21/05/2026
Di video kali ini, Andy Saputra tampil unik dengan seragam SMA sambil mengajak kita berkeliling melihat langsung seperti apa suasana sekolah Care Workforce di Selandia Baru. Mulai dari ruang kelas, perpustakaan, research room, hingga ruang praktik lengkap dengan alat medis dan perlengkapan caregiver, semuanya dibahas di video ini. Cocok banget buat kamu yang sedang mencari informasi tentang studi caregiver di New Zealand, kerja care workforce, atau jalur menuju residency Selandia Baru melalui bidang kesehatan dan perawatan lansia.
Begitu masuk ke area resepsionis, kamu langsung disambut dengan desain yang minimalis dan nyaman. Tersedia juga printer yang bisa digunakan untuk kebutuhan sekolah secara gratis, serta untuk kebutuhan pribadi dengan biaya yang terjangkau.
Masuk lebih dalam, terdapat ruang belajar yang nyaman untuk diskusi kelompok maupun mengerjakan tugas bersama. Selain itu, ada juga perpustakaan dengan suasana tenang yang cocok digunakan untuk belajar atau mencari referensi tambahan.
Menariknya lagi, staff dan siswa memiliki area pantry masing-masing. Tempat ini bisa digunakan untuk menyimpan makanan, membuat kopi, hingga beristirahat sejenak di sela-sela kegiatan.
Fasilitas lain yang cukup menarik perhatian adalah research room yang dapat digunakan secara gratis oleh para siswa. Di sini tersedia beberapa komputer dan akses internet yang membantu para pelajar mengerjakan tugas maupun melakukan riset.
Saat memasuki ruang kelas, suasananya terasa cukup berbeda dibanding kebanyakan kelas pada umumnya. Jumlah siswa di tiap kelas relatif sedikit, sehingga proses belajar terasa lebih fokus dan interaktif. Para siswanya juga berasal dari berbagai negara, membuat suasana belajar terasa lebih berwarna.
Dengan jumlah murid yang tidak terlalu banyak, interaksi antara guru dan siswa menjadi lebih intens. Para pelajar juga bisa lebih mudah memahami materi sekaligus aktif bertanya selama proses belajar berlangsung.
Ruangan yang paling menarik perhatian Andy adalah ruang praktik yang dilengkapi berbagai alat pendukung pembelajaran. Mulai dari alat bantu mengangkat lansia, kursi roda, walking chair, boneka CPR, hingga perlengkapan medis yang biasa ditemukan di rumah pensiunan. Di ruangan ini, siswa bisa langsung mempraktikkan teori yang dipelajari agar lebih siap saat terjun ke dunia kerja nantinya.
Secara keseluruhan, terdapat 4 kelas di sekolah Care Workforce yang dikunjungi kali ini — 2 kelas untuk Intake Level 4 dan 2 kelas untuk Intake Level 5. Menariknya, Henny Bunardy juga membagikan informasi bahwa intake baru kemungkinan akan kembali dibuka pada bulan Oktober.
Jadi, buat kamu yang penasaran seperti apa tempat belajar para calon care worker di Selandia Baru, jangan sampai kelewatan video yang satu ini!
Di video kali ini, Andy Saputra tampil unik dengan seragam SMA sambil mengajak kita berkeliling melihat langsung seperti apa suasana sekolah Care Workforce d...