02/03/2026
Sentimen agama dipakai hanya untuk memicu konflik dan mendapat dukungan dalam perang Israel-Iran, dan Israel-Palestina. Makanya hanya orang mabuk agama saja yang menggunakan ayat-ayat suci untuk melegitimasi perang yang menimbulkan korban dan kerugian yang tidak sedikit, semata-mata karena mereka berpendapat perang Israel-Palestian dan Israel-Iran adalah perang yang disebabkan perbedaan agama atau perintah ayat-ayat suci.
Ada yang masih ingat kisah perdebatan Malaikat Tuhan dan Abraham, sebelum S***m dan Gommora dibakar, seperti yang dikisahkan dalam Alkitab, dan mungkin juga Quran? Seperti itulah yang seharusnya terjadi jika pemicu perang di Timur Tengah adalah karena perbedaan iman dan keyakinan atau agama, lebih-lebih penganut Yudaisme karena mereka hanya berpegang pada kitab taurat yang berisi hukum, tradisi, dan sejarah. Sebab di Palestina maupun Iran, dan negara-negara di Timur Tengah, ada penganut agama-agama yang seharusnya mendapat perlindungan baik dari Israel mapun Iran/Palestina.