03/06/2026
DUA TANAH PAPUA, DUA JALAN SEJARAH
Pada tahun 1961–1962, dua wilayah yang berada di pulau yang sama memasuki arah sejarah yang berbeda. Papua Nugini kemudian memperoleh kemerdekaan dan pengakuan internasional sebagai negara berdaulat. Sementara itu, Papua Barat memasuki perjalanan politik yang hingga hari ini masih menjadi bahan diskusi, perdebatan, dan pencarian keadilan menurut berbagai perspektif.
Peta ini bukan sekadar gambar geografis. Ia mengingatkan bahwa di balik batas-batas politik terdapat manusia, budaya, tanah adat, dan harapan sebuah bangsa untuk hidup bermartabat.
Sejarah tidak harus membuat kita saling membenci. Sejarah seharusnya mengajarkan kita untuk mendengar, memahami, dan menghargai hak setiap manusia.
Dua wilayah. Dua sejarah. Satu harapan: keadilan, perdamaian, dan penghormatan terhadap martabat manusia.