25/05/2026
[KABAR UGM]
UKT Makin Mahal hingga Upah Dosen Tidak Layak, Saatnya Mahasiswa dan Dosen Beraliansi
Suara Muda Kelas Pekerja (SMKP), Serikat Pekerja Kampus (SPK), Serikat Pekerja Gadjah Mada (SEJAGAD), dan FISIPOL Corner menggelar diskusi publik yang bertajuk “Buruh Kampus Berserikat! Melawan Eksploitasi, Membangun Solidaritas” di Selasar Barat Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (18/5) sore. Forum diskusi tersebut digelar sebagai respons atas maraknya komersialisasi pendidikan tinggi yang berdampak pada melonjaknya Uang Kuliah Tunggal (UKT) serta penerapan iuran pengembangan institusi yang dinilai memberatkan mahasiswa. Kegiatan diskusi tersebut menghadirkan beberapa narasumber, di antaranya Joko Susilo, Nabiyla Risfa Izzati, Dika Ayu Wulandari, dan Gloria Evanda Fiko.
Mulanya, Nabiyla Risfa Izzati selaku perwakilan SEJAGAD menyoroti pentingnya membangun kesadaran bahwa dosen, tenaga kependidikan, hingga pekerja kampus lainnya pada dasarnya merupakan bagian dari buruh kampus. “Suatu hal yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana konsepsi dosen sebagai profesi agung menimbulkan pertanyaan: untuk apa dosen harus berserikat?,” tanya Nabiyla. Menurutnya, konsepsi umum ini perlu ditinjau kembali mengingat dosen pada dasarnya merupakan pekerja yang dipekerjakan oleh pihak kampus. “Istilah profesi agung ini seringkali menganggap bahwa dosen merupakan posisi yang prestisius dan mapan. Padahal, sebenarnya, dosen juga merupakan pekerjaan yang di dalamnya terdapat relasi kuasa antara pemberi kerja dan penerima kerja,” ujar dosen Fakultas Hukum (FH) UGM tersebut.
_______________________________
Simak selengkapnya di: https://bpmfpijar.com/ukt-makin-mahal-hingga-upah-dosen-tidak-layak-saatnya-mahasiswa-dan-dosen-beraliansi/
_______________________________
Penulis: Mirelle Valeska Wattimena, Noah Tan Yoong Ern
Ilustrator: Noah Tan Yoong Ern
Editor: Agito Yacobson Sitepu