28/05/2026
Final Liga Champions 2025/2026 antara Paris Saint-Germain dan Arsenal bukan hanya soal perebutan trofi, tetapi juga memastikan lahirnya rekor baru untuk pelatih asal Spanyol.
Siapa pun pemenangnya di Budapest nanti, Spanyol dipastikan menjadi negara dengan jumlah pelatih juara Liga Champions terbanyak sepanjang sejarah. Saat ini Spanyol dan Italia sama-sama mengoleksi 13 gelar pelatih di European Cup/Liga Champions, dan kemenangan Luis Enrique atau Mikel Arteta akan membawa Spanyol unggul dengan 14 trofi.
Luis Enrique punya peluang masuk jajaran pelatih elite dengan tiga gelar Liga Champions. Sebelumnya ia sukses membawa Barcelona juara pada 2015 dan PSG pada 2025. Jika kembali menang musim ini, Enrique akan menyamai rekor tiga trofi milik Pep Guardiola, Bob Paisley, dan Zinedine Zidane.
Sementara itu, Mikel Arteta memburu sejarah besar bersama Arsenal. The Gunners belum pernah menjuarai Liga Champions dan baru sekali menjadi runner-up pada musim 2005/2006.
Arsenal tampil impresif musim ini dengan melaju ke final tanpa terkalahkan. Mereka mencatat 11 kemenangan dan tiga hasil imbang serta sukses menyingkirkan Bayer Leverkusen, Sporting CP, dan Atletico Madrid.
Jika Arteta berhasil membawa Arsenal juara, ia bukan hanya mempersembahkan trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub London tersebut, tetapi juga membantu Spanyol mencatat sejarah baru di kompetisi paling elite Eropa.
Meski demikian, pelatih tersukses sepanjang sejarah Liga Champions masih dipegang oleh Carlo Ancelotti dengan lima gelar bersama AC Milan dan Real Madrid.