Repost Wonogiri

Repost Wonogiri Memberi Informasi Terdepan, Media Diskusi dan Sosial Membantu Sesama

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah Muhammad Masrofi menyebut tunggakan pajak kendaraan bermot...
08/06/2026

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah Muhammad Masrofi menyebut tunggakan pajak kendaraan bermotor (PKB) di Jawa Tengah mencapai lebih dari Rp3 trilliun. Tunggakan pajak tersebut berasal dari 4,5 juta motor dan 565 ribu lebih mobil.

"Tunggakan di angka tersebut yang menjadi konsen kami dan Pak Gubernur Jateng untuk menagihnya demi biaya pembangunan di Jateng," ujar Masrofi kepada Tribun, Sabtu (6/6/2026).

Masrofi merinci, tunggakan pajak di angka lebih dari Rp 3 trilliun terdiri dari potensi penerimaan pajak kendaraan untuk Provinsi Jateng Rp 2,88 triliun dan pajak opsen PKB untuk kabupaten/kota sebesar Rp877 miliar. "Angka tersebut harus ditagih agar tidak menjadi penerimaan yang hilang akibat tunggakan," jelasnya.

Persebaran tunggakan paling besar terjadi di daerah yang memiliki jumlah kendaraan paling banyak. Masrofi mencontohkan hal itu terjadi di Kota Semarang. Ibu kota provinsi ini memiliki tunggakan pajak PKB di atas Rp100 miliar.

Selain Cilacap, daerah dengan tagihan pajak PKB di atas Rp100 miliar meliputi Klaten dan Banyumas. "Tunggakan di sana tinggi bukan berarti pemerintah kabupaten/kota malas menagih, tapi karena jumlah kendaraannya cukup banyak otomatis tunggakannya mengikuti," terangnya.

Meskipun demikian, ia mendorong pemerintah kabupaten/kota dan provinsi untuk saling berkolaborasi melakukan penagihan para wajib pajak yang menunggak.

Metode penagihan bisa dilakukan dengan cara door to door maupun skema lainnya.

Masrofi menilai, kepatuhan wajib pajak ini menurun karena kondisi ekonomi global yang berdampak ke masyarakat. Ia juga tak menampik, program stimulus seperti diskon pajak sebesar 5 persen yang berlaku sejak 20 Februari hingga 31 Desember 2026, belum terlalu mengerek kepatuhan para wajib pajak.

Namun, ia tetap berharap, masyarakat untuk patuh membayar pajak kendaraan karena pajak ini merupakan modal pemerintah untuk menjalankan roda pembangunan. "Ya kami melakukan pembangunan seperti jalan, jembatan dan lainnya berasal dari pajak ini," jelasnya. (*)

Berita selengkapnya di Tribunjogja

WONOGIRI — Seorang warga Desa Sendangrejo, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, berinisial EL (35), ditemukan mening...
06/06/2026

WONOGIRI — Seorang warga Desa Sendangrejo, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, berinisial EL (35), ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Jumat (5/6/2026) sore.

Korban yang sehari-hari bekerja sebagai petani itu pertama kali ditemukan oleh istrinya. Sebelum kejadian terungkap, seorang kurir paket diketahui beberapa kali memanggil korban dari depan rumah. Namun, panggilan tersebut tidak mendapatkan respons sehingga menimbulkan kecurigaan.

Merasa ada yang tidak biasa, istri korban kemudian masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang untuk memeriksa keadaan suaminya. Saat berada di ruang tamu, saksi mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Menerima laporan warga, petugas dari Polres Wonogiri langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, berkoordinasi dengan tenaga medis, serta melakukan evakuasi jenazah.

Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tim medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban. Hasil pemeriksaan tersebut sesuai dengan kondisi yang ditemukan di lokasi kejadian.

Polres Wonogiri mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun lingkungan sekitar. Warga diharapkan tidak ragu untuk mencari bantuan dan pendampingan melalui keluarga, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, maupun Bhabinkamtibmas apabila menghadapi persoalan sosial, ekonomi, atau tekanan hidup yang berpotensi memengaruhi kesehatan mental.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya membangun kepedulian dan komunikasi di lingkungan keluarga serta masyarakat. Dukungan dari orang-orang terdekat dapat menjadi langkah awal untuk membantu seseorang yang sedang menghadapi beban hidup yang berat.

Sumber: Joglosemarnews

“Namanya Prajurit Ya Siap”, Respons Camat Selogiri Saat Didesak DicopotWONOGIRI – Gelombang tuntutan pencopotan Camat Se...
06/06/2026

“Namanya Prajurit Ya Siap”, Respons Camat Selogiri Saat Didesak Dicopot

WONOGIRI – Gelombang tuntutan pencopotan Camat Selogiri, Fredy Sasono, terus menjadi perbincangan hangat di Kabupaten Wonogiri. Di tengah derasnya desakan dari para perangkat desa yang meminta dirinya dicopot dari jabatan, Fredy Sasono akhirnya memberikan tanggapan terkait polemik yang tengah berkembang di Kecamatan Selogiri.

Saat ditemui awak media pada Jumat (5/6/2026), Fredy memberikan respons singkat terkait tuntutan yang diarahkan kepadanya. Ia menegaskan bahwa seluruh keputusan mengenai jabatan yang diembannya berada di tangan pimpinan daerah.

“Saya serahkan ke pimpinan,” ujarnya singkat.

Pernyataan tersebut muncul setelah ratusan perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Selogiri menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Dalam audiensi yang digelar di kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri, para perangkat desa meminta adanya evaluasi terhadap kepemimpinan Camat Selogiri.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan dirinya dicopot dari jabatan Camat Selogiri maupun dipindahkan ke posisi lain, Fredy kembali menunjukkan sikap tenang. Ia mengaku siap menerima keputusan apa pun yang nantinya diambil oleh pimpinan.

“Namanya prajurit ya siap,” tandasnya.

Sementara itu, dalam audiensi yang diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri, FX Pranata, bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para perangkat desa menyampaikan berbagai keluhan yang mereka rasakan selama beberapa waktu terakhir.

Mereka mengaku hubungan kerja antara pemerintah desa dan pihak kecamatan sudah tidak berjalan harmonis. Sejumlah perangkat desa juga menyoroti adanya ucapan maupun tindakan yang dianggap kurang tepat sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan desa.

Selain itu, beberapa persoalan lain turut disampaikan dalam forum tersebut, mulai dari pelaksanaan kegiatan lintas sektor, komunikasi antarlembaga, hingga pelaksanaan sejumlah kegiatan yang melibatkan desa-desa di wilayah Kecamatan Selogiri.

Perangkat desa berharap Pemerintah Kabupaten Wonogiri dapat segera mengambil langkah dan memberikan kepastian atas aspirasi yang telah mereka sampaikan. Mereka juga meminta agar situasi di wilayah Kecamatan Selogiri tetap kondusif selama proses kajian berlangsung.

Menanggapi aspirasi tersebut, Sekda Wonogiri FX Pranata memastikan seluruh masukan yang disampaikan telah diterima oleh pemerintah daerah. Menurutnya, aspirasi tersebut akan dipelajari dan dikaji secara menyeluruh sebelum disampaikan kepada Bupati Wonogiri sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan.

“Pemerintah Kabupaten menerima seluruh aspirasi yang disampaikan. Selanjutnya akan dilakukan kajian dan hasilnya akan menjadi rekomendasi kepada Bupati Wonogiri,” ujar FX Pranata.

Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Wonogiri masih melakukan pendalaman terhadap berbagai masukan yang disampaikan dalam audiensi tersebut. Sementara itu, pernyataan singkat Fredy Sasono yang menyebut dirinya sebagai “prajurit” dan siap menerima keputusan pimpinan menjadi sorotan publik di tengah polemik yang berkembang.

Sumber: Joglosemarnews

05/06/2026

EVAKUASI WARGA PINGSAN DI ATAS POHON JATI BERHASIL DILAKUKAN

WONOGIRI — Seorang warga berinisial S (65), warga Desa Wonoboyo, Kabupaten Wonogiri, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah mengalami pingsan saat menebang atau memotong pohon jati, Jumat (5/6/2026).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Korban yang sedang berada di atas pohon diduga mengalami kambuhnya vertigo sehingga kehilangan kesadaran dan tidak dapat turun ke bawah.

Mendapat laporan kejadian tersebut, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Wonogiri segera menuju lokasi dan melakukan upaya penyelamatan. Proses evakuasi dilakukan bersama Tim SAR Wonogiri serta dibantu warga setempat.

Setelah dilakukan penanganan dengan hati-hati, korban berhasil diturunkan dari atas pohon dalam keadaan aman dan selamat. Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Proses evakuasi berlangsung lancar berkat kerja sama antara Damkar, Tim SAR, dan masyarakat sekitar.

🙏 Tetap utamakan keselamatan saat melakukan aktivitas di ketinggian. Pastikan kondisi kesehatan dalam keadaan prima untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sumber Abah Doni

Wonoboyo KeselamatanKerja RepostWonogiri BeritaWonogiri InfoKejadianWonogiri

Perangkat Desa Selogiri Desak Pencopotan Camat dalam Audiensi dengan Pemkab WonogiriWONOGIRI – Puluhan perangkat desa se...
05/06/2026

Perangkat Desa Selogiri Desak Pencopotan Camat dalam Audiensi dengan Pemkab Wonogiri

WONOGIRI – Puluhan perangkat desa se-Kecamatan Selogiri yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) mendatangi Pemerintah Kabupaten Wonogiri untuk menyampaikan aspirasi terkait kepemimpinan Camat Selogiri, Fredy Sasono, Jumat (5/6/2026).

Dalam audiensi yang berlangsung di lingkungan Setda Wonogiri, para perangkat desa menyampaikan berbagai keluhan yang selama ini dirasakan. Mereka menilai hubungan kerja antara perangkat desa dan pihak kecamatan sudah tidak berjalan harmonis. Selain itu, muncul p**a keberatan terkait sikap dan perlakuan yang dianggap kurang menghargai perangkat desa, serta pelaksanaan sejumlah program dan kegiatan yang dinilai menambah beban desa.

Perwakilan perangkat desa berharap Pemerintah Kabupaten Wonogiri dapat menindaklanjuti aspirasi tersebut secara objektif dan mengambil langkah yang dianggap terbaik demi menjaga kondusivitas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Selogiri.

Menanggapi tuntutan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri, FX Pranata, menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan telah diterima dan akan dikaji secara menyeluruh. Hasil kajian tersebut nantinya akan dilaporkan kepada Bupati Wonogiri sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan lebih lanjut.

Sementara itu, Fredy Sasono menyatakan menghormati proses yang sedang berjalan dan siap menerima keputusan apa pun yang nantinya ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri.

Perkembangan lebih lanjut terkait hasil audiensi dan tindak lanjut Pemerintah Kabupaten Wonogiri masih menunggu keputusan resmi dari pihak terkait.

Sc joglosemar News

Mie Ayam ceker + Esteh 1$
05/06/2026

Mie Ayam ceker + Esteh 1$

Mending muni rapopo timbang kabeh dadi masalah!!
05/06/2026

Mending muni rapopo timbang kabeh dadi masalah!!

04/06/2026

Lakalantas di Perempatan Jalan Jenderal Sudirman, Wonogiri

Telah terjadi kecelakaan lalu lintas di kawasan perempatan Jalan Jenderal Sudirman, Wonogiri. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka dan telah dievakuasi serta dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak berwenang.

Bagi seluruh pengguna jalan, diimbau untuk selalu berhati-hati dan waspada saat berkendara. Patuhi rambu lalu lintas, kurangi kecepatan saat melintasi persimpangan, serta utamakan keselamatan demi mencegah terjadinya kecelakaan.

Tetap fokus di jalan, jaga jarak aman, dan selalu utamakan keselamatan.

Info masuk

💐 Selamat menempuh hidup baru untuk Ali Sunan & Dwi Setyowati. 💐Sakinah, Mawaddah, Warahmah. Aamiin. 🤍 official  wonogir...
04/06/2026

💐 Selamat menempuh hidup baru untuk Ali Sunan & Dwi Setyowati. 💐

Sakinah, Mawaddah, Warahmah. Aamiin. 🤍

official
wonogiri

SEGERA DAFTAR DAN BISA LANGSUNG DATANG SELEKSI KERJA!SELASA, 9 JUNI 2026DISNAKERIN KAB. WONOGIRIBTPN Syariah membuka kes...
03/06/2026

SEGERA DAFTAR DAN BISA LANGSUNG DATANG SELEKSI KERJA!

SELASA, 9 JUNI 2026
DISNAKERIN KAB. WONOGIRI

BTPN Syariah membuka kesempatan berkarier sebagai Community Officer (CO)

Posisi ini terbuka untuk lulusan SMA/SMK, D3, dan S1, termasuk bagi pencari kerja yang belum memiliki pengalaman. Seluruh kandidat akan mendapatkan pembekalan dan pelatihan kerja dari awal.

Kualifikasi umum:
* Perempuan, usia 18–33 tahun
* Memiliki SIM C dan mampu mengendarai motor manual
* Mampu berkomunikasi dengan baik
* Siap belajar dan bekerja sesuai ketentuan perusahaan

Benefit yang ditawarkan:
Gaji tetap dan insentif, THR 2x gaji, BPJS kesehatan, mess/tempat tinggal, motor operasional, pelatihan kerja, beasiswa S1, serta kesempatan umroh dan ke luar negeri.

Daftar sekarang dan hadir langsung seleksi kerja:
https://bit.ly/LamarCO

kirim CV/Lamaran
email : [email protected]

Mari bergabung dan mulai karirmu di perusahaan yang TEPAT!

ig : / .bankirpemberdaya tiktok :


Address

Wonogiri
57675

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Repost Wonogiri posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Repost Wonogiri:

Share