29/12/2025
Hari Ini dalam Sejarah Penerbangan (28 Desember): 2014.
Kecelakaan pesawat Indonesia AirAsia penerbangan 8501.
Sebuah Airbus A320 mengalami stall (kehilangan daya angkat) lalu jatuh dari ketinggian 38.000 kaki, menewaskan 162 orang, setelah para pilot kehilangan kendali saat upaya yang keliru untuk me-reset komputer pesawat.
Pesawat Airbus A320 tersebut membawa 162 orang, berangkat dari Surabaya, Indonesia, dengan tujuan Bandara Changi, Singapura.
Hampir satu jam setelah lepas landas, pesawat yang berada di ketinggian 32.000 kaki tiba-tiba naik hingga 38.500 kaki hanya dalam 54 detik, sebelum mengalami deep stall dan berputar ke kiri. Kurang dari tiga menit kemudian, pesawat menghantam Laut Jawa, menewaskan seluruh penumpang dan awak di dalamnya.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menemukan adanya gangguan pada rudder limiter unit (perangkat yang membatasi sudut maksimum kemudi ekor). Gangguan ini sebenarnya bukan kerusakan kritis, namun karena sering muncul, kapten merasa terganggu lalu melakukan reset pada pemutus sirkuit FAC. Tindakan ini menyebabkan autopilot terlepas, sehingga pesawat miring 54 derajat ke kiri.
Kopilot kemudian melakukan koreksi berlebihan ke arah kanan sambil menarik hidung pesawat ke atas, yang akhirnya menyebabkan stall. Kapten berusaha mengoreksi dengan menekan hidung pesawat ke bawah, namun karena sistem dual input side-stick Airbus, kedua input tersebut saling meniadakan. Kondisi ini dikenal sebagai “masalah kendali side-stick”, yang juga pernah terjadi pada Air France penerbangan 447, sebuah kecelakaan dengan karakteristik serupa.
Scr : Aviation Review Material