Radar Trenggalek

Radar Trenggalek Radar Trenggalek adalah media lokal terbesar di Kabupaten Trenggalek. Terdepan dalam menyajikan berita aktual, terpercaya, dan mencerdaskan.

Dengan dukungan website resmi trenggaleknjenggelek.jawapos.com, kami hadir lebih dekat dengan masyarakat.

Aktivitas tambang galian C di Gandusari dihentikan sementara setelah hasil inspeksi Satpol PPK Trenggalek bersama sejuml...
07/08/2026

Aktivitas tambang galian C di Gandusari dihentikan sementara setelah hasil inspeksi Satpol PPK Trenggalek bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) menemukan perizinan belum lengkap. Tambang yang berada di Desa Wonorejo, Kecamatan Gandusari, itu ditutup sementara usai adanya laporan masyarakat terkait aktivitas pertambangan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan kegiatan tambang baru sebatas pembukaan akses jalan dan belum memasuki tahap produksi. Namun, pengelola belum mengantongi sejumlah dokumen penting, seperti UKL-UPL dan Rencana Kerja dan Biaya (RKB), sehingga belum memenuhi syarat untuk beroperasi. Pemerintah daerah kemudian memfasilitasi musyawarah yang menghasilkan kesepakatan penghentian sementara hingga seluruh perizinan selesai.

Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PPK Trenggalek, Tugas Rulato, menegaskan operasional tambang belum diperbolehkan karena perizinannya belum lengkap. "Kesepakatannya, operasional dihentikan dulu sampai seluruh perizinan benar-benar selesai," ujarnya. Satpol PPK bersama OPD terkait juga akan melakukan inspeksi lanjutan untuk memastikan penghentian sementara dipatuhi. (jaz/din)

Selengkapnya baca: https://trenggaleknjenggelek.jawapos.com
===========================


Kasus pencurian kotak amal kembali terjadi di Kabupaten Trenggalek. Kali ini, kotak amal Masjid Al Huda di Dusun Kacanga...
05/08/2026

Kasus pencurian kotak amal kembali terjadi di Kabupaten Trenggalek. Kali ini, kotak amal Masjid Al Huda di Dusun Kacangan, Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan dibobol pelaku yang beraksi pada Rabu (29/7) sekitar pukul 10.29 WIB. Aksi tersebut baru diketahui keesokan harinya saat takmir hendak memasukkan uang ke dalam kotak amal, sementara polisi masih melakukan penyelidikan.

Pembina Masjid Al Huda, Seno, mengatakan takmir langsung mengecek rekaman CCTV setelah mengetahui uang dalam kotak amal hilang. Rekaman memperlihatkan seorang pelaku beraksi seorang diri, sehingga kejadian tersebut segera dilaporkan ke Polsek Bendungan. Menurutnya, pencurian serupa sudah beberapa kali terjadi di masjid tersebut. Kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp 5 juta karena isi kotak amal belum diambil selama kurang lebih empat bulan.

Kapolsek Bendungan AKP Rudi Sugiarto membenarkan laporan tersebut dan menyatakan penyelidikan masih berlangsung. Polisi telah memeriksa empat hingga lima saksi serta menelusuri nomor polisi kendaraan yang sempat beredar di media sosial. "Hasil pengecekan, nomor polisi tersebut tidak ada kesesuaian. Artinya, kemungkinan palsu," ujarnya. Polisi juga masih mendalami identitas pelaku dan kemungkinan keterkaitannya dengan kasus serupa di wilayah lain. (jaz/din)

Selengkapnya baca: https://trenggaleknjenggelek.jawapos.com
===========================


PHBN Gandusari mulai menyemarakkan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ratusan peserta didik PAUD, RA, ...
04/08/2026

PHBN Gandusari mulai menyemarakkan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ratusan peserta didik PAUD, RA, dan TK dari berbagai lembaga di Kecamatan Gandusari mengikuti beragam perlombaan yang digelar di Lapangan Gandusari, Kamis (30/7).

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta sebelum dilanjutkan berbagai lomba ketangkasan, seperti lari, lari estafet, dan memasukkan bola ke dalam keranjang. Selain menguji kemampuan motorik, kegiatan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus mengenalkan semangat kemerdekaan kepada anak-anak melalui aktivitas yang menyenangkan.

"Anak-anak sangat antusias mengikuti setiap perlombaan. Melalui kegiatan seperti ini mereka belajar disiplin, berani mencoba, bekerja sama dengan teman, sekaligus mengenal semangat kemerdekaan dengan cara yang menyenangkan," ujar Siti Nur Aini, guru TK. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bekal positif dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. (bim/c1/din)

Selengkapnya baca: https://trenggaleknjenggelek.jawapos.com
===========================


Sanksi wasit Trenggalek kembali menjadi sorotan setelah Komisi Disiplin (Komdis) Askab PSSI Trenggalek menjatuhkan hukum...
04/08/2026

Sanksi wasit Trenggalek kembali menjadi sorotan setelah Komisi Disiplin (Komdis) Askab PSSI Trenggalek menjatuhkan hukuman kepada sembilan wasit yang memimpin pertandingan Trenggalek Student League tanpa rekomendasi resmi Askab. Mereka dikenai larangan beraktivitas di lingkungan sepak bola selama satu tahun dan terancam pencabutan lisensi apabila kembali melakukan pelanggaran.

Ketua Komdis Askab PSSI Trenggalek, Irfan Firdianto, menjelaskan turnamen tersebut tetap berlangsung meski belum mengantongi rekomendasi dari Askab. Sebelumnya, komdis telah memberikan peringatan kepada Komisi Wasit dan para perangkat pertandingan agar tidak bertugas dalam ajang tersebut. Namun, teguran tersebut tidak diindahkan sehingga sanksi lanjutan dijatuhkan kepada sembilan wasit.

"Wasit itu aset Askab, sehingga mereka wajib mematuhi aturan yang berlaku. Kalau masih mengulangi, sanksinya bisa lebih berat, mulai dari pembekuan aktivitas hingga pencabutan lisensi," tegas Irfan Firdianto, Ketua Komdis Askab PSSI Trenggalek, Senin (3/8). (jaz/c1/din)

Selengkapnya baca: https://trenggaleknjenggelek.jawapos.com
===========================


Polemik Trenggalek Student League terus bergulir setelah sejumlah wasit yang dijatuhi sanksi Komisi Disiplin (Komdis) As...
04/08/2026

Polemik Trenggalek Student League terus bergulir setelah sejumlah wasit yang dijatuhi sanksi Komisi Disiplin (Komdis) Askab PSSI Trenggalek mengaku telah mengantongi surat penugasan dan rekomendasi resmi dari Asprov PSSI Jawa Timur. Mereka menilai menjadi pihak yang dirugikan dalam persoalan tersebut.

Perwakilan wasit, Danang Fredian, mengatakan penyelenggara turnamen sebelumnya telah mengajukan permohonan rekomendasi kepada Askab PSSI Trenggalek. Namun, hingga jadwal pelaksanaan semakin dekat, rekomendasi belum juga diterbitkan. Menurutnya, para wasit tetap bertugas karena melihat ajang tersebut sebagai wadah pembinaan sepak bola usia muda, dengan dasar surat penugasan dan rekomendasi yang diterbitkan Asprov PSSI Jawa Timur.

"Yang jadi korban akhirnya wasit. Padahal ini kegiatan positif untuk pembinaan anak-anak," ujar Danang Fredian, perwakilan wasit. Dia berharap Asprov PSSI Jawa Timur memberikan perlindungan kepada para wasit yang telah menjalankan tugas berdasarkan surat resmi yang diterima. Sementara itu, Askab PSSI Trenggalek belum memberikan tanggapan terkait surat rekomendasi tersebut. (jaz/c1/din)

Selengkapnya baca: https://trenggaleknjenggelek.jawapos.com
===========================


Amriadi Wahyu Septiawan, pemuda asal Desa Ngulankulon, Kecamatan Pogalan, mengharumkan nama Trenggalek setelah menjuarai...
04/08/2026

Amriadi Wahyu Septiawan, pemuda asal Desa Ngulankulon, Kecamatan Pogalan, mengharumkan nama Trenggalek setelah menjuarai ajang internasional Magic Chess: Go Go Rising Stars Season 6. Prestasi tersebut diraih melalui proses panjang yang tidak mudah, bahkan sempat mendapat penolakan dari orang tuanya saat mulai menekuni dunia esports.

Amri mengaku keluarganya sempat khawatir aktivitas bermain gim akan berdampak negatif. Namun, ia memilih tetap konsisten berlatih dan terus meningkatkan kemampuan hingga mampu bersaing dengan pemain-pemain terbaik dunia. Pada babak final, Amri berhasil melewati laga penentuan melawan wakil Vietnam untuk memastikan gelar juara.

"Awalnya memang sempat dilarang karena orang tua khawatir. Tapi saya berusaha membuktikan kalau ini bisa jadi sesuatu yang positif," ujar Amriadi Wahyu Septiawan, Senin (3/8). Ia berharap keberhasilannya dapat memotivasi generasi muda agar tidak mudah menyerah dan terus berjuang meraih prestasi melalui bidang yang ditekuni. (jaz/c1/din)

Selengkapnya baca: https://trenggaleknjenggelek.jawapos.com
===========================


Budaya literasi di lingkungan sekolah masih menjadi tantangan dunia pendidikan di tengah meningkatnya penggunaan gawai d...
04/08/2026

Budaya literasi di lingkungan sekolah masih menjadi tantangan dunia pendidikan di tengah meningkatnya penggunaan gawai dan media sosial. Kepala MTsN 1 Trenggalek menilai penguatan literasi perlu terus dilakukan agar peserta didik memiliki kemampuan memahami, menganalisis, dan menyaring informasi di era digital.

Kepala MTsN 1 Trenggalek, Jamaluddin Malik, mengatakan literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca, tetapi juga membentuk pola pikir kritis. Menurutnya, pembiasaan membaca harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan guru, orang tua, serta didukung inovasi seperti pojok baca, diskusi buku, hingga pemanfaatan buku digital dan sumber belajar daring.

"Anak-anak sekarang sangat mudah memperoleh informasi dari internet. Karena itu, mereka juga harus dibekali kemampuan memahami informasi, memilah mana yang benar, serta mampu berpikir kritis," ujar Jamaluddin Malik, Kepala MTsN 1 Trenggalek, Senin (3/8). Dia berharap budaya literasi tidak hanya tumbuh di sekolah, tetapi juga menjadi kebiasaan di lingkungan keluarga dan masyarakat agar siswa siap menghadapi tantangan pendidikan maupun kehidupan di masa depan. (bim/c1/din)

Selengkapnya baca: https://trenggaleknjenggelek.jawapos.com
===========================


Koperasi Merah Putih Trenggalek belum dapat beroperasi meski persiapan telah dilakukan. Pemerintah Kabupaten Trenggalek ...
03/08/2026

Koperasi Merah Putih Trenggalek belum dapat beroperasi meski persiapan telah dilakukan. Pemerintah Kabupaten Trenggalek masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat sebagai dasar pelaksanaan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), sehingga aktivitas usaha koperasi untuk sementara belum bisa dimulai.

Selain belum adanya regulasi, pembangunan gerai koperasi di sejumlah wilayah juga masih berlangsung. Padahal, pengurus koperasi telah mendapatkan berbagai pelatihan, mulai dari penguatan kelembagaan, pengembangan usaha, hingga pengelolaan keuangan. Proses rekrutmen manajer dan karyawan koperasi pun ikut tertunda karena mekanisme pelaksanaannya masih menunggu pedoman resmi dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskomindag) Trenggalek, Saniran, mengatakan pemerintah daerah memilih menunggu juknis agar operasional koperasi berjalan sesuai aturan. Meski demikian, Pemkab Trenggalek tetap menyiapkan berbagai strategi, termasuk mendorong produk lokal masuk ke dalam ekosistem koperasi agar KDMP dapat langsung beroperasi begitu regulasi diterbitkan. (jaz/din)

Selengkapnya baca: https://trenggaleknjenggelek.jawapos.com
===========================


Kekeringan di Trenggalek mulai meluas seiring musim kemarau yang berkepanjangan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BP...
03/08/2026

Kekeringan di Trenggalek mulai meluas seiring musim kemarau yang berkepanjangan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek mencatat sedikitnya sembilan desa di lima kecamatan telah mengalami kekurangan air bersih. Wilayah terdampak meliputi Desa Prambon (Tugu), Desa Nglebeng, Besuki, Kertosono, Karangtengah, dan Ngrencak (Panggul), Desa Jatiprahu (Karangan), Desa Wonocoyo (Pogalan), Desa Wonoanti (Gandusari), serta Desa Timahan (Kampak).

Selain krisis air bersih, BPBD juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hingga 25 Juli 2026, tercatat kebakaran di empat kecamatan dengan total luasan terbakar mencapai 10,5 hektare. BPBD telah menyalurkan bantuan air bersih, memantau wilayah rawan, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mengantisipasi dampak musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, St. Triadi Atmono, mengatakan cuaca panas dan angin kencang membuat vegetasi kering mudah terbakar sehingga masyarakat diminta menghemat penggunaan air, tidak membakar lahan sembarangan, serta segera melaporkan apabila terjadi kebakaran maupun kekeringan agar penanganan dapat dilakukan secepatnya. (jaz/din)

Selengkapnya baca: https://trenggaleknjenggelek.jawapos.com
===========================


Pojok baca di KDMP diusulkan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disippus) Trenggalek sebagai upaya memperluas akses liter...
03/08/2026

Pojok baca di KDMP diusulkan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disippus) Trenggalek sebagai upaya memperluas akses literasi masyarakat. Gagasan tersebut diharapkan dapat diterapkan di setiap bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sehingga warga dapat memanfaatkan waktu membaca saat berbelanja maupun mengurus keperluan di koperasi.

Konsep tersebut sejalan dengan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), yang mendorong perpustakaan menjadi pusat pemberdayaan masyarakat. Kehadiran pojok baca di fasilitas publik dinilai mampu memberikan manfaat bagi berbagai kalangan, termasuk anak-anak yang datang bersama orang tua. Selain membaca, perpustakaan juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan bimbingan belajar, pelatihan komputer, seni, hingga pengembangan keterampilan berbasis pengetahuan.

Kabid Perpustakaan Disippus Trenggalek, Ika Merin Setyarto, mengatakan pojok baca di KDMP akan menjadi nilai tambah bagi peningkatan literasi masyarakat. Menurutnya, perpustakaan saat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang belajar dan pemberdayaan agar ilmu yang diperoleh dari buku dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (gun/din)

Selengkapnya baca: https://trenggaleknjenggelek.jawapos.com
===========================


Address

Jalan Pangeran Diponegoro No. 89, RT 07, RW 03, Sumbergedong
Trenggalek
66315

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Radar Trenggalek posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Radar Trenggalek:

Shortcuts

Share