27/05/2025
Nazmi Mwafi adalah pemuda Palestina dari Gaza yang lulus dari jurusan Teknik Komputer hanya satu bulan sebelum perang pecah. Meskipun hidup dalam kemiskinan dan pengangguran, ia bekerja keras untuk membeli kamera demi memulai mimpinya sebagai sutradara film pendek dan berbagi kisahnya melalui Snapchat, di mana ia mendapatkan lebih dari 10.000 pengikut.
Ia bermimpi bepergian dan meraih cita-citanya. Ia mendaftar program imigrasi seperti undian AS dan visa ke Kanada, tetapi semua usahanya gagal. Kemudian perang datang, menghancurkan rumahnya dan memadamkan harapan terakhirnya. Mimpinya berubah dari berkarya menjadi bertahan hidup.
Namun, ia tidak menyerah. Ia mendirikan tim bernama Pahlawan Welas Asih (Compassionate Champions) untuk membantu anak-anak, terutama yatim piatu, melalui aktivitas psikologis dan pendidikan seperti menggambar, tari dabke, lagu anak, dan olahraga. Ia membuka kelas darurat di tenda-tenda dan mulai membagikan hadiah serta makanan, juga meluncurkan program edukasi bagi para ibu.
Kini, Nazmi masih memimpin timnya dengan keberanian, terus berjuang memberi harapan bagi anak-anak di tengah kehancuran, membuktikan kepada dunia bahwa Gaza tak akan pernah kalah.