27/08/2026
Langkah Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (Pemkab SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mendukung rencana pengusaha mendatangkan babi dari luar pulau memicu perdebatan di tingkat akar rumput.
Kebijakan ini dinilai menjadi ancaman nyata yang siap menggulung tikar para peternak lokal yang hingga kini masih terseok-seok menghadapi wabah mematikan bernama ASF ini.
Kekhawatiran mendalam ini disuarakan secara lantang oleh Ketua Asosiasi Peternak Babi Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Yohanes Ngongo. Ia memprotes keras sikap pemerintah daerah yang dinilai lebih berpihak pada kepentingan pengusaha pemasok dibanding keselamatan ternak milik rakyat sendiri.
Protes tersebut mencuat usai Yohanes menghadiri pertemuan yang berlangsung di kantor BAPERIDA antara pengusaha pemasok babi dari luar pulau dan peternak babi lokal yang difasilitasi oleh Pemkab SBD pada Senin (24/8/2026).
“Yang s**a itu adalah pemasok babi, yang tidak s**a itu peternak,” ujar Yohanes dengan nada kecewa saat diwawancarai awak media usai pertemuan
Baca Selengkapnya di: https://www.detiksumba.id/izin-babi-luar-pulau-diketuk-peternak-lokal-kahwatir-asf-kembali-merabah-di-sbd/
DemamBabiAfrika