19/03/2025
INDONESIA DARURAT PENDIDIKAN! Kementerian Dalam Negeri memaparkan data soal jumlah penduduk Indonesia, dari jumlah penduduk Indonesia 278 juta jiwa*, yang paling mendominasi dari segi tingkat pendidikan masih dipegang oleh lulusan SMA/SMK (tahun 2023)
Persentase penduduk berdasarkan pendidikan per 31 Desember 2023:*
- SMA/SMK 58,5 juta jiwa (21,1 persen);
- D1 dan D2 1,09 juta jiwa
- D3 3,6 juta jiwa
- S1 12,4 juta jiwa (4,5 persen);
- S2 882 ribu jiwa (0,3 persen);
- S3 63,3 ribu jiwa (0,02 persen),
Bahkan yang tidak atau belum sekolah lebih mendominasi lagi mencapai 67 juta jiwa penduduk*
- SD 63 juta (23,4 persen);
- belum tamat SD 30,6 juta (11,14 persen);
- tidak/belum sekolah 67 juta (23,61 persen)
Padahal dari tahun ke tahun anggaran pendidikan Indonesia selalu naik.*
- Tahun 2022: Rp542,8 triliun,
- Tahun 2023: Rp612,2 triliun, dan
- Tahun 2024: Rp660,8 triliun
Sumber Data:*
Dukcapil Kemendagri Tahun 2023
_______________________
"Pendidikan adalah koentji. Presiden Gus Dur berkata 'Yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan', saya ingin menambahkan kata 'dan Pendidikan'. Sedih rasanya dari 278 jt penduduk Indonesia hanya 4,5% lulusan S1 dan lulusan S2 hanya 0,3% menurut data Kemendagri (2023). Dan faktor terbesar putus sekolah yakni soal ekonomi keluarga. PR besar bangsa Indonesia; pemerintah & kita semua. Agar menjadi bangsa yang cerdas dan tidak mudah dibodohi. Yang lebih mementingkan otak daripada otot dan perut. Bagi punya dana, beri bantuan beasiswa nya, tidak melulu dari pemerintah. Yang punya privilage, beri bantuan jalan nya." kata Seto Galih Pratomo, pada acara TVRI Kita Bicara 'Pendidikan'
________________________
SEGAPMedia Group
CV. Pemimpi SEGAP Pustaka
~Students Media for Indonesia~