17/08/2022
PENGUMUMAN!
Buat teman-teman yang pernah mengirim puisi, cerpen, atau karya sastra lain ke Ceentina dan sempat ditayangkan. Saya selaku admin sekaligus owner website tersebut menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena kemungkinan pada Oktober 2022 ini website tersebut akan dihapus dikarenakan hosting yang tidak akan saya teruskan.
Jika karya teman-teman di sana merupakan satu-satunya salinan, silahkan backup secepatnya sebelum hilang.
Sekali lagi mohon maaf dan terima kasih sebesar-besarnya karena pernah menjadi bagian dari keluarga Ceentina dan support teman-teman sekalian selama ini.
Bagian penting sampai batas ini dan sisanya saya mau curhat saja.
Mungkin ada yang penasaran kenapa hosting harus dihentikan. Jawaban singkatnya karena saya sedang tidak punya uang. Harga sewa domain sebenarnya murah, cuma sekitar sejutaan per tiga tahun. Hanya saja tahun ini naik jadi hampir dua juta. Masih tetep murah karena untuk tiga tahun. Cuma dua tahun ini memang Ceentina vakum, salah saya memang karena tidak terlalu aktif lagi mencari karya, tapi di samping itu juga banyak teman-teman penulis yang sudah tidak aktif lagi atau berhenti menulis karena urusan pribadi bahkan sisi yang membuat saya sedih adalah beberapa di antara mereka ada yang meninggal. Semoga Tuhan menerima mereka di sisi-Nya.
Lalu apa yang akan terjadi dengan website Ceentina? Yang akan saya stop adalah hostingnya. Hosting itu ibaratnya tempat data-data seperti template, konten, tulisan, dan gambar-gambar tersimpan. Dan domain atau nama Ceentina.com sendiri tetap akan saya teruskan. Domain itu ibaratnya cuma alamat atau namanya saja. Hanya saja saya belum tahu akan jadi apa nama Ceentina nantinya. Mungkin akan saya biarkan kosong atau sekedar untuk website sederhana yang isinya cuma profil saja. Mungkin juga akan saya alihkan untuk bisnis saya nanti yang belum tahu apa karena memang belum kepikiran. Bisa jadi jualan panci, jualan jasa edit, atau entahlah. Yang jelas hosting akan berhenti dan mungkin akan beralih ke hosting gratisan yang tidak mungkin untuk menampung banyak konten seperti sebelumnya.
Apa akan ada kemungkinan Ceentina yang lama yang bertema sastra akan balik lagi? Sepertinya tidak karena tema sastra memang agak susah untuk berkembang, meski bukan tidak mungkin, ya.
Tapi saya sendiri bisa dibilang capek untuk terus berkecimpung di dunia sastra. Ada kemungkinan kecil bisa balik lagi sih, misalnya kalau saya tiba-tiba punya pendapatan yang bisa dibilang besar dan kembali terpanggil mengurusi sastra lagi. Atau sesederhana punya donatur/sponsor tetap mungkin saya akan kembalikan Ceentina bahkan menjadi lebih profesional.
Well, intinya Ceentina tidak jalan dan ini seperti membuang-buang uang saja. Dilemanya karena saya terlanjur s**a dengan nama Ceentina, itulah kenapa hanya hostingnya yang saya stop dan domainnya tetap saya pertahankan. Domain itu sekarang hampir 200rban per tahun, ya semoga saya tidak akan semiskin itu hingga 200rb tiap tahun saja saya tidak mampu.
Baiklah, mungkin ini yang dinamakan selamat tinggal. Jadi, semoga dengan berakhirnya website Ceentina tidak akan membuat berakhirnya pertemanan kita semua. Sebenarnya semua kalimat dan kata-kata di atas tidak ada yang penting kecuali kata maaf dan teima kasih, karena memang itu yang sebenarnya ingin saya sampaikan. Maaf atas segala kesalahan yang pernah saya perbuat, maaf telah mengecewakan teman-teman semua dengan keputusan ini. Terima kasih kawan atas segalanya. I love you and wish you all the best. Selamat tinggal.