Teknik informatika

Teknik informatika INDOTODAY

Gua jadi bapaknya ngambek asli😭😭“Bapak ini buru-buru pulang dari sawah karena mendengar siaran di Masjid bahwa beliau me...
20/12/2025

Gua jadi bapaknya ngambek asli😭😭

“Bapak ini buru-buru pulang dari sawah karena mendengar siaran di Masjid bahwa beliau meninggal dunia. Sesampainya di rumah sudah banyak warga yang berkumpul bahkan tenda juga sudah disiapkan. Bapak ini bertanya, Kok aku disiarke mati???

Keluarga pun juga kaget!

Hal ini terjadi karena kesalahan identifikasi saat penemuan jenazah di sawah. Ternyata jasad tersebut adalah warga desa sebelah..”

( cr : mukidi_video)

Setelah kedua orang tuanya bercerai, hidup Dimas seolah tak lagi memiliki rumah. Baik Ayah maupun Ibu sama-sama menolak ...
20/12/2025

Setelah kedua orang tuanya bercerai, hidup Dimas seolah tak lagi memiliki rumah. Baik Ayah maupun Ibu sama-sama menolak kehadirannya. Sempat tinggal bersama Ayah, ia diusir. Berharap kasih Ibu, ia pun ditolak mentah-mentah. Di usia yang seharusnya penuh tawa, Dimas justru harus menanggung beban berat sendirian. “Sempat tinggal bersama ayah, tapi diusir,” kata Dimas. Tanpa tempat bernaung, kakinya wajib kuat. Sejak Kelas 2 SMP, sekolah harus ia lupakan. Masalah perut jauh lebih mendesak daripada buku pelajaran. Dimas luntang-lantung di jalanan, menjadi tunawisma, tidur di emperan toko, atau menumpang terlelap di masjid. Sudah tak terhitung jari, ia menahan lapar.

Beruntung, ada uluran tangan kebaikan. Seseorang mengizinkannya menempati kamar kos sederhana berukuran 2x3 meter dengan biaya sewa hanya Rp 100.000 per bulan. Meski kini menunggak dua bulan, pemilik kos tidak mengusirnya. Namun, Dimas bukan tipe remaja yang hanya berpangku tangan. Ia berjuang mati-matian mencari nafkah, bukan untuk biaya sekolah, tapi sekadar untuk makan dan melunasi sewa kos. Setiap hari, tanpa kenal lelah, kakinya melangkah menjualkan ikan cupang milik orang lain. Harga jual per ekor hanya Rp 5.000, dan upah Dimas? Hanya Rp 2.000 per ekor yang laku.

Mirisnya, jika ada ikan yang mati, ia harus menggantinya dengan uang pribadinya. Ada hari di mana ikannya hanya laku satu ekor, dan hari paling laris ia hanya membawa pulang Rp 10.000. Ya Tuhan, sekadar makan saja, rasanya ia harus mengeluarkan seluruh tenaga. Kita mungkin bertanya, mengapa Ayah dan Ibu tega? Ini adalah beban yang seharusnya menjadi tanggung jawab mereka. Namun, di tengah kerasnya hidup, Dimas tidak menyerah pada kepahitan. Di balik tatapan lelahnya, masih ada angan-angan yang ia genggam erat: pendidikan. Ia ingin sekali kelak berprofesi sebagai Tentara.

Dimas, yakinlah, Tuhan punya rencana terbaik. Roda akan selalu berputar. Kisahmu adalah bukti bahwa seseorang bisa menjadi pahlawan bagi dirinya sendiri.

TV Malaysia Kritik Pemerintahan Prabowo dalam Menangani Bencana Sumatera. Netizen: Titik Terendah IndonesiaVideo IG - Be...
20/12/2025

TV Malaysia Kritik Pemerintahan Prabowo dalam Menangani Bencana Sumatera. Netizen: Titik Terendah Indonesia

Video IG - Berita_757

20/12/2025

Sejumlah warga Desa Singkuang, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Kabupaten Mandailing Natal, dilaporkan nyaris membakar Kantor Polsek Muara Batang Gadis pada Sabtu (20/12). Aksi tersebut dipicu kemarahan massa yang juga sempat menggulingkan mobil dinas Polsek MBG yang terparkir di depan kantor.

Amarah warga memuncak setelah seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkoba diamankan oleh warga, termasuk para ibu rumah tangga, karena dianggap telah lama meresahkan masyarakat. Terduga kemudian diserahkan ke Polsek Muara Batang Gadis untuk menjalani proses hukum. Namun, kabar bahwa terduga dilepaskan tak lama kemudian menyebar luas dan memicu kekecewaan mendalam di tengah warga.

Kekecewaan tersebut berubah menjadi aksi protes. Sejumlah warga mendatangi Mapolsek MBG untuk menyuarakan penolakan atas keputusan aparat yang dinilai tidak sejalan dengan keresahan masyarakat. Situasi sempat memanas hingga terjadi pemblokiran jalan penghubung Singkuang–Natal. Warga menilai maraknya peredaran narkoba selama ini belum diimbangi penindakan tegas, sehingga pelepasan terduga pengedar semakin menurunkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Ada yg berani ngusut g neh 🤔Walhi mengkritik keras Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah atas pernyataannya terka...
20/12/2025

Ada yg berani ngusut g neh 🤔

Walhi mengkritik keras Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah atas pernyataannya terkait penyebab
banjir dan longsor.

Walhi menilai Mahyeldi cuci tangan dengan melempar tanggung jawab kepada pemerintah pusat dan Kementerian Kehutanan.

Direktur Eksekutif Walhi Sumbar, Wengki Purwanto, menegaskan gubernur dan Kemenhut sama-sama bertanggung jawab atas krisis ekologis di Sumbar.

la menyebut kebijakan Pemprov Sumbar di bawah kepemimpinan Mahyeldi gagal menjaga hutan dan daerah aliran sungai.

Walhi juga menyoroti rekomendasi izin usaha dan pertambangan yang dikeluarkan Pemprov Sumbar sebagai faktor utama kerusakan lingkungan. Kritik ini menguat di tengah bencana besar yang berdampak luas secara sosial dan ekologis.

Boleh apa enggak jadinya???🤔🤔🤔
20/12/2025

Boleh apa enggak jadinya???🤔🤔🤔

Presiden Prabowo Subianto menyinggung pencapaian kontingen Indonesia di SEA Games 2025 Thailand yang telah memperoleh 91...
20/12/2025

Presiden Prabowo Subianto menyinggung pencapaian kontingen Indonesia di SEA Games 2025 Thailand yang telah memperoleh 91 medasi emas hingga Jumat (19/12/2025) malam. 

Hal ini ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam kegiatan Gelaran Akad Serentak Rumah Subsidi se-Indonesia di Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025). 

Prabowo mula-mula menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang turut hadir dalam acara tersebut atas prestasi kontingen Indonesia dalam SEA Games 2025 Thailand. 
  
Prabowo mengaku bangga dengan pencapaian tersebut. Akan tetapi, sambil bercanda, ia mengaku merasa pusing dengan bonus yang akan diberikan kepada para peraih medali emas. 
       
📰: Tirto.id

Pasca banjir bandang di Sumatra, seorang pengusaha datang ke kampung halamannya untuk mengecek kayu gelondongan berusia ...
20/12/2025

Pasca banjir bandang di Sumatra, seorang pengusaha datang ke kampung halamannya untuk mengecek kayu gelondongan berusia ratusan tahun yang terseret arus. Kayu tersebut disebut bernilai tinggi dan setara harga emas.

Gmn kata kalian pren?

🎥 : Erman Tale Daulay

Penemuan butiran yang diduga emas di halaman rumah warga usai banjir di sejumlah wilayah memicu sorotan. Temuan ini menu...
20/12/2025

Penemuan butiran yang diduga emas di halaman rumah warga usai banjir di sejumlah wilayah memicu sorotan. Temuan ini menumbuhkan dugaan aktivitas tambang emas ilegal di Aceh berkontribusi terhadap banjir bandang. Data WALHI Aceh mencatat luas tambang naik dari 6.805 hektar pada 2023 menjadi 8.107 hektar di 2024, tersebar di Aceh Barat, Nagan Raya, Pidie, Aceh Jaya, hingga Aceh Besar. Penemuan serupa juga muncul di aliran Sungai Garoga dan Naga Juang, Mandailing Natal. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan tengah memeriksa indikasi tambang, termasuk di sekitar operasi Martabe, serta dampaknya di wilayah terdampak. Di media sosial, warganet berkomentar, “di balik musibah alahmdulillah ada rezeki” dan “ semoga bisa buat beli rumah lagi”.

Di balik kesuksesan Teuku Markam, terdapat kisah suram yang dialaminya. Bermula saat runtuhnya pemerintahan Orde Lama ya...
20/12/2025

Di balik kesuksesan Teuku Markam, terdapat kisah suram yang dialaminya. Bermula saat runtuhnya pemerintahan Orde Lama yang digantikan dengan pemerintah Orde Baru.

Ia dituduh terlibat dalam G30S/PKI, koruptor, dan Soekarnoisme. Hal ini yang membuatnya dijebloskan ke dalam sel tanpa proses pengadilan yang berlangsung sejak tahun 1966.

Selama hukumannya, ia sempat dipindahkan penjaranya beberapa kali. Pada tahun 1972, Teuku Umar jatuh sakit dan dirawat di RSPAD Gatot Subroto selama dua tahun.

Setelah dirawat selama dua tahun, ia akhirnya dibebaskan pada tahun 1974. Menariknya, ia dibebaskan begitu saja tanpa tanpa adanya kompensasi dari pemerintahan Orde Baru.

Pada 14 Agustus 1966, seluruh aset yang dimiliki Teuku Markam diambil alih oleh Soeharto selaku Ketua Presidium Kabinet Ampera. Setelahnya, aset-aset tersebut dikelola PT PP Berdikari di bawah pimpinan Suhardiman namun atas nama pemerintah Republik Indonesia.

Sebelum meninggal dunia pada tahun 1985, Teuku Markam sempat mendirikan usaha baru dengan nama PT Marjaya. Usaha ini berfokus menggarap proyek-proyek dari Bank Dunia untuk pembangunan infrastruktur di Aceh dan Jawa. Barat.

Namun, pemerintahan Orde Baru tidak mau meresmikan proyek-proyek raksasa yang dikerjakan oleh PT Marjaya. Hingga akhirnya Teuku Markam meninggal di Jakarta akibat komplikasi berbagai penyakit.

Demikian penjelasan mengenai profil singkat Teuku Markam yang dikenal sebagai penyumbang emas pada tugu Monas. Semoga bisa menambah wawasan baru ya detikers.

  Seorang warganet bernama Tahara, warga Aceh Tamiang, melaporkan kehilangan mobil miliknya yang diduga hilang saat dipa...
20/12/2025

Seorang warganet bernama Tahara, warga Aceh Tamiang, melaporkan kehilangan mobil miliknya yang diduga hilang saat diparkir di depan Hotel Morielisa. Peristiwa tersebut terjadi di tengah kondisi pascabanjir, ketika kendaraan masih dalam keadaan berlumpur dan belum sempat dibersihkan akibat terdampak genangan air.

Menurut keterangan Tahara, mobil tersebut sebelumnya terparkir dengan kondisi ban kempes dan badan kendaraan masih dilapisi lumpur. Ia menduga mobil tersebut didorong atau ditarik menggunakan towing oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kejadian ini menambah beban psikologis korban, mengingat warga setempat masih berjuang memulihkan kondisi pascabanjir.

“Belum kering lumpur di rumah kami bersihkan, sudah kejadian lagi mobil hilang. Sangat disayangkan masih ada orang yang tega memanfaatkan situasi seperti ini,” tulis Tahara dalam unggahan permintaan bantuan di media sosial.

Adapun kendaraan yang hilang adalah Toyota Kijang Innova tipe G A/T, berwarna hitam metalik, dengan nomor polisi B 1033 TZD. Korban berharap masyarakat di wilayah Aceh Tamiang, Binjai, hingga Medan dapat membantu memberikan informasi apabila melihat atau mengetahui keberadaan kendaraan tersebut. Ia juga menjanjikan imbalan yang sesuai bagi siapa pun yang dapat memberikan informasi akurat, serta mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada pihak berwajib jika menemukan kendaraan dengan ciri-ciri tersebut.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid akhirnya buka suara terkait informasi terkait pelarangan TV nas...
30/08/2025

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid akhirnya buka suara terkait informasi terkait pelarangan TV nasional oleh pemerintah yang beredar luas di masyarakat, khususnya di media sosial.
Surat yang mengatasnamakan Komisi Penyiaran Daerah (KPID) Provinsi DKI Jakarta itu melarang lembaga penyiaran untuk memberitakan demo DPR yang bermuatan kekerasan secara berlebihan. KPID juga meminta untuk tidak menayangkan siaran atau liputan yang bernuansa provokatif, eksploitatif dan eskalatif kemarahan masyarakat.

Berdasarkan lampirannya, surat tersebut dialamatkan kepada seluruh TV nasional dan radio. Hal itu sontak ramai diperbincangkan warganet.

Melalui stories Instagram miliknya, Meutya meluruskan dan menegaskan bahwa informasi tersebut sebagai hoax alias berita palsu.

“Tidak benar pemerintah melarang meliput demonstrasi. Faktanya seluruh layar TV nasional hari ini menyiarkan panjang liputan terkait aksi demonstrasi di berbagai titik. Pun dengan radio,” tulis Meutya dilihat detikINET, Sabtu (30/8/2025).

Address

Yogyakarta City

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Teknik informatika posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Teknik informatika:

Share