAKA JALUR EXPRES VVIP KADAL KURAP INI MUT1L4SI IBU KANDUNGNYA SENDIRI, KARNA TAK DIKASIH UANG BU...
09/04/2026

IBLISPUN CIUM TANGAN NERAKA JALUR EXPRES VVIP KADAL KURAP INI MUT1L4SI IBU KANDUNGNYA SENDIRI, KARNA TAK DIKASIH UANG BUAT MAIN JUYDAYONLINE 🥲

Ahmad Fahrozi (23) tega m3mutil451i ibu kandungnya berinisial SA (63) di Lahat, Sumatera Selatan. Pelaku mengaku kesal tidak diberi uang oleh korban untuk bermain jvdi online (jud*I).

Polisi berhasil mengamankan pelaku di sebuah penginapan yang berada di Kelurahan Bandar Agung, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Rabu (8/4/2026) pagi. Pelaku ditangkap kurang dari 1x24 jam.

"Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Lahat guna penyidikan lebih lanjut," kata Kasat Reskrim Polres Lahat AKP M Ridho Pradani dari keterangan resmi yang diterima, seperti dilansir detikSumbagsel.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, motif pelaku tega menghabisi ny4w4 ibu kandungnya diduga kecanduan jvdi slot. Pelaku kesal saat tidak diberi uang oleh korban untuk bermain jvdi slot.

"Diduga emosi yang disebabkan oleh korban tidak memberi uang saat pelaku meminta uang yang digunakan untuk bermain judi slot," ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal 457 ayat 2 dan 3 UU Nomor 1 Tahun 2023 KUHP tentang Tindak Pidana Pembunuhan. Paling lama 12 tahun penjara.

Sc: Detik.com

Satreskrim Polres Indragiri Hilir berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah Tembilah...
09/04/2026

Satreskrim Polres Indragiri Hilir berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah Tembilahan dan mengamankan dua pelaku pada Senin (6/4/2026).

Peristiwa pencurian ini terjadi pada Sabtu, 6 Desember 2025 sekitar pukul 05.45 WIB di sebuah warung di Jalan Trimas, Tembilahan Kota. Saat kejadian, korban tengah tertidur bersama anaknya. Korban kemudian terbangun dan mendapati pintu warung sudah dalam keadaan terbuka. Setelah diperiksa, uang tunai sekitar Rp2 juta, perhiasan emas senilai lebih kurang Rp25 juta, serta dua unit handphone miliknya telah hilang, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp27 juta.

Menindaklanjuti laporan korban, pihak kepolisian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi dan mengamankan kedua pelaku beserta sejumlah barang bukti, termasuk satu unit handphone dan nota pembelian perhiasan.

Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Mapolres Indragiri Hilir dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolres Inhil mengapresiasi kinerja cepat Satreskrim serta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila terjadi tindak kejahatan di lingkungan sekitar.

Artikel: siberone.com

Kenaikan harga plastik diprediksi menjadi dampak lanjutan dari konflik di Iran, yang perlahan mulai dirasakan konsumen g...
09/04/2026

Kenaikan harga plastik diprediksi menjadi dampak lanjutan dari konflik di Iran, yang perlahan mulai dirasakan konsumen global. Para ahli memperingatkan, berbagai produk berbahan plastik akan mengalami kenaikan harga dalam waktu dekat.

Plastik sendiri sebagian besar dibuat dari minyak, yang harganya telah melonjak lebih dari 40% sejak perang dimulai pada akhir Februari. Profesor praktik rantai pasok di Syracuse University, Patrick Penfield, menyebut sejumlah produk seperti alat makan sekali pakai, minuman kemasan, hingga kantong sampah berpotensi menjadi yang pertama mengalami kenaikan harga dalam beberapa pekan ke depan.

Namun, penggunaan plastik yang luas dalam rantai pasok membuat sulit untuk menentukan secara pasti sumber kenaikan harga suatu produk.

"Ini salah satu kondisi di mana Anda hanya bisa menggelengkan kepala saat berbelanja. Anda tidak tahu apakah itu karena inflasi umum, kenaikan sewa, tetapi Anda tetap harus membayar lebih," kata Joseph Foudy, profesor ekonomi di NYU Stern School of Business dikutip dari CNN, Selasa (7/4/2026).

Lonjakan harga plastik tidak lepas dari kenaikan harga minyak dan gas alam yang terjadi akibat gangguan pasokan energi global. Salah satu pemicunya adalah ancaman terhadap jalur Strait of Hormuz, yang menjadi rute penting bagi sekitar 20% pasokan minyak dan gas dunia.

Artikel: liputan6.com

UPDATE TERBARUKebakaran hebat yang melanda Jalan Pahlawan RT 01 dan 02/RW 004, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, ...
08/04/2026

UPDATE TERBARU

Kebakaran hebat yang melanda Jalan Pahlawan RT 01 dan 02/RW 004, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Rabu (08/04/2026), menghanguskan sekitar 106 unit rumah warga.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.20 WIB tersebut menyebabkan ratusan warga kehilangan tempat tinggal. Selain rumah yang hangus terbakar, tercatat 9 unit rumah mengalami rusak berat dan 19 bangunan lainnya rusak ringan.

Jumlah Korban:

- Korban jiwa: Nihil
- Rumah terbakar: ±106 unit
- Rusak berat: 9 unit
- Rusak ringan: 19 unit

Data Pemilik Rumah Terbakar (sementara):
Wahab (2 unit), H. Sutra, H. Siri, Sulaiman, Nasaruddin (2), Masfar (3), B. Ijon, Baharudin, Sadare (2), Melda (2), Dora, Among (5), H. Siti (2), Izan (5), Kesong (2), Haris (3), Makneng, H. Muin, H. Kasim (4), Biding, Lek Heri, Robi, Eko (2), Buton, Bahak, Marwiah, Andi, Pian, Ambok Siang (2), H. Masek, Nasrul, Asril, H. Sayuti, Siam, Indok Tuo, Puding, H. Icah (2), Leha (2), Muis (2), Ati, Rahman, Peni, H. Hamak, Ogok, H. Sundari (2), Firman (2), Wati, Usman, Rahek, H. Kandar, Mahlan (2), Eyi, Firdaus, Mini, Sison.

Rusak Berat:

Albi, Basri, Ecek, Lela, Emi, Kanjong, Hasbullah, Dolah, Ali.

Rusak Ringan:

Tandu, Darwis, Acin, Pak Tinggi, Kantor Airud, Ongok, Seling, Lina, Ali, Harlan, Lukman, Lamamak, Lela, H. Sundari, Basir, Midah, Tono, Haris (Lurah), Darek.

Kebakaran diduga bermula dari salah satu rumah di sekitar warung kopi, sebelum api cepat membesar akibat cuaca panas dan angin kencang. Warga sempat berupaya memadamkan api secara manual sebelum akhirnya dibantu tim pemadam kebakaran dari Kecamatan Reteh. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, sementara pendataan korban dan kerugian masih terus dilakukan.

Artikel: bualbual.com

🎥: Facebook/Syamsuddin Dino

07/04/2026

SDN 002 Desa Sungai Teritip, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, hingga hari ini masih berdiri dan tetap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Di tengah kondisi bangunan yang jauh dari kata layak, para guru dan murid tetap bertahan, menjalankan aktivitas seperti biasa, seolah keadaan ini adalah hal yang harus diterima.

Sudah bertahun-tahun sekolah ini terabaikan. Janji pembangunan yang pernah terdengar, hingga kini belum juga menjadi kenyataan. Padahal, ini adalah sekolah negeri milik pemerintah daerah, tempat anak-anak desa menggantungkan harapan untuk masa depan mereka.

Di balik dinding yang rapuh dan fasilitas yang terbatas, ada semangat belajar yang tidak pernah padam. Namun, sampai kapan mereka harus bertahan dalam kondisi seperti ini?

Semoga perhatian itu benar-benar datang. Bukan sekadar wacana, tapi langkah nyata. Karena setiap anak berhak mendapatkan tempat belajar yang aman, nyaman, dan layak.

Saatnya bukan lagi janji, tapi aksi.

🎥:

06/04/2026

RETEH – Warga di sekitar jembatan Sungai Reteh dibuat tercengang oleh sebuah peristiwa alam yang jarang disaksikan secara langsung. Seekor Buaya muara terlihat memangsa seekor ular di perairan sungai yang keruh, dalam sebuah video yang kemudian menjadi perhatian masyarakat.

Kejadian tersebut memperlihatkan betapa liarnya ekosistem di Sungai Reteh masih terjaga. Dalam rekaman singkat, buaya berukuran cukup besar itu muncul ke permukaan dengan seekor ular di dalam mulutnya. Dengan gerakan perlahan namun penuh kekuatan, predator tersebut mengoyak mangsanya sebelum akhirnya membawanya kembali ke dalam air.

Peristiwa ini menjadi bukti nyata interaksi alami antar predator di habitatnya. Sebagai salah satu pemangsa puncak, buaya muara dikenal memiliki pola makan yang beragam, termasuk memangsa ikan, burung, mamalia kecil, hingga reptil seperti ular.

Namun di balik fenomena yang menarik ini, tersimpan pesan penting bagi masyarakat. Kemunculan buaya di area yang dekat dengan aktivitas manusia, seperti jembatan dan jalur transportasi air, menjadi peringatan agar warga lebih berhati-hati. Risiko serangan dapat meningkat terutama saat buaya sedang aktif berburu.

Warga yang tinggal di bantaran sungai atau beraktivitas di sekitar perairan diimbau untuk tetap waspada, menghindari tepian sungai pada waktu-waktu tertentu, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memancing perhatian satwa liar tersebut.

Fenomena ini sekaligus menegaskan bahwa Sungai Reteh masih menjadi habitat alami bagi berbagai satwa liar, yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

🎥: Facebook/Fitriadi Adi

Kasus AIDS di Provinsi Riau hingga akhir 2025 didominasi oleh kelompok usia produktif. Data menunjukkan bahwa sebanyak 7...
06/04/2026

Kasus AIDS di Provinsi Riau hingga akhir 2025 didominasi oleh kelompok usia produktif. Data menunjukkan bahwa sebanyak 77 persen kasus berasal dari rentang usia 25–49 tahun, yang merupakan usia aktif bekerja dan beraktivitas. Selain itu, kelompok usia 20–24 tahun menyumbang sekitar 10 persen kasus, disusul usia di atas 50 tahun sekitar 9 persen. Sementara itu, sisanya berasal dari kelompok usia anak-anak dan remaja.

Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Riau, dr. Wildan Asfan Hasibuan, mengatakan dominasi usia produktif ini menjadi perhatian serius karena berdampak luas terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Dari sisi jenis kelamin, kasus AIDS di Riau juga didominasi oleh laki-laki. Sepanjang Januari hingga Desember 2025, sekitar 88 persen kasus terjadi pada laki-laki, sedangkan perempuan hanya sekitar 12 persen. Menurut Wildan, kondisi ini tidak lepas dari masih adanya perilaku berisiko yang lebih banyak ditemukan pada laki-laki.

Sebagai upaya penanganan dan pencegahan, KPA Riau terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat, termasuk pentingnya perilaku hidup sehat dan pemeriksaan HIV secara dini.

“Yang paling penting itu pencegahan dan deteksi dini. Jangan takut untuk tes HIV, karena semakin cepat diketahui, pengobatan bisa segera dilakukan dan kualitas hidup tetap terjaga,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menghapus stigma terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHIV), karena dukungan lingkungan sangat berperan dalam proses pengobatan.

“ODHIV itu bukan untuk dijauhi. Mereka bisa hidup normal dan produktif selama menjalani pengobatan dengan baik. Dukungan dari keluarga dan masyarakat sangat penting,” kata Wildan.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

Address

Tembilahan

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kilas Inhil posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Kilas Inhil:

Share