15/07/2026
Tolong beri aku jeda. Bukan karena aku membenci siapa pun, tetapi karena aku sedang berusaha mengumpulkan kembali diriku yang selama ini terlalu sibuk memikirkan orang lain hingga lupa menjaga hati sendiri.
Izinkan aku beristirahat sejenak dari semua yang menguras pikiran. Aku tidak ingin terus memaksa diriku terlihat kuat ketika sebenarnya aku sedang belajar menyembuhkan luka yang tidak semua orang mampu pahami. Ada saatnya seseorang membutuhkan ruang untuk kembali mengenal dirinya, tanpa tekanan, tanpa tuntutan, dan tanpa harus menjelaskan apa pun kepada siapa pun.
Untuk saat ini, aku sudah tidak ingin mengingat apa yang pernah menyakitiku. Aku tidak ingin lagi menghabiskan waktu memikirkan orang-orang yang memilih pergi, yang tidak menghargai keberadaanku, atau yang menjadikan kebaikanku sebagai sesuatu yang biasa. Bukan karena aku membenci mereka, tetapi karena aku sedang memilih untuk berdamai dengan hidupku sendiri.
Biarkan aku lebih banyak mengingat hal-hal yang membawa kebaikan untuk diriku. Aku ingin belajar mencintai diri sendiri dengan cara yang benar, menjaga hati, menjaga kesehatan, menjaga ketenangan, dan memperbaiki hubunganku dengan Allah. Sebab aku menyadari bahwa diriku juga berhak mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan ketenangan yang selama ini terlalu sering kuberikan kepada orang lain.
Jika suatu hari nanti aku kembali, semoga bukan sebagai seseorang yang dipenuhi luka, melainkan sebagai perempuan yang lebih kuat, lebih bijaksana, dan lebih tenang. Perempuan yang tidak lagi mudah goyah oleh perkataan manusia, tidak lagi bergantung pada penghargaan dari siapa pun, dan tidak lagi kehilangan dirinya demi memenuhi harapan orang lain.
Untuk sekarang, izinkan aku memilih diam. Izinkan aku melangkah perlahan tanpa harus terburu-buru. Aku hanya ingin memulihkan hati, menata kembali kehidupan, dan menjadi versi terbaik dari diriku sendiri. Karena pada akhirnya, ketenangan yang paling berharga adalah ketika hati mampu berdamai dengan masa lalu, menerima hari ini dengan ikhlas, dan melangkah menuju masa depan dengan penuh harapan.
Pena Muslimah