Nyai Rees Selatan

Nyai Rees Selatan "Bekerja keras dalam diam, biar hasil yang bikin gaduh. 🚀

12/08/2026

Alhamdulillah, bersyukur banget selama merantau selalu dikelilingi orang-orang baik. Belum pernah ketemu majikan yang galak atau pelit. Siapa pun yang ditemui di perantauan selalu ramah, baik ucapan maupun sikapnya.
​Apalagi kalau soal makanan sama hadiah, ada-ada aja rezeki yang datang, entah berupa barang atau uang. Mau kecil mau besar, semuanya wajib disyukuri. Memang rezeki itu sudah ada yang atur, yang penting kita tetap jaga kebaikan 🤲🥰
​Btw, jangan lupa makan ya besty! Mari makan semuanya~ 🍲✨

12/08/2026

MasyaAllah Tabarakallah 🌴✨ Realita merantau di negeri Arab, kalau majikan punya kebun kurma sendiri rasanya kaya di surga kurma. Mau jenis kurma apa aja ada, melimpah ruah, murah-murah, bahkan tinggal petik langsung dari pohonnya. Nikmat mana lagi yang mau didustakan. Sehat-sehat selalu buat sesama pejuang devisa di mana pun berada! 🤲💚

12/08/2026

Biarpun bumbunya cuma seadanya dan menunya sederhana, tetap wajib disyukuri. Yang penting hari ini perut kenyang, badan sehat, dan semangat nyari rezeki gak boleh kendor! Ada yang s**a tumis terong ungu juga gak nih? 🍆🔥
​

Ngasih temen kue nikahan karena dia ingin di sumbang kue, katanya mau kue dan uwang tapi saya gak ngasih uwang kue aja  ...
12/08/2026

Ngasih temen kue nikahan karena dia ingin di sumbang kue, katanya mau kue dan uwang tapi saya gak ngasih uwang kue aja

11/08/2026

Kondangan berpakaian emas na kuat ribrib besty bismillah masing salamet

11/08/2026

Urahay besty hayuu urang mayor besty menu sederhana anak rantau

11/08/2026

Memasak ikan asin kes**aan orang hadromot besty

10/08/2026

Hari ini produktif banget! Pagi-pagi meluncur ke kebun buat petik kacang panjang segar. Rencananya cuma mau ditumis, eh pas pulang malah ketemu ayam melintas. Langsung dieksekusi sama pak suami! Jadilah menu spesial hari ini: Ayam Goreng + Tumis Kacang Panjang petik sendiri. Nikmatnya tiada tara bisa masak dan makan bareng keluarga. Alhamdulillaah, kenyang dan bahagia! ❤️

10/08/2026

Awalnya bau pesing kencing naga, pas disiram santan + bumbu racik langsung berubah jadi hidangan sultan. Inilah keajaiban opor rebung! Jangan nilai dari baunya, nilai dari rasanya. Mantap pol! 🔥🍲

Di balik senyum yang kita kirimkan lewat video call, ada lelah yang tidak pernah diceritakan. Di balik kata "aku baik-ba...
10/08/2026

Di balik senyum yang kita kirimkan lewat video call, ada lelah yang tidak pernah diceritakan. Di balik kata "aku baik-baik saja di sini," ada raga yang dipaksa bertahan demi mengais rezeki di negeri orang.
​Menjadi TKI bukan sekadar mencari makan, tapi tentang mempertaruhkan fisik dan perasaan. Setiap hari, pekerjaan berat harus tetap dipikul. Tak ada kata menyerah, sebab tak ada pilihan. Barang-barang berat dinaikkan dan diangkat sendiri, seluruh sudut rumah disapu dan dipel tanpa henti, dan setiap perintah majikan harus dituruti tanpa ada kata bantah.
​Bahkan ketika badan terasa demam, kepala pening, dan sendi-sendi ngilu... rasa sakit itu seolah harus dilupakan. Sakit pun tidak dirasa, karena kalau kita berhenti, siapa yang akan menyelesaikan semuanya?
​Terlebih saat hari Kamis dan Jumat tiba. Di saat orang lain bersiap menyambut akhir pekan untuk bersantai, bagi kita justru perjuangan paling berat dimulai. Dapur menjadi medan perang. Memasak bukan lagi dalam porsi kecil, melainkan dalam jumlah besar untuk acara ajimahan—saat keluarga besar majikan berkumpul. Kaki yang pegal dipaksa berdiri berjam-jam, tangan yang lelah terus mengaduk masakan, dan piring-piring kotor menumpuk menunggu dibersihkan.
​Melihat mereka tertawa dan berkumpul bersama keluarga besarnya, sering kali menyentil hati ini. Ada rasa rindu yang membuncah pada rumah, pada bapak, ibu, anak, dan suami/istri di tanah air. Kapan giliran kita bisa berkumpul hangat seperti mereka?
​Namun, setiap kali lelah ini berada di puncaknya, bayangan wajah orang-orang tercinta di kampung halaman selalu hadir menyadarkan. Senyum mereka, masa depan anak-anak, dan doa orang tua adalah satu-satunya alasan mengapa raga yang rapuh ini masih sanggup berdiri tegap. Semua peluh, air mata, dan rasa sakit ini disembunyikan rapat-rapat, agar yang sampai ke rumah hanyalah kabar bahagia dan sedikit rezeki yang halal.
​Semoga Allah selalu melindungi setiap langkah para pejuang devisa di mana pun berada. Dijauhkan dari rasa lelah yang meremukkan, diberikan kesehatan, ketabahan, serta majikan yang memiliki hati nurani. Ingatlah, perjuangan dan tetesan keringatmu hari ini tidak akan pernah sia-sia.
​Tetap semangat untuk kita semua yang sedang berjuang di negeri orang! 🤲🏻❤️

Address

Jeddah

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Nyai Rees Selatan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share