16/10/2026
Di tengah upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), ada korban yang tidak bisa meminta pertolongan, yakni satwa liar.
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyebut telah menyelamatkan 232 individu satwa liar di enam provinsi prioritas yang terdampak karhutla hingga 8 Oktober 2026, dibantu relawan dan organisasi masyarakat sipil. Jumlah itu naik dari 202 individu pada data 29 September.
Dari total tersebut, 71 di antaranya orangutan, sebagaimana disampaikan Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut Ristianto Pribadi pada Rabu (14/10/2026).
Selain orangutan, satwa yang diselamatkan meliputi 76 bekantan, 24 trenggiling, sembilan kukang, serta satwa lain seperti lutung dan kucing. Penanganannya meliputi evakuasi, perawatan, rehabilitasi, hingga pelepasliaran.
Dampak karhutla terhadap satwa tidak berhenti pada api. Di Ketapang, Kalimantan Barat, seekor induk orangutan bernama Sempurna ditemukan lemah di kebun sawit warga pada akhir Agustus dan tidak dapat diselamatkan.
Orangutan itu diduga terdampak paparan asap. Di kawasan konservasi Mawas, Kalimantan Tengah, Yayasan BOS melaporkan 21 orangutan mengalami gejala gangguan pernapasan.
Baca selengkapnya di 🌐 lpplrpk1006fm.com
—