19/12/2019
[Silaturahim KH Hasan Abdullah Sahal bersama IKPM cabang Malaysia]
Pimpinan Pondok Modern Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal berkunjung ke Malaysia dalam rangka memenuhi undangan Perdana Menteri Malaysia, Dr Mahathir Mohamad untuk menghadiri Kuala Lumpur Summit 2019, acara yang diikuti sekitar 52 petinggi negara di antaranya, Recep Tayyib Erdogan (Presiden Turki) dan Hasan Rouhani (Presiden Iran). Di sela-sela kesibukan acara penting tersebut, Kiai Hasan menyempatkan diri bersilaturahim dengan warga IKPM Cabang Malaysia, dilaksanakan di Gedung Fakultas Hukum IIUM.
___________
Acara silaturahim berlangsung khidmat, lancar, hangat dan cair dengan guyonan khas Kiai Hasan. Beliau banyak menyampaikan pesan berharga kepada warga IKPM Cabang Malaysia.
Pesan-pesan Kiai Hasan antara lain :
1. "Curigailah dirimu dalam hidupmu, jangan orang lain. Letakkan, "Why" dan "What for" di dalam hidupmu, keputusanmu juga kegiatanmu. Jangan sampai asal ikut sehingga bisa dengan mudah tergiring, terbawa, terintervensi supaya kamu bisa mempertahankan identitasmu.”
___________
2. “Ambruknya suatu bangsa dan seseorang disebabkan tidak adanya keteladanan. Gagalnya seorang pemimpin karena tidak adanya keteladanan dalam dirinya.”
___________
3. "Pesantren itu tombak bangsa, tombak guru-guru bangsa. Pondok Pesantren yang mempertahankan iman, Islam dan ihsan. Tidak boleh dihancurkan dan diintervensi. Pendidikan itu sakral, tapi yang mencoreng kesuciannya itu pesoalan individu. Pendidikan ya pendidikan dan disiplin. Tidak ada intervensi dari uang, jabatan serta kekuasaan, di pondok , kesakralan pendidikan masih terjaga.”
___________
Pesan-pesan beliau diselingi dengan guyonon yang lucu dan berbobot, menceritakan kisah santri yang jenaka, membuat warga IKPM bernostalgia ketika menjadi santri . Nasihat-nasihat Kiai Hasan seakan menjadi udara segar di masa yang penuh sesak dengan dinamika dan problematika, menjadi penyejuk batin. Acara ditutup dengan perfotoan bersama Bapak Kiai.
____________
-akhukum fillah, Farros Hafizh. @ IIUM