16/03/2023
Hai...
Aku Lisa..
Aku anak perempuan dari keluarga broken home, ayah ibuku bercerai 2 tahun yang lalu., Aku 2 bersaudara dengan adikku Juna.
Aku masih kelas 6 SD dan adikku masih TK, kami tidak selalu bersama, karena aku ikut ayahku, dan adikku terkadang ikut ibuku.
Aku ingin bertanya dengan kalian, apa gambaran kalian tentang keluarga yang broken home?
Yah benar, hancur berantakan, penuh dengan drama yang semuanya merasa paling benar dan tersakiti., Padahal Kamilah anak2 yg paling tersakiti karena ego kedua orang tua kami., Di usia aku yang seharusnya penuh dengan keceriaan bersama keluarga, bermain tanpa ada pikiran yang seharusnya aku pikirkan., Tetapi keadaan membuatku harus berpikir melebihi usiaku., Dengan keadaan yang setiap kali aku pulang main pasti melihat ayah ibu bertengkar hebat., Aku dan adikku hanya berpelukan serta berusaha melerai pertengkaran mereka, namun percuma, aku membawa adikku masuk ke kamar, menangis bersama., Kejadian itupun sering berulang ulang, sampai akhirnya ayah ibu memutuskan untuk bercerai., Saat proses perceraian aku selalu berusaha untuk ikut ayahku ke pengadilan, berharap bertemu ibuku dan mendapat pelukan penyemangatku., Tapi itu tidak pernah aku dapatkan, karena setiap ibuku melihatku, beliau hanya berjalan berlalu tanpa melihatku., Aku kecewa dan marah saat itu, sampai aku pun memutuskan untuk tidak berhubungan dan berkomunikasi dengan ibuku melalui apapun., Setelah ayah dan ibu resmi bercerai, ibuku berusaha menemui ku untuk mengajak ikut hidup dengannya., Namun aku menolak, bahkan aku mengusir ibuku untuk pergi., Hingga akhirnya aku melampiaskan rasa kecewaku dengan bermain game setiap saat dan setiap hari.. ayahkupun tak pernah melarang ku, ayah selalu berusaha mewujudkan semua permintaanku., Aku masih beruntung, meskipun aku tak mendapat perhatian penuh dari ibuku, tapi nenek dan tanteku selalu ada untukku., Namun itu hanya sesaat, karena ayahku mengajakku untuk pindah dari rumah nenekku., Aku tidak tahu apa maksud ayah, padahal aku sudah nyaman dirumah nenek, aku punya banyak teman disana, tapi kini aku hanya sendirian tidak punya teman untuk bermain, setiap hari aku hanya bermain hp didalam kamar rumah kontrakan ayah sekarang,. Aku benar-benar hidup hanya berdua dengan ayah.. aku tak tahu akan bagaimana kedepannya nanti., Untuk sekarang aku berusaha fokus untuk ujian sekolahku., Aku menginginkan hidupku seperti anak-anak lainnya., Namun tuhan sudah mentakdirkan aku harus berjuang menghadapi masalah seperti ini diusiaku sekarang. 13 tahun.