31/07/2026
Ribuan mahasiswa front Gerakan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya Se-indonesia (GPM-I) bersama front anti militerisme dan investasi, menuntut KEMENHAN usut tuntas kasus pelanggaran HAM di Papua.
Puluhan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Front Gerakan Pelajar-Mahasiswa Intan Jaya se-Indonesia bersama Front Anti Militerisme menggelar demonstrasi di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (30/7/2027).
Mereka menuntut pengusutan secara tuntas kasus dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.
Salah satu ruas di Jalan Medan Merdeka Selatan sempat ditutup selama demonstrasi berlangsung dan kembali dibuka pada pukul 17.20 WIB setelah massa membubarkan diri.
Selain persoalan HAM, para demonstran juga menyuarakan penolakan terhadap izin pertambangan di Blok Wabu, Intan Jaya. Mereka menilai kehadiran perusahaan tambang berpotensi menimbulkan konflik baru dan merugikan masyarakat adat setempat.
“Kemudian juga ada beberapa poin yang kita sampaikan juga di Intan Jaya sendiri ada Blok Wabu. Itu juga perizinan itu ditolak,” katanya.
Aksi tersebutberlangsung dalam situasi kondusif. Massa yang memadati kawasan Patung Kuda menyampaikan orasi dan membentangkan spanduk tuntutan mereka.
Usai menyampaikan aspirasi, massa secara tertib membubarkan diri sekitar pukul 17.26 WIB. Jalan Medan Merdeka Selatan yang sebelumnya ditutup untuk pengalihan arus lalu lintas, kembali dapat dilalui kendaraan bermotor.