27/08/2026
Transformasi besar-besaran kembali direncanakan untuk salah satu ikon transportasi di ibu kota.
Stasiun Gambir dikabarkan akan disulap menjadi kawasan terpadu yang terhubung langsung dengan kawasan Monumen Nasional (Monas), dengan mengusung konsep baru bernama Teras Monas. Proyek mercusuar ini diperkirakan membutuhkan gelontoran dana fantastis mencapai Rp1 triliun yang disiapkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Rencana alih fungsi dan penataan ulang kawasan ini bertujuan untuk menciptakan integrasi tata kota yang lebih modern, ramah pejalan kaki, serta memperindah lanskap jantung Jakarta. Stasiun Gambir tidak hanya akan berfungsi sebagai pusat naik turun penumpang kereta api jarak jauh saja, tetapi juga akan bertransformasi menjadi ruang publik yang estetik dan terpadu dengan ruang terbuka hijau di sekitarnya.
Penyediaan dana sebesar Rp1 triliun ini tentu mencerminkan komitmen serius dalam memaksimalkan potensi aset strategis milik BUMN di pusat kota.
Dengan wajah baru nantinya, kawasan sekitar Monas dan Stasiun Gambir diharapkan mampu memberikan pengalaman mobilitas yang lebih nyaman bagi masyarakat sekaligus mempercantik wajah estetika kawasan ring satu Jakarta di mata wisatawan domestik maupun mancanegara.
Bagaimana tanggapan Sobat Entrepreneur mengenai rencana mega proyek penataan Stasiun Gambir menjadi Teras Monas ini?
Apakah langkah investasi senilai Rp1 triliun ini sudah tepat sasaran untuk wajah baru Jakarta? Tulis pendapatmu di kolom komentar ya!