Suara Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah Majalah Suara Muhammadiyah adalah majalah resmi Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Sejak tahun 1333 H / 1915 M. Dirintis oleh Haji Fachrodin dan KH.
(47)

Ahmad Dahlan

Mission: Syiar Islam Berkemajuan

Operating as usual

Ibnu Said al-Maghribi, seorang ahli sejarah, geografi, dan antologi. Tetapi namanya masyhur sebagai penyair Andalusia
04/09/2020
Ibnu Said Al-Maghribi: Intelektual Multidisiplin dari Andalusia

Ibnu Said al-Maghribi, seorang ahli sejarah, geografi, dan antologi. Tetapi namanya masyhur sebagai penyair Andalusia

Nama lengkapnya Abu al-Hasan Ali bin Musa bin Muhammad bin Abdul Malik bin Said al-Maghribi. Ia lebih dikenal dengan Ibnu Said al-Maghribi. Seorang ahli sejarah, geografi, dan antologi. Tetapi namanya masyhur sebagai penyair Andalusia. Ibnu Said lahir pada 1231 M/610 H di sebuah perkampungan dekat k...

Fenomena AntisainsAntisains adalah kecenderungan untuk mengabaikan dasar-dasar ilmiah dalam memutuskan sesuatu. Antisain...
04/09/2020
Fenomena Antisains

Fenomena Antisains

Antisains adalah kecenderungan untuk mengabaikan dasar-dasar ilmiah dalam memutuskan sesuatu. Antisains juga berarti mementahkan pendapat yang sudah terbukti ilmiah dengan menggunakan prasangka, mitos, atau agama.

Ada sebagian orang mengatakan bahwa virus corona tidak akan menyerang orang yang selalu berwudhu. Ada pula yang menganjurkan untuk selalu membaca salawat untuk mencegah virus corona. Itu adalah dua contoh semangat antisains. Berwudhu tidak cukup untuk menangkal virus corona, dan salawat adalah sarana untuk mendoakan Nabi Muhammad saw, memberi penghormatan pada beliau sesuai perintah Allah dalam AlQur’an. Salawat adalah sarana kita mencintai Rasulullah agar kita senantiasa ingat untuk menjalankan meneladani akhlaq atau sunnah beliau.

Beberapa waktu lalu ada penolakan dari beberapa kepala sekolah di Kebumen terhadap program imunisasi MR untuk para siswa sekolah dengan alasan imunisasi itu mengakibatkan efek samping tertentu. Para kepala sekolah tidak berpegang kepada data ilmiah melainkan hanya kepada rumor yang tdak jelas kebenarannya.

Hingga saat ini masih ada sekelompok orang yang mempercayai bahwa bumi itu datar. Umat Islam yang percaya kepada isu ini mencari ayat Quran dalam surat Alghasyiyah/88:20 sebagai dalil pemebanrnya. Ayat itu berbunyi: “….dan bumi, bagaimana ia dihamparkan.” Jelas mereka yang mempercayai bumi datar tidak memahami ilmu Balaghah.

Pemerintah Amerika Serikat di bawah Donald Trump memiliki kecenderungan anti-sains. Ia berulangkali mengatkan bahwa virus corona tidak ada, dan hanya rekayasa pemerintah Cina. Ia juga menolak mengenakan masker saat mengadakan kunjungan kerja.

Presiden Jokowi juga mengidap kecenderungan antisains, saat ia memberlakukan pelonggaran PSBB tanpa mendasarkan pada statistik penyebaran pandemic. Ia hanya berdasarkan perhitungan ekonomi. Akibat dari sikap antisains pemerintahan Jokowi, pandemic covid-19 masih merajalela di Indonesia.

Sebagai orang beriman, kita harus bertindak dengan dasar ilmu pengetahuan. Nabi bersabda, “barangsiapa ingin sukses di dunia, ia harus kuasai ilmunya. Barangsiapa ingin sukses di akherat, ia harus kuasai ilmunya, dan barangsiapa ingin sukses dua-duanya, ia harus kuasai ilmunya.” Mereka yang anti ilmu akan menjadi orang yang tersesat. Tersesat di dunia dan tersesat di akherat. Nauzubillah

Oleh: Abduh Hisyam يَرۡفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مِنكُمۡ وَٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡعِلۡمَ دَرَجَٰتٖۚ Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa ...

Abdul Mu’ti: Guru Besar adalah Awal BelajarDalam orasi ilmiah dengan judul “Pendidikan Agama Islam yang Pluralistis: Bas...
04/09/2020
Abdul Mu’ti: Guru Besar adalah Awal Belajar

Abdul Mu’ti: Guru Besar adalah Awal Belajar

Dalam orasi ilmiah dengan judul “Pendidikan Agama Islam yang Pluralistis: Basis Nilai dan Arah Pembaruan” Sekretaris Umum PP Muhammadiyah tersebut menyampaikan, pluralitas merupakan realitas yang terbentang di alam semesta. Manusia berbeda-beda secara basyariah (fisik), syuubiyah (suku bangsa), dan diniyyah (agama) karena sebab-sebab alamiyah, ilmiah, dan amaliyah. Pluralitas atau kemajemukan memiliki pengertian yang kurang lebih sama dengan tanawwu, ikhtilaf, taaddud (Arab), diversity dan plurality (Inggris).

Secara umum masyarakat Indonesia hidup dalam nuansa yang rukun dan damai. Masyarakat yang berbeda-beda tersebut hidup secara berdampingan dengan rukun dan damai. Kerukunan adalah DNA bangsa Indonesia. Di berbagai forum Internasional, Indonesia adalah model sekaligus champion dalam hal mengelola keragaman budaya dan agama.

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - “Menjadi guru besar adalah awal saya belajar,” ucap Abdul Mu’ti saat penyampaian orasi ilmiah atas pengukuhan Guru Besar bidang Ilmu Pendidikan Agama Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu, 2 September 2020. Acara tersebut dihadi...

Islamofobia adalah hegemoni kesiangan di abad modern, dan membangunkan publik dari tidur yang terlampau nenyak ini tidak...
03/09/2020
Islamofobia Kesiangan

Islamofobia adalah hegemoni kesiangan di abad modern, dan membangunkan publik dari tidur yang terlampau nenyak ini tidak lain dengan tetap terus menghadirkan Islam sebagai kekuatan sosial yang damai, adil dan rahmat bagi segalanya

Oleh: Muh. Akmal Ahsan Catatan ini dituliskan pasca beberapa waktu lalu, Malmo, Ibu Kota Swedia berkecamuk, kerusuhan demonstran akibat kemarahan atas pembakaran al-Qur’an. Ummat muslim, yang sebagiannya merupakan imigran turut pula mengamuk. Mereka membakar ban, melempari polisi, pula bentuk keke...

Belajar Menulis dari Haedar Nashir
02/09/2020
Belajar Menulis dari Haedar Nashir

Belajar Menulis dari Haedar Nashir

Cristoffer Veron Purnomo Bangsa ini sesungguhnya memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah. Pada waktu yang sama, bangsa ini juga di anugerahi oleh Tuhan berupa lahirnya para intelektual yang memiliki peran dan jawatan relevan bagi kemajuan bangsa. Banyak sekali intelektual dilahirkan di negeri in...

Walaupun memiliki kesibukan sebagai Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, namun Mas Mu’ti mampu meraih gelar Guru Besar denga...
02/09/2020
Prof Abdul Mu’ti di Mata Para Kolega

Walaupun memiliki kesibukan sebagai Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, namun Mas Mu’ti mampu meraih gelar Guru Besar dengan cm yang tinggi, bukan GBHN alias Guru Besar Hanya Nama

JAKARTA. Al-Wasat bekerjasama dengan Genial.Id mengadakan acara Diskusi Virtual Jelang Pengukuhan Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed dengan tema “Jalan Panjang Mewujudkan Pendidikan yang Pluralistis” pada Selasa (1/9), tepat sehari sebelum Prof Abdul Mu’ti dikukuhkan secara resmi sebagai Guru Besar...

Ketua Ranting 'Aisyiyah saja S3, apalagi Cabang, Daerah, sampai Pusat
01/09/2020
Ketua Ranting ‘Aisyiyah Ini Berhasil Raih Gelar Doktor

Ketua Ranting 'Aisyiyah saja S3, apalagi Cabang, Daerah, sampai Pusat

PRINGSEWU, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Pringsewu Timur patut berbangga hati, pasalnya ketuanya meraih gelar Doktor dalam bidang bahasa Inggris untuk anak. Mengikuti sidang scara virtual zoom, Iin Inawati melaksanakan ujian promosi doktor di pascasarjana Universitas Pendidikan...

Muhammadiyah Kecam Pembakaran Al-Qur’an di Norwegia-SwediaSerangkaian demonstrasi anti muslim yang berujung kerusuhan da...
01/09/2020
Muhammadiyah Kecam Pembakaran Al-Qur’an di Norwegia-Swedia

Muhammadiyah Kecam Pembakaran Al-Qur’an di Norwegia-Swedia

Serangkaian demonstrasi anti muslim yang berujung kerusuhan dan bahkan pembakaran kitab suci Al-Qur’an terjadi di Swedia dan Norwegia akhir pekan kemarin. Aksi ini disebut karena meningkatnya sentimen anti imigran asal Timur Tengah.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengecam keras tindakan pembakaran Al-Quran dan penghinaan kepada Nabi Muhammad yang dilakukan kelompok orang yang menamakan diri Stop Islamization of Norway (SIAN) di dekat parlemen Norwegia pada Sabtu (29/8). Sementara dalam demo di Swedia, Al-Qur’an dirobek dan diludahi salah seorang demonstran.

“Aksi demonstrasi anti-Islam di Norwegia yang berakhir ricuh itu menunjukkan sikap Islamofobia yang sangat buruk di era modern yang semestinya menjunjung tinggi perbedaan agama, ras, suku bangsa, dan golongan apapun,” kata Ketua Umum PP Muhammadiyah

Hal ini terlihat ironi. Apalagi aksi tersebut dilakukan di negara yang dikenal paling toleran. Terlebih, Swedia merupakan negara asal Alfred Nobel yang memberikan penghargaan kepada pihak yang berkontribusi menjaga perdamaian.

PP Muhammadiyah menghargai negara-negara Islam dan pihak lain yang menyampaikan protes atas tindakan anarkis tersebut. “Meski begitu, Muhammadiyah mengimbau agar umat Muslim tidak terpancing dan menjunjung tinggi perdamaian,” ujar Haedar Nashir.

YOGYAKARTA. Serangkaian demonstrasi anti muslim yang berujung kerusuhan dan bahkan pembakaran kitab suci Al-Qur’an terjadi di Swedia dan Norwegia akhir pekan kemarin. Aksi ini disebut karena meningkatnya sentimen anti imigran asal Timur Tengah. Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengecam keras tindakan p...

Sejarah Ketuhanan Yang Maha EsaOleh Hajriyanto Y. ThohariJudul ini bisa misleading dengan judul buku Karen Armstrong Sej...
31/08/2020
Sejarah Ketuhanan Yang Maha Esa

Sejarah Ketuhanan Yang Maha Esa

Oleh Hajriyanto Y. Thohari

Judul ini bisa misleading dengan judul buku Karen Armstrong Sejarah Tuhan (aslinya A History of God). Tulisan ini alih-alih membahas sejarah pencarian manusia akan Tuhan, melainkan hanya membicarakan sejarah kata, atau tepatnya, frase Ketuhanan Yang Maha Esa. Kata ini penting dan sentral sekali bagi kita bangsa Indonesia karena merupakan Sila Pertama dari dasar negara kita Pancasila. Begitu penting dan sentralnya Sila Pertama ini sampai Mohammad Hatta, salah seorang dari dua Proklamator kemerdekaan Indonesia, menyatakan sebagai sila yang memimpin empat sila-sila yang lainnya.

Frase Ketuhanan Yang Maha Esa itu sendiri sebenarnya baru kita miliki pada tanggal 18 Agustus 1945, yaitu ketika Mohammad Hatta dibantu oleh Kasman Singodimedjo dan Teuku Mohammad Hasan melobi Ki Bagus Hadikusumo (tiga nama terakhir ini semuanya pimpinan Muhammadiyah) untuk mencoret Tujuh Kata dalam Mukaddimah Piagam Jakarta “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya”. Keempat tokoh penting bangsa itu kemudian “bersepakat” mencoret Tujuh Kata tersebut dan menggantinya dengan Yang Maha Esa sehingga akhirnya menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Mulai saat itulah frase “Ketuhanan Yang Maha Esa” lahir dan menjadi sangat populer dan familier dengan bangsa Indonesia. Saking sedemikian populernya sampai ketika disingkat dengan Tuhan Y.M.E. saja orang Indonesia dipastikan sudah tahu apa kepanjangannya. Boleh dijamin frase ini tidak begitu familier dengan bangsa-bangsa lain manapun di dunia ini. Orang Amerika cukup hanya menyebut Tuhan (God) saja seperti yang tertulis pada mata uang dolar yang perkasanya bukan main itu: “In God we trust”. Bangsa Amerika menyebut God saja tanpa kualifikasi God yang seperti apa. Walhasil, kata Ketuhanan Yang Maha Esa itu dalam perkembangannya menjadi khas Indonesia.

Tidak seperti yang diduga oleh banyak orang, kata Tuhan tidak pernah digunakan oleh orang Jawa dalam Bahasa Jawa. Orang Jawa sebagai bagian terbesar dari rakyat Indonesia, misalnya, menyebut Tuhan lebih sering dengan menggunakan kata Gusti Allah, Pangeran Ingkang Maha Kuwaos, Pangerang Ingkang Murbeng Dumadi, atau Gusti Ingkang Akaryo Jagad. Kata Tuhan sebelumnya tidak akrab dengan orang Jawa. Kecuali ketika belakangan mereka berbicara dalam Bahasa Indonesia.

Sejarah Ketuhanan Yang Maha Esa Oleh Hajriyanto Y. Thohari Judul ini bisa misleading dengan judul buku Karen Armstrong Sejarah Tuhan (aslinya A History of God). Tulisan ini alih-alih membahas sejarah pencarian manusia akan Tuhan, melainkan hanya membicarakan sejarah kata, atau tepatnya, frase Ketuha...

PDM Bantul Dukung Bulogmu, Serentak Buka 5 Stock Point dan 14 Agen BaruAhad penghujung Agustus ini menjadi hari yang pro...
31/08/2020
PDM Bantul Dukung Bulogmu, Serentak Buka 5 Stock Point dan 14 Agen Baru

PDM Bantul Dukung Bulogmu, Serentak Buka 5 Stock Point dan 14 Agen Baru

Ahad penghujung Agustus ini menjadi hari yang produktif bagi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bantul. Betapa tidak, PDM Bantul mencanangkan berbagai agenda dalam penguatan dakwah persyarikatan.

Dalam hal ini PDM Bantul melalui Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) kembali memanen singkong kualitas unggul yang menjadi program penguatan petani setempat. Selain panen singkong, juga dilakukan penandatanganan pembukaan 14 outlet agen Bulogmu di 5 kecamatan secara serentak.

Stock Point Bulogmu yang baru dibuka tersebut diantaranya Pandak Barat, Bantul, Imogiri, Srandakan, dan Bambanglipuro.

Bulogmu dapat menggerakan dakwah kegiatan ekonomi PDM dan mengembangkan Bulogmu dalam kerangka dakwah. Karena potensi jamaah Muhammadiyah sangat besar dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, dengan Bulogmu dapat mendukung antar tetanga melalui belanja di agen-agen Bulogmu.

Perkembangan agen-agen Bulogmu di DIY sangat luar biasa dalam dua bulan sejak adanya Bulogmu. “Ini energi positif dalam membangun kekuatan ekonomi di persyarikatan.

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Ahad penghujung Agustus ini menjadi hari yang produktif bagi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bantul. Betapa tidak, PDM Bantul mencanangkan berbagai agenda dalam penguatan dakwah persyarikatan. Dalam hal ini PDM Bantul melalui Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) kembali ...

Sekolah Bidan Pertama di Indonesia Bertransformasi Menjadi Unisa SurakartaTerbentuknya Universitas ‘Aisyiyah Surakarta m...
30/08/2020
Sekolah Bidan Pertama di Indonesia Bertransformasi Menjadi Unisa Surakarta

Sekolah Bidan Pertama di Indonesia Bertransformasi Menjadi Unisa Surakarta

Terbentuknya Universitas ‘Aisyiyah Surakarta merupakan perjalanan perjuangan yang sangat panjang yang berawal dari perintis kami di tahun 1966 mendirikan Sekolah Bidan ‘Aisyiyah yang merupakan Sekolah Bidan pertama di Indonesia.

Terbentuknya Universitas ‘Aisyiyah ini adalah wujud komitmen dalam mengembangkan Amal Usaha ‘Aisyiyah. Dalam bersyiar dan berdakwah mencetak kader Muhammadiyah ‘Aisyiyah dan adalah kebanggaan karena lahirnya Universitas ‘Aisyiyah Surakarta merupakan perguruan tinggi satu-satunya yang dikelola organisasi perempuan di Kota Surakarta dan Jawa Tengah.

Dalam upaya mengembangkan pendidikan pada level tertinggi yakni Universitas ‘Aisyiyah di Surakarta ini telah dilakukan perubahan bentuk dengan menambahkan 4 program studi yakni Prodi Sarjana Kewirausahan, Program Studi Sarjana Manajemen Ritel, Prodi Sarjana Administrasi Rumah Sakit, serta Prodi Sarjana Sience dan TI.

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - “Terbentuknya Universitas ‘Aisyiyah Surakarta merupakan perjalanan perjuangan yang sangat panjang yang berawal dari perintis kami di tahun 1966 mendirikan Sekolah Bidan 'Aisyiyah yang merupakan Sekolah Bidan pertama di Indonesia.” Hal tersebut disampaikan oleh R...

Khilafah di Mata Buya Hamka: Islam Adalah Esensi Nilai, Bukan Sistem PolitikDalam wacana keagamaan, istilah khilafah ter...
29/08/2020
Khilafah di Mata Buya Hamka: Islam Adalah Esensi Nilai, Bukan Sistem Politik

Khilafah di Mata Buya Hamka: Islam Adalah Esensi Nilai, Bukan Sistem Politik

Dalam wacana keagamaan, istilah khilafah terbagi dalam lima kategori. Pada konsep teologis yang tergambar dalam Tafsir Hamka QS. Al-Baqarah ayat 30 mengenai term khilafah terbagi menjadi dua bagian. Pertama, khilafah yang merujuk pada pengganti makhluk sebelumnya. Menggantikan peran makhluk-makhluk sebelumnya yang sudah musnah dan terpinggirkan peranannya di dunia. Kedua, sebagai pengganti dar Allah. Agar manusia dapat memegang amanah mengelola bumi dan seisinya.

Hamka tidak menegaskan makna yang paling benar. Dia terbuka atas kedua tafsiran tersebut dan membenarkan keduanya. Di dalam Quran juga memberikan pengertian lain mengenai khilafah sebagai pengganti Nabi yang memimpin dan membimbing umat, yaitu khilafah dalam arti kepemimpinan.

Lalu, khilafah sebagai realitas historis. Kenyataan historis menunjukkan bahwa sistem pemerintahan pasca kenabian tidak tunggal, mulai dari khulafaurrasyidin hingga Turki Usmani. Sistemnya berbeda dan tidak sepenuhnya sama.

Dari konsep ideologis, khalifah adalah pemegang otoritas tertinggi keagamaan, sebagai pemimpin bagi jamaah dan khilafah sebagai konsep politik. Seperti yg diwacanakan oleh Hisbut Tahrir bersamaan dengan khilafah dalam konsep sebagai wacana politik merupakan gagasan tandingan bagi demokrasi dan nasionalisme.

Dalam tafsirnya, Hamka tidak membicarakan mengenai boleh tidaknya konsep khilafah sebagai wacana dan konsep politik. Hamka hanya membahas konsep negara dan syuro.
Negara menurut Hamka adalah negara modern yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Hamka mengidealkan Islam sebagai dasar negara. Namun bukan konsep Islam yang berhaluan esktrem, melainkan Islam yang memayungi semua perbedaan termasuk perbedaan keyakinan.

Hamka menyatakan bahwa sejarah tidak menghadirkan negara ideal yang digambarkannya. “Sehingga kita tidak bisa merujuk pada histori Islam yang ada. Tidak juga bisa merujuk pada kitab” fiqih klasik yang ada. Karena term demokrasi tidak dikenal para ulama klasik. Tetapi sesungguhnya demokrasi punya akar dalam Islam. Kita harus kembali pada Quran dan Sunnah Rasul,” ujar Izza.

Nabi Muhammad tidak pernah menentukan bentuk pemerintahan tertentu. Istilah dan nama amirul mukminin atau khalifah juga merupakan term setelah kenabian. Khilafah bukanlah bentuk yang ditentukan oleh Nabi Muhammad. Hamka memandang urusan kenegaraan masuk kedalam muamalah. Oleh karenanya, negara merupakan ikatan janji antar warga negara untuk kepentingan bersama. Dalam hal muamalah, negara juga memerlukan hiasan budi dan akhlak dalam menjaga kehidupan sesama anak bangsa.

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada Jumat, 28 Agustus 2020, Pusat Studi Buya Hamka (PSBH) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka) Jakarta menyelenggarakan webinar bertajuk “Khilafah di Mata Buya Hamka: Boleh atau Terlarang”. Acara tersebut dibuka langsung oleh Dr. Bunyamin selaku Wakil ...

Wakil Ketua PDM Kota Pekalongan Meninggal Ketika Shalat Tahiyatul MasjidInnalilahi wa inna ilaihi rajiun. Kabar duka dar...
29/08/2020
Wakil Ketua PDM Kota Pekalongan Meninggal Ketika Shalat Tahiyatul Masjid

Wakil Ketua PDM Kota Pekalongan Meninggal Ketika Shalat Tahiyatul Masjid

Innalilahi wa inna ilaihi rajiun. Kabar duka dari Pimpinan Daerah Muhamadiyah (PDM) Kota Pekalongan.

Wakil Ketua PDM Kota Pekalongan ustadz H Hasan Bisri wafat ketika sedang shalat. Tepatnya ustadz Hasan Bisri menghembuskan nafas terakhirnya saat melaksanakan shalat sunah Tahiyatul Masid.

Wafatnya ustadz Hasan Bisri terekam kamera CCTV Masjid Al Ashr, Perumahan Gama Asri, Pekalongan, Jum’at (14/8). Lantai masjid itu terlihat bebrapa tanda silang untuk menanandi keharusan menjaga jarak antar jamaah.

Video kejadian meninggalnya ustadz Hasan tersebar luas di media sosial. Saat sujud kedua rakaat pertama, ustadz Hasan tampak lama bersujud. Kemudian jamaah yang ada di kanan dan kirinya mulai curiga dan mendatangi ustadz Hasan.

Dalam sujud lama itu ustadz Hasan lalu jatuh tertelungkup. Oleh para jamaah, almarhum langsung dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan sudah meninggal dunia.

Ketua PDM Kota Pekalongan Pasrum Affandi membenarkan atas kejadian meninggalnya ustadz Hasan. “Beliau sedang salat Tahiyatul Masjid, jadi menjelang khatib ya, salat Jumat di Masjid Al Ashr,” tutur Pasrum dalam keterangannya, Jum’at (28/8).

Menurutnya ustadz Hasan rencananya akan menjadi khatib shalat Jumat. Almarhum merupakan mantan Ketua PDM yang semasa hidupnya aktif memberikan dakwah dan khutbah Jum’at di sejumlah masjid di Pekalongan.

Semoga husnul khatimah. Allahumagfirlahu warhamhu waafihi wa’fuanhu. (Riz)

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Innalilahi wa inna ilaihi rajiun. Kabar duka dari Pimpinan Daerah Muhamadiyah (PDM) Kota Pekalongan. Wakil Ketua PDM Kota Pekalongan ustadz H Hasan Bisri wafat ketika sedang shalat. Tepatnya ustadz Hasan Bisri menghembuskan nafas terakhirnya saat melaksanakan shalat....

Address

Jl. KH. Ahmad Dahlan No 43
Yogyakarta City
55122

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Suara Muhammadiyah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Suara Muhammadiyah:

Videos

Nearby media companies


Other Magazines in Yogyakarta City

Show All

Comments

TO ME COFFEE _____ TO ME coffee, merupakan kopi robusta yang dipetik merah dari pusat kopi terbaik pegunungan Lampung, diolah secara tradisional untuk mendapatkan aroma yang kuat dan citarasa spesial. Minum to me coffee memunculkan semangat & ide baru dalam beraktivitas. Dapatkan to me coffee, di SMK Muhammadiyah Tumijajar, Tulang Bawang Barat, Lampung TO ME Coffee, Bukan Basa Basi, Lahirkan Inspirasi ! Pemesana hubungi Agus [0856 6966 9732]
PDM Ogan Ilir Sumsel Dirikan Rumah Tahfidz Muhammadiyah - Tabloid Mata Hati
Ta’aruf Ponpes Darusalam, Tapak Suci Prabumulih Aksi Uji Nyali - Tabloid Mata Hati
Bismillah, senin 13 juli 2020, telah dilaunching channel resmi Youtube SMK Muhammadiyah Tumijajar TUBABA Lampung, TO ME Channel. Ayo tonton karya - karya emas kami, jangan lupa like & subscribe Terimakasih bagi yang telah berkunjung di TO ME Channel, jangan lupa share sebanyak sebanyak. 🙏
SANGAT DIBUTUHKAN DI GERAI SM CORNER. BANYAK PEMINAT TERUTAMA DI SEKOLAH2
Assalamu’alaikum wr wb Janji Allah pasti dipenuhi Pewaris Bumi بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang إِنَّ الأَرْضَ لِلّهِ يُورِثُهَا مَن يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ QS.7:128. Sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah; diwariskan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya dari antara hamba-hamba-Nya, dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa (perhatikan postingan : Dimanakah surga/kebahagiaan abadi dan neraka/siksa yang kekal menurut Allah?). الَّذِينَ يُبَلِّغُونَ رِسَالَاتِ اللَّهِ وَيَخْشَوْنَهُ وَلَا يَخْشَوْنَ أَحَداً إِلَّا اللَّهَ وَكَفَى بِاللَّهِ حَسِيباً QS.33:39. (Yaitu) orang-orang yang menyampaikan risalah-risalah (hukum) Allah, mereka takut kepada-Nya dan mereka tiada merasa takut kepada seseorang (pun) selain kepada Allah (perhatikan postingan : Rahasia Al-Qur’an dan kiamat), dan cukuplah Allah sebagai Pembuat Perhitungan (perhatikan postingan : Semua hukum hari ini milik Allah). وَعْدَ اللَّهِ لَا يُخْلِفُ اللَّهُ وَعْدَهُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ QS.30:6. Itulah janji Allah. Allah tidak akan menyalahi janji-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui (perhatikan postingan : Siapakah yang menang dan selamat dihari kiamat ini?). وَاللَّهُ يَقُولُ الْحَقَّ وَهُوَ يَهْدِي السَّبِيلَ QS.33:4. Dan Allah mengatakan (kepada kamu) yang sebenarnya, dan Dia menunjukkan jalan (yang lurus, perhatikan postingan : Jihad dijalan Allah untuk hidup abadi sebagai manusia). وَمَنْ أَصْدَقُ مِنَ اللّهِ حَدِيثاً QS.4:87. Dan siapakah orang yang lebih benar perkataan (nya) selain daripada Allah? (perhatikan postingan : Berita besar diakhir zaman ; Hujjah Allah ; Muhammad bukan Nabi terakhir). قُلْ صَدَقَ اللّهُۚ وَالْحَقَّ يَقُولُونَۚ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ QS.3:95,QS.38:84,QS.65:3. Katakanlah : Benarlah Firman Allah, dan hanya kebenaranlah yang Dia katakan, sesungguhnya Allah melaksanakan apa yang dikehendaki-Nya (perhatikan postingan : Al-Qur’an adalah hukum Allah yang tidak dapat ditolak). وَقُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِۚ سَيُرِيكُمْ آيَاتِهِ فَتَعْرِفُونَهَاۚ وَمَا رَبُّكَ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ QS.27:93. Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah, Dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kekuasaan-Nya itu, maka kamu akan mengetahui (kebenaran)-nya, dan Tuhanmu tiada lalai dari apa yang kamu kerjakan" (perhatikan postingan : Tiap tiap ummat punya batas waktu dan saksi rasul, dan postingan : Dariku untuk semua manusia didunia). الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِين الَّذِي هَدِانِي إِلَى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ دِيناً قِيَماً مِّلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفً وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ QS.6:161. Segala puji bagi Allah Tuhan sekalian alam yang telah memberi petunjuk kepadaku jalan yang lurus (QS.81:29), pedoman hidup yang benar, pedoman hidup Ibrahim yang lurus, dan Ibrahim bukanlah termasuk orang2 yang musyrik (lihat QS.16:104, perhatikan postingan : Orang tak berakal tak bisa mengambil pelajaran). ذَلِكَ هُدَى اللّهِ يَهْدِي بِهِ مَن يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَلَوْ أَشْرَكُواْ لَحَبِطَ عَنْهُم مَّا كَانُواْ يَعْمَلُونَ QS.6:88. Itulah petunjuk Allah, yang dengan (ayat-ayat)-Nya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya, seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan (perhatikan postingan : Allah tidak butuh manusia yang mengingkari peringatan-Nya). Pembuat risalah (perhatikan QS.72:26-28) Chandra Adnan Rasyad The messenger from the Lord of hosts Utusan dari Tuhan semesta alam The Son of men (the savior) is God promise by Jesus words Anak manusia (juru selamat) yang dijanjikan Allah melalui perkataan Nabi Isa. 0856 6951 8664.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh Peringatan Allah…! Al-Qur'an dan hancur binasanya bangsa Indonesia سَلَامٌ عَلَيْكُمْ Keselamatan atas dirimu. لَقَدْ أَنزَلْنَا آيَاتٍ مُّبَيِّنَاتٍ وَاللَّهُ يَهْدِي مَن يَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ ﴿٤٦﴾ QS.24:46. Sesungguhnya Kami telah menurunkan (petunjuk) ayat-ayat yang (saling) menjelaskan, dan Allah memimpin siapa yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (perhatikan postingan : 1. Hak Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang dipilih dan dikehendaki-Nya, dan menyiksa siapapun yang mendustakan ayat-ayat-Nya, 2. Cukuplah Allah bagiku 1998). يُدْخِلُ مَن يَشَاءُ فِي رَحْمَتِهِ وَالظَّالِمِينَ أَعَدَّ لَهُمْ عَذَاباً أَلِيماً ﴿٣١﴾ QS.76:31. Dia memasukkan siapa yang dikehendaki-Nya kedalam rahmat-Nya (lihat QS.3:74,QS.41:35), dan bagi orang-orang zalim disediakan-Nya azab yang pedih (perhatikan postingan : Seruan Jibril dan bertindaknya Zabaniyah). مَا يَفْتَحِ اللَّهُ لِلنَّاسِ مِن رَّحْمَةٍ فَلَا مُمْسِكَ لَهَا وَمَا يُمْسِكْ فَلَا مُرْسِلَ لَهُ مِن بَعْدِهِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ QS.35:2. Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat (petunjuk), maka tidak ada seorangpun yang dapat menahannya (perhatikan postingan : 1. Rahasia Al-Qur’an dan kiamat, 2. Kiamat apa dan mengapa?), dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak seorangpun yang sanggup untuk melepaskannya sesudah itu (perhatikan postingan : Ya Siin dan instruksi Allah kepadaku), dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (perhatikan postingan : Tiap ummat punya batas waktu dan saksi rasul). وَمَن يَهْدِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِن مُّضِلٍّ أَلَيْسَ اللَّهُ بِعَزِيزٍ ذِي انتِقَامٍ ﴿٣٧﴾ QS.39:37. Dan barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak seorangpun yang dapat menyesatkannya. Bukankah Allah Maha Perkasa lagi mempunyai (kekuasaan untuk) mengazab? مَّنِ اهْتَدَى فَإِنَّمَا يَهْتَدي لِنَفْسِهِ وَمَن ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا وَلاَ تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَى وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّى نَبْعَثَ رَسُولاً ﴿١٥﴾ QS.17: 15. Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah/petunjuk/perintah (Allah), maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan meng`azab sebelum Kami mengutus seorang rasul (untuk memberi peringatan, lihat QS.7:34,QS.10:47,QS.25:51, QS.14:4, hati2 QS.7:94, perhatikan postingan : Perintah Allah kepadaku dan kepastian azab atas orang2 yang tidak beriman). وَمَا كَانَ رَبُّكَ مُهْلِكَ الْقُرَى حَتَّى يَبْعَثَ فِي أُمِّهَا رَسُولاً يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِنَا وَمَا كُنَّا مُهْلِكِي الْقُرَى إِلَّا وَأَهْلُهَا ظَالِمُونَ ﴿٥٩﴾ QS.28:59. Dan tidak adalah Tuhanmu membinasakan suatu negeri, sebelum Dia mengutus di ibukota negeri itu seorang rasul yang membacakan/menyampaikan (risalah hukum) ayat-ayat Kami kepada mereka; dan tidak pernah (pula) Kami membinasakan suatu negeri; kecuali penduduknya dalam keadaan melakukan kezaliman (perhatikan postingan : 1. Inilah takdir buruk kamu, dan 2. Menanti kehancuran dan terkutuk). وَإِذَا أَرَدْنَا أَن نُّهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُواْ فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيراً ﴿١٦﴾ QS.17:16. Dan jika Kami sudah memutuskan hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menta`ati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya (perhatikan postingan : Allah tidak butuh manusia yang mengingkari peringatan-Nya). فَذَلِكُمُ اللّهُ رَبُّكُمُ الْحَقُّ فَمَاذَا بَعْدَ الْحَقِّ إِلاَّ الضَّلاَلُ فَأَنَّى تُصْرَفُونَ ﴿٣٢﴾ QS.10:32. Maka itulah (hukum) Allah Tuhan kamu yang sebenarnya; maka tidak ada sesudah kebenaran itu, melainkan kesesatan. Maka bagaimanakah kamu dipalingkan (dari kebenaran firman-Nya)? (perhatikan postingan : Al-Qur’an adalah hukum Allah yang tidak dapat ditolak). أَفَبِهَذَا الْحَدِيثِ أَنتُم مُّدْهِنُونَ ﴿٨١﴾ QS.56: 81. Maka apakah kamu menganggap remeh saja (ayat-ayat) Al Qur'an ini..? (perhatikan postingan : Musnahnya orang yang zalim akibat mendustakan ayat-ayat Allah). إِنَّ الَّذِينَ لاَ يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللّهِ لاَ يَهْدِيهِمُ اللّهُ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ ﴿١٠٤﴾ QS.16:104. Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah (Al Qur'an), Allah tidak akan memberi petunjuk kepada mereka dan bagi mereka azab yang pedih (perhatikan postingan : Sunnah Allah). فَسُبْحَانَ الَّذِي بِيَدِهِ مَلَكُوتُ كُلِّ شَيْءٍ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ ﴿٨٣﴾ QS.36:83. Maka Maha Suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan (perhatikan postingan : 1. Pewaris bumi, 2. Menjemput takdir baik yang dijanjikan Allah kepadaku). Pembuat risalah (perhatikan QS.72:26-28) Chandra Adnan Rasyad The messenger from the Lord of hosts Utusan dari Tuhan semesta alam The Son of men (the savior) is God promise by Jesus words Anak manusia (juru selamat) yang dijanjikan Allah melalui perkataan Nabi Isa. 0856 6951 8664.