15/06/2026
KISAH MISTIS : Penjual Nasi Goreng
Malam itu hujan baru saja reda. Jalanan desa terlihat sepi dan berkabut. Jam di tangan menunjukkan pukul 11.30 malam ketika Pak Darto, seorang penjual nasi goreng keliling, masih mendorong gerobaknya menyusuri jalan yang jarang dilewati orang.
Biasanya, pada jam seperti itu ia sudah pulang. Namun malam itu dagangannya masih banyak tersisa.
"Kalau tidak habis, besok nasi dan lauknya terbuang," gumamnya.
Dengan lelah ia terus berjalan sambil memukul wajan dan berteriak,
"Nasi goreng... nasi goreng..."
Tak lama kemudian, ia melihat sebuah gang yang belum pernah ia masuki sebelumnya. Anehnya, dari ujung gang terlihat lampu-lampu terang seperti ada pesta besar.
Pak Darto merasa heran.
"Sejak kapan ada perkampungan di sini?" pikirnya.
Saat mendekat, ia melihat banyak orang berdiri di depan rumah-rumah besar. Mereka berpakaian rapi dan tersenyum kepadanya.
"Nasi goreng, Pak! Ke sini!" teriak seseorang.
Pak Darto langsung senang. Dalam waktu singkat puluhan orang mengerumuni gerobaknya.
"Sepuluh bungkus!"
"Lima belas bungkus!"
"Saya dua puluh bungkus!"
Pesanan datang bertubi-tubi.
Tangannya sampai gemetar karena begitu banyak yang membeli. Anehnya, semua pembeli berbicara dengan suara pelan dan wajah mereka terlihat pucat terkena cahaya lampu putih yang redup.
Meski merasa aneh, Pak Darto tetap melayani mereka.
Tak sampai satu jam, seluruh dagangannya habis.
Ia bahkan membawa pulang uang yang jauh lebih banyak dari biasanya.
Sebelum pergi, seorang wanita tua yang berdiri di ujung jalan berkata,
"Jangan kembali ke sini setelah adzan Subuh."
Pak Darto ingin bertanya, tetapi wanita itu sudah menghilang ke dalam kabut.
---
Sesampainya di rumah, ia menghitung hasil dagangannya.
Betapa terkejutnya ia.
Tumpukan uang yang tadi terlihat banyak ternyata bercampur dengan daun-daun kering, sobekan kertas kusam