04/01/2026
Menteri Keuangan Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa akan menarik kembali Rp75 triliun dana pemerintah, yang sebelumnya akan ditempatkan di bank milik negara atau Himbara. Menteri Keuangan, mengatakan dana tersebut akan kembali dialokasikan untuk belanja pemerintah pusat dan transfer ke pemerintah daerah. Selain itu, Purbaya menilai penempatan dana ke bank dinilai kurang efektif. Dana ini akan ditarik dari sistem, tetapi segera dibelanjakan kembali, langsung ke dalam ekonomi. Jadi tidak akan mengganggu jumlah uang yang beredar dan justru akan memiliki efek multiplikatif positif melalui belanja pemerintah.
Empat bulan menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya pada awal jabatan telah menempatkan Rp276 triliun dana kas pemerintah ke enam bank milik negara. Penempatan dana itu awalnya bertujuan mendorong penyaluran kredit bank, serta mendukung pertumbuhan ekonomi. Purbaya menyebut sebagian dana telah ditarik karena dampaknya pada penyaluran kredit tidak seoptimal yang diharapkan, akibat kurangnya sinergi kebijakan dengan BI.
Dalam keterangan terpisah, BI menyatakan pertumbuhan kredit pada 2025 terbilang lesu karena permintaan kredit rendah, jauh di bawah kapasitas penyaluran kredit bank. Pertumbuhan kredit sepanjang 2025 diperkirakan berada di bawah target tahunan 8β11%, setelah pertumbuhan kredit pada November hanya tumbuh 7,74% secara tahunan. BI sentral menambahkan, perusahaan cenderung menunggu dan mengandalkan pendanaan internal karena biaya pinjaman yang tetap tinggi.
Menurut kamu akankah langkah ini akan efektif untuk mendorong perekonomian nasional?
π Join ke channel Telegram buat dapetin insight lainnya! Klik link di bio.
Disclaimer: Konten ini dibuat dengan tujuan informasi dan edukasi, bukan merupakan rekomendasi untuk jual, beli, atau hold suatu saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.