Youtube yayuk ciayo

Directions Website Contact the business

Youtube yayuk ciayo FANPAGE ASLI yayuk Ciayo
dari pemilik akun Resmi
Youtube
selain ini bukan saya !
(1)

SEMBILAN TAHUN KERJA DI 1 MAJIKAN, Berakhir di putus kontrakk ???Sembilan tahun bukan waktu yang sebentar Bertahan, beke...
15/10/2026

SEMBILAN TAHUN KERJA DI 1 MAJIKAN,
Berakhir di putus kontrakk ???

Sembilan tahun bukan waktu yang sebentar

Bertahan,
bekerja, mengabdi,
dan memberikan yang terbaik.
Namun,
ketika aku tak ingin memperpanjang kontrak, tahun terakhirku pun tak lagi menjadi milikku.
Majikan memilih TKW baru yang dianggap lebih baik dariku.

Ternyata,
selama ini aku hanya dibutuhkan,
bukan berarti tak tergantikan.

Hari ini aku belajar,
sebaik apa pun kita bekerja, kita tetap bisa digantikan Sebab,
pengabdian yang panjang pun tak selalu menjamin kita akan dipertahankan

Tak apa…
Aku pergi bukan karena kalah.
Aku hanya sedang belajar menerima bahwa tidak semua tempat yang kita perjuangkan ditakdirkan menjadi tempat kita selamanya.

Terima kasih untuk sembilan tahunnya.
Kini, saatnya aku melangkah, meski hati masih menyimpan luka

Panjang umur dan sehat selalu untuk majikan ku
Lancar rezeki nya
Dan bahagia selalu
Aminnn

11 TAHUN AKU MENCARI UANG DI TAIWAN… TAPI UANG TAK BISA MEMBAWAKU KEMBALI PADA masa lalu Katanya, uang bukan segalanya. ...
14/10/2026

11 TAHUN AKU MENCARI UANG DI TAIWAN…
TAPI UANG TAK BISA MEMBAWAKU KEMBALI PADA masa lalu

Katanya,
uang bukan segalanya.
Tapi ketika hidup dalam kekurangan,
kita tahu hampir semua hal membutuhkan uang.

Demi uang,
aku rela jauh dari keluarga, menahan rindu,
melewatkan banyak momen, bahkan bertahun-tahun mengorbankan waktu bersama orang-orang tercinta.

Aku selalu berpikir,
nanti kalau uangku sudah cukup,
aku akan p**ang.
Nanti kalau semuanya sudah selesai,
aku akan punya lebih banyak waktu untuk keluarga

Tapi ternyata,
aku lupa satu hal…

WAKTU TIDAK PERNAH MENUNGGU SAMPAI KITA SIAP

Saat aku masih sibuk berjuang mencari uang di Taiwan, ibu justru telah berp**ang kepada Allah

Sekarang aku mengerti,
uang bisa dicari lagi,
tetapi waktu bersama ibu tidak akan pernah kembali.

Aku bukan tidak ingin p**ang. Aku hanya ingin memperbaiki kehidupan,
membahagiakan keluarga, dan berharap masih ada waktu untuk semuanya.

Ternyata, tidak semua kata nanti punya kesempatan untuk menjadi kenyataan.

Untuk kalian yang masih memiliki ibu,
jangan tunggu kaya untuk meneleponnya.
Jangan tunggu sukses untuk p**ang.
Sebab, pekerjaan bisa menunggu,
uang bisa dicari, tetapi kesempatan bersama orang tua belum tentu datang dua kali.

Aku masih di Taiwan,
masih berjuang mencari uang.
Namun, ada satu hal yang tidak bisa kubeli dengan uang sebanyak apa pun: kesempatan memeluk ibu sekali lagi

Ya Allah,
ampuni dosa ibuku dan dosa ku
lapangkan kuburnya,
dan tempatkan beliau di surga-Mu. Aamiin. 🤲❤️

Ternyata,
yang paling menyakitkan dari merantau bukanlah jauhnya jarak,
melainkan ketika kita akhirnya punya uang untuk p**ang,
tetapi orang yang paling ingin kita temui sudah tidak ada

Terima kasih untuk setiap kebaikan yang kuterima selama perjalanan merantau ini. Semoga aku tidak hanya p**ang membawa h...
09/10/2026

Terima kasih untuk setiap kebaikan yang kuterima
selama perjalanan merantau ini.
Semoga aku tidak hanya p**ang membawa hasil kerja,
tetapi juga membawa hati yang lebih sabar,
pikiran yang lebih dewasa,
dan rasa syukur yang semakin besar.

Majikan taiwan mupeng liat prtnya Sarapan sekaligus makan siangg Menu sederhana sajaa Masak mie kuah + roti kejuHemmmmm ...
06/10/2026

Majikan taiwan mupeng liat prtnya Sarapan sekaligus makan siangg
Menu sederhana sajaa
Masak mie kuah + roti keju
Hemmmmm
Alhamdulillah

HUJAN-HUJAN DI TAIWAN, YANG DICARI MALAH MIE AYAMAda yang sama nggak?Kalau hujan turun, entah kenapa perut langsung mint...
05/10/2026

HUJAN-HUJAN DI TAIWAN, YANG DICARI MALAH MIE AYAM

Ada yang sama nggak?
Kalau hujan turun,
entah kenapa perut langsung minta makanan yang hangat-hangat.

Hari ini di Taiwan hujan. Udara dingin, jalanan basah, dan suasana tiba-tiba bikin pengen makan sesuatu yang sederhana…

MIE AYAM

Semangkuk mie ayam hangat,
kuahnya panas,
aroma ayamnya bikin lapar, ditambah sambal sedikit…
Waduh,
rasanya pas banget dimakan saat hujan begini.

Tapi ternyata,
yang bikin nikmat bukan cuma rasa mie ayamnya.

Kadang makanan sederhana seperti ini justru bikin kita sadar…

Ternyata setelah jauh dari rumah,
hal-hal sederhana yang dulu biasa kita makan bisa terasa begitu istimewa

Di Indonesia mungkin mie ayam gampang ditemui.
Tapi ketika kita sedang merantau jauh di negeri orang,
makan semangkuk mie ayam sambil mendengar suara hujan rasanya seperti sedang diberi sedikit obat untuk rasa rindu.

Hujan di Taiwan memang bukan hujan di kampung halaman.

Tapi malam ini,
semangkuk mie ayam hangat cukup membuat hati berkata:

Nggak apa-apa jauh dari rumah…
yang penting masih bisa bersyukur dan menikmati sedikit kebahagiaan hari ini

Kalau kalian sedang di perantauan dan hujan-hujan begini,
lebih pilih mie ayam, bakso, atau gorengan ?
He he he he

PADA AKHIRNYA, TIDAK ADA YANG ABADI(Semuanya silih berganti)Hari ini mungkin kita sedang memikirkan banyak hal(Mumeeett)...
04/10/2026

PADA AKHIRNYA,
TIDAK ADA YANG ABADI
(Semuanya silih berganti)

Hari ini mungkin kita sedang memikirkan banyak hal
(Mumeeett)

Memikirkan pekerjaan.
Memikirkan uang.
Memikirkan orang yang pergi.
Memikirkan perkataan orang lain.
Memikirkan masa depan yang belum tentu terjadi.

Kita sering terlalu takut kehilangan sesuatu yang sebenarnya sejak awal memang tidak pernah menjadi milik kita selamanya.

Padahal coba kita lihat jauh ke depan…

Seratus tahun lagi,
mungkin tidak ada satu pun dari semua yang sedang kita khawatirkan hari ini yang masih
penting
(Fakta nya Gak nyampai 100 tahun besok pun kemungkinan mati itu pasti bisa terjadi )
Umurr nggak ada yang tau

Rumah yang kita banggakan akan berganti penghuni.
Harta yang kita kumpulkan akan berpindah tangan.
Pekerjaan yang kita pertahankan
mati-matian suatu hari akan ditinggalkan.

Orang-orang yang hari ini kita kenal juga akan menjalani jalannya masing-masing.

Bahkan tubuh yang hari ini kita jaga, suatu saat akan kembali menjadi tanah.
(Di kubur)

Lalu untuk apa kita menghabiskan seluruh hidup hanya untuk takut kehilangan?

Untuk apa terlalu lama menyimpan sakit hati?

Untuk apa terus memikirkan penilaian manusia?

Untuk apa mengejar sesuatu sampai lupa menikmati hidup?

Dunia ini memang tempat kita tinggal,
tetapi bukan tempat kita menetap selamanya
(Ibarat mung mampir ngombe)

Maka kalau hari ini ada sesuatu yang pergi, belajarlah melepaskan
Ikhlas

Kalau ada pintu yang tertutup,
mungkin memang sudah waktunya mencari pintu yang lain.

Kalau seseorang memilih meninggalkan kita,
biarkan dia pergi dengan jalannya.

Kalau sebuah pekerjaan berakhir,
mungkin Allah sedang menyiapkan
perjalanan yang baru.

Kalau sesuatu yang kita inginkan ternyata tidak menjadi milik kita,
mungkin Allah sedang menyelamatkan kita dari sesuatu yang belum kita ketahui
(Misalkan marabahaya)

Kita tidak harus memahami semuanya hari ini.

Cukup percaya bahwa hidup punya waktunya sendiri

Ada masa untuk bertemu.
Ada masa untuk bersama.
Ada masa untuk berjuang.
Ada masa untuk kehilangan.
Ada masa untuk menangis.
Ada masa untuk bangkit.
Dan ada masa ketika kita harus berkata:

Sudah… aku ikhlas

Karena memang…

setiap hidup ada masanya, dan setiap masa ada orangnya

Tidak ada yang benar-benar tinggal selamanya.

Jadi, jangan terlalu takut dengan perubahan.

Jangan terlalu menggenggam sesuatu yang memang sedang Allah minta kita lepaskan.

Nikmati yang masih ada.
Syukuri yang masih dimiliki.
Sayangi orang-orang yang masih bersama kita.
Dan jalani hari ini sebaik mungkin.

Sebab hidup bukan tentang bagaimana caranya memiliki semuanya.

Hidup adalah tentang bagaimana kita bisa melewati semuanya dengan hati yang tetap baik

Pada akhirnya, kita semua akan sampai di titik yang sama.

Tidak membawa rumah.
Tidak membawa jabatan.
Tidak membawa harta.
Tidak membawa pujian manusia.

Yang kita bawa hanyalah amal dan segala kebaikan yang pernah kita lakukan.

Jadi kalau hari ini hidupmu sedang berubah…

tenanglah

Mungkin bukan hidupmu yang sedang hancur.

Mungkin Allah sedang mengajarkanmu bahwa:

tidak ada yang abadi di dunia ini,
dan tidak semua yang pergi harus kita tangisi

Kadang sesuatu pergi agar kita belajar melepaskan.

Kadang sebuah akhir datang agar kita berani memulai.

Dan kadang kehilangan adalah cara Allah mengajarkan kita bahwa satu-satunya tempat bergantung yang tidak pernah berubah hanyalah Allah SWT

Seratus tahun dari sekarang, semuanya akan berlalu

Maka jangan habiskan hidupmu untuk terlalu mengkhawatirkan sesuatu yang sementara.

Hiduplah dengan baik.
Berbuat baik.
Memaafkan.
Bersyukur.
Dan terus berjalan.

Karena pada akhirnya…

kita semua hanya sedang singgah sebentar di dunia yang juga sebentar

DULU Yhaa duluuu AKU MENGIRA ULANG TAHUN ADALAH HARI UNTUK BAHAGIA. SEKARANG, AKU TAHU… ULANG TAHUN ADALAH HARI UNTUK ME...
03/10/2026

DULU
Yhaa duluuu
AKU MENGIRA ULANG TAHUN
ADALAH HARI UNTUK BAHAGIA.
SEKARANG,
AKU TAHU…
ULANG TAHUN
ADALAH HARI UNTUK MENGINGAT SEORANG
IBU

Dulu aku tidak pernah terlalu memikirkan arti hari ulang tahun

Bagiku, ulang tahun ya sekadar bertambah umur.

Tidak ada pesta.
Tidak ada kue.
Tidak ada lilin.
Tidak ada hadiah.
Bahkan ucapan
“selamat ulang tahun”
pun hampir tidak pernah terdengar

Sejak kecil,
keluargaku bukan keluarga yang mengenal perayaan ulang tahun.

Kami hidup sederhana. Jangankan merayakan ulang tahun,
Bisa makan sajaa wis alhamdulillah
Bisa sekedar kenyang saya sudah
Bersyukur
Alhamdulillah

Begitu aku pergi merantau, ternyata keadaan tidak jauh berbeda.

Tidak ada keluarga yang menelepon mengucapkan selamat ulang tahun.
Tidak ada yang mengirim pesan panjang.
Tidak ada kue yang menunggu.
Tidak ada perayaan.

Aku menjalani hari ulang tahunku seperti hari-hari biasa.

Bangun…
bekerja…
lelah…
tidur.

Sampai suatu hari aku mulai memahami sesuatu.

Ternyata ulang tahun bukan sekadar tentang hari
ketika kita bertambah usia.

Ulang tahun adalah hari ketika
seorang ibu pernah mempertaruhkan
nyawanya untuk melahirkan kita
(Ke muka bumi ini )

Hari ketika seorang ibu menahan sakit yang mungkin tidak pernah bisa kita bayangkan.
(Ngeden pastii sakit)

Hari ketika seorang ibu pertama kali melihat wajah anaknya.
(Bahagia )

Hari ketika seorang ibu memulai perjuangan panjang untuk membesarkan kita.

Dan sekarang…

ibuku sudah tidak ada

Itulah mengapa semakin bertambah umurku,
hari ulang tahun justru terasa semakin berbeda
(Hampa )

Dulu mungkin aku bisa tersenyum ketika mendengar lagu ulang tahun.

Sekarang,
kalau hari itu datang,
rasanya ada sesuatu yang kosong di dalam dada.

Bukan karena tidak bahagia masih diberi umur.

Aku justru sangat bersyukur masih diberi kesempatan hidup.

Tapi di balik rasa syukur itu ada satu kesedihan yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata.

Aku teringat ibu

Orang yang seharusnya mungkin menjadi orang pertama yang mengucapkan:

Selamat ulang tahun, Nak

Tapi sekarang suara itu tidak akan pernah terdengar lagi
(Do'a nya sudah tidak di langitkan )

Tidak ada lagi tangan ibu yang mengusap kepala
(Bahkan suara nya pun lenyapp)

Tidak ada lagi wajah ibu yang bisa kulihat.

Tidak ada lagi pelukan yang bisa kup**ang untuk mendapatkannya.

Dan yang paling menyakitkan…

kita baru benar-benar memahami
betapa berharganya seorang ibu ketika kita sudah tidak bisa memeluknya lagi
(Fakta)

Hari ulang tahunku sekarang bukan hanya tentang umur yang bertambah.

Tapi juga tentang perjuangan yang sudah kulewati.

Tentang masa kecil yang serba kekurangan.

Tentang langkah kaki yang membawaku pergi jauh dari rumah.

Tentang menjadi perantau.

Tentang bekerja ketika hati sebenarnya ingin p**ang.

Tentang menahan rindu.

Tentang air mata yang jatuh diam-diam.

Tentang banyak hal yang tidak pernah diketahui orang lain.

Dan hari ini aku sadar…

setiap bertambahnya umur, sebenarnya jatah waktu kita di dunia juga semakin berkurang

Karena itu, kalau hari ini masih ada ibu…

Peluklah ibumu.

Teleponlah ibumu.

Tanyakan apakah dia sudah makan.

Dengarkan ceritanya, meskipun cerita itu sudah pernah dia ceritakan berkali-kali.

Jangan tunggu kehilangan baru kemudian berkata,

Seandainya waktu itu aku masih bisa memeluk Ibu

Karena ada penyesalan yang tidak bisa ditebus dengan uang sebanyak apa pun.

Untuk kalian yang hari ini masih punya ibu…

sayangi beliau selagi masih ada

Dan untuk kalian yang ibunya sudah tiada seperti aku…

mungkin kita tidak bisa lagi memberikan hadiah kepada ibu.

Tapi kita masih bisa mengirimkan doa.

Semoga setiap kebaikan yang kita lakukan menjadi pahala yang mengalir untuk beliau.

Dan semoga suatu hari nanti, Allah mempertemukan kita kembali dengan ibu
(Di tempat terindah di surga sana )
Aminnn

bukan lagi di dunia yang penuh air mata ini,

tetapi di tempat yang tidak ada lagi perpisahan.

Selamat ulang tahun untuk diriku sendiri

Youtube yayuk ciayo
Panjang umur
Sehattt selalu
Lancar rezeki
Sukses
Kaya raya
Segala sesuatu nya mudah
Keberhasilan
Keberlimpahan
(Aminn)

Bukan lagi dengan pesta.

Bukan dengan kue dan lilin.

Tapi dengan rasa syukur, doa, air mata, dan sebuah pesan untuk diri sendiri:

Terima kasih sudah bertahan sejauh ini.
Semoga sisa perjalanan hidupmu dipenuhi keberkahan,
dan semoga perjuanganmu menjadi alasan ibumu tersenyum di tempat terbaik di sisi-Nya

Ini baru tanggal 3
Tapi aku udah dapat surat ucapan ulang tahun
Lurrrrrr..

Selamat ulang tahun
Nanti di tanggal 6 .
Sekarang baru tanggal 3

JAM 3 SUBUH, TKW DITENDANG DARI RUMAH MAJIKAN… PADAHAL BARU SATU HARI KERJA, GARA-GARA BAU BADAN ! (Kisah nyata tkw hk B...
02/10/2026

JAM 3 SUBUH
, TKW DITENDANG DARI RUMAH MAJIKAN… PADAHAL BARU SATU HARI KERJA, GARA-GARA BAU BADAN !
(Kisah nyata tkw hk
Bukan kisah ku tapi kisah teman seperjuangan kitaaa)

Bayangkan…

Jam menunjukkan pukul 3 dini hari

Saat orang-orang sedang tidur nyenyak, seorang TKW justru harus meninggalkan rumah majikannya.

Yang lebih menyakitkan…

Dia baru satu hari bekerja

Belum sempat mengenal majikan lebih jauh.
Belum sempat beradaptasi dengan pekerjaan.
Belum sempat
menunjukkan
bahwa dirinya benar-benar ingin bekerja dengan baik.

Tiba-tiba
harus kembali ke agensi.

Alasannya karena majikan merasa terganggu dengan bau badan
(Maap agak sensitive tapi ini yang sebenarnya terjadi )

Sakit?

Pasti.

Malu?

Mungkin.

Kecewa?

Sudah pasti.

Apalagi perempuan ini datang ke Taiwan membawa harapan.

Meninggalkan keluarga, meninggalkan kampung halaman,
menyeberang jauh ke negeri orang dengan satu tujuan:

bekerja dan mencari rezeki untuk keluarga

Tapi baru satu hari…

Harapan itu seolah runtuh.

Namun kalau kita mau melihat lebih dalam,
ada satu hal yang juga perlu kita pahami.

Tidak semua bagian dari diri kita bisa kita pilih

Kita tidak bisa memilih akan lahir dengan hidung seperti apa.

Tidak bisa memilih bentuk wajah seperti apa.

Tidak bisa memilih tinggi badan,
bentuk tubuh,
warna kulit,
dan berbagai kekurangan maupun
kelebihan yang sudah Allah berikan sejak kita lahir

Begitu juga dengan kondisi tubuh.

Ada orang yang memang lebih mudah berkeringat
atau mempunyai bau badan yang lebih kuat,
dan itu bukan berarti dia sengaja ingin membuat orang lain tidak nyaman.

Bahkan bisa saja orang tersebut sebenarnya sudah berusaha.

Sudah mandi.

Sudah menjaga kebersihan.

Sudah memakai deodorant.

Sudah mencoba berbagai cara untuk mengurangi bau badan.

Tetapi tetap saja ada kondisi tubuh tertentu yang membuat masalah tersebut sulit dikendalikan
(Apalagi ketika musim panassss )

Dan kita juga harus memahami…

Setiap orang mempunyai tingkat toleransi terhadap kebersihan yang berbeda-beda,

Ada majikan yang biasa saja.

Ada majikan yang sangat memperhatikan kebersihan.

Bahkan ada orang yang memang mempunyai sensitivitas atau
kecemasan berlebihan terhadap kotoran dan kebersihan,
Dalam kondisi tertentu,
hal itu bisa berkaitan dengan OCD,
meskipun tentu kita tidak bisa menyimpulkan seseorang mengalami
OCD hanya karena sangat menjaga kebersihan.

Jadi,
kejadian seperti ini sebenarnya bukan hanya tentang siapa yang benar dan siapa yang salah.

Ada majikan yang mempunyai standar kebersihan sangat tinggi
Juga indra penciuman yang sangat tajammmm

Ada pekerja yang mungkin mempunyai kondisi tubuh tertentu.

Dan di tengah perbedaan itu, kadang memang terjadi ketidakcocokan.

Yang perlu kita lakukan adalah mengambil pelajarannya,
bukan mempermalukan orangnya.

Untuk teman-teman
TKW yang akan berangkat ke Taiwan,
jangan hanya menyiapkan koper dan dokumen.

Persiapkan juga diri kita.

Jaga kebersihan tubuh.
Gunakan deodorant jika diperlukan.
Perhatikan pakaian.
Jaga kesehatan.
Belajar beradaptasi dengan kebiasaan majikan.

Karena hal kecil yang menurut kita biasa saja,
bisa jadi sangat penting
bagi orang lain.

Tapi untuk TKW yang mengalami kejadian seperti ini…

Jangan merasa dirimu hina.

Jangan merasa dirimu tidak pantas bekerja.

Dan jangan merasa hidupmu sudah selesai hanya karena satu majikan tidak bisa menerimamu.

Ditolak satu rumah
bukan berarti kamu ditolak oleh seluruh dunia

Mungkin malam itu kamu menangis di perjalanan kembali ke agensi.

Mungkin kamu bertanya dalam hati

Kenapa harus aku?
(Karena kamu terpilihhh
Kamuu hebattt)

Tetapi kita tidak pernah tahu apa yang Allah siapkan setelah pintu itu tertutup.

Bisa jadi majikan tersebut memang bukan tempatmu.

Bisa jadi pekerjaan itu bukan rezekimu.

Dan bisa jadi,
setelah kejadian yang sangat menyakitkan itu,
Allah justru mempertemukanmu dengan tempat yang lebih cocok.

Karena menjadi TKW bukan berarti perjalanan kita selalu mulus.

Ada yang baru sehari sudah dip**angkan.

Ada yang bertahun-tahun tetap bertahan.

Ada yang mendapatkan majikan baik.

Ada p**a yang harus melewati banyak air mata sebelum menemukan tempat yang nyaman.

Setiap orang punya cerita perjuangannya sendiri

Jadi jangan mudah menertawakan kekurangan orang lain,

Hari ini mungkin kita melihat kekurangan seseorang.

Besok mungkin kita sendiri yang sedang diuji dengan kekurangan yang berbeda.

Kita tidak pernah bisa memilih bagaimana kita dilahirkan.

Tetapi kita masih bisa memilih bagaimana kita menghadapi kekurangan itu.

*lPerbaiki yang bisa diperbaiki.
Terima yang belum bisa diubah.
Dan jangan pernah kehilangan harga diri hanya karena satu kegagalan,

Untuk Mbak yang malam itu harus meninggalkan rumah majikan…

Semoga setelah air mata itu ada rezeki yang lebih baik.

Karena p**ang ke agensi bukan berarti kamu gagal.

Kamu hanya sedang menunggu rumah berikutnya untuk
kembali berjuang

Ini bukan kisah ku
Dan foto tidak menggambarkan kejadian sebenarnyaaa.

Semoga ada hikmah yang bisa di ambil dari kisah perjalanan mbak Amelia di atas ini ,
Dan Semoga kita semuanya selalu dalam lindungan allah swt
Lancar rezeki
Rezeki berkah barokah
Sehat selalu
Panjang umur
Dan bahagia selalu
...

9 TAHUN KERJA TIBA-TIBA  DI DEPAK ,DI BUANG DAN DI CAMPAKAN OLEH MAJIKAN BERAKHIR DI PUTUS KONTRAK SEPIHAK,,,Di usir set...
01/10/2026

9 TAHUN KERJA TIBA-TIBA DI DEPAK ,
DI BUANG
DAN DI CAMPAKAN
OLEH MAJIKAN
BERAKHIR DI PUTUS KONTRAK SEPIHAK,,,

Di usir setelah 9 tahun bekerja di 1 majikan
dan
di beri waktu 1 bulan untuk membersihkan semua barang-barang nya .
Tanpa ada 1 pun yang tersisa .
Tragiss
Yhaaa

Hanya Satu Bulan waktu ku mengemas semua barang-barang dan di usir dari rumah majikan !!
Setelah 9 Tahun Kerja, Aku Hanya Diberi Waktu 1 bulan untuk Pergi

Bayangkan ????
Kalo kerja di Indonesia mungkin
1 bulan ini cukup (untuk memutuskan pindah atau p**ang ke kampung halaman )
Tp ini adalah kisah seorang tkw taiwan yg di depak dan di putus kontrak sepihak oleh majikan nya ...

Sudah 9 tahun tinggal di rumah majikan yang sama

Selama 9 tahun bekerja, bahkan hanya satu kali p**ang ke Indonesia
Yaitu ambil cuti selama 1 bulan .

Sembilan tahun bukan waktu yang sebentar

Di rumah itu, sudah banyak cerita yang dilewati.
Banyak s**a duka,
banyak air mata,
banyak tenaga yang dicurahkan.

Sampai akhirnya…

Suatu hari datang kabar yang mungkin tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

Kontrak diputus
Sepihak oleh majikan

Bukan karena ingin berhenti.
Bukan karena sudah tidak mau bekerja.

Tapi karena majikan sudah mempunyai
mbak TKW baru
yang akan menggantikan pekerja tkw lama nya ,

Dan yang paling membuat hati bergetar
Dan dada terasa di remasss
Jugaaa dada terasa sesakkk

Hanya diberi waktu satu bulan untuk meninggalkan rumah itu

Sembilan tahun bersama, tetapi waktu untuk pergi hanya satu bulan.

Semua barang yang selama bertahun-tahun dikumpulkan sedikit demi sedikit harus segera dibereskan.

Panci yang dibeli sendiri.
Wajan yang dibeli sendiri.
Baskom.
Baju-baju.
Barang-barang kecil yang mungkin bagi orang lain tidak berarti apa-apa…

Tetapi bagi seorang perantau, benda-benda itu menyimpan cerita bertahun-tahun

Satu per satu harus dimasukkan ke dalam kardus
Untuk di paketin p**ang ke Indonesia,

Satu per satu harus barang harus di kemas dan harus lenyap dari pandangan majikan
Dan tkw nya harussss meninggalkan rumah yang sudah ditempati selama 9 tahun.

Gemetar?

Pasti.

Sedih?

Sudah pasti.

Kaget?

Jangan ditanya.

Tapi setelah semua rasa itu dilewati, akhirnya dia mencoba berkata kepada dirinya sendiri:

Mungkin memang sudah waktunya

Kalau pindah dari tempat ini adalah jalan terbaik, ya sudah.

Kalau harus p**ang ke Indonesia, mungkin itu juga yang terbaik.

Karena kita harus percaya…

Apa yang terjadi dalam hidup kita, semuanya berada dalam keputusan Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Kita sering lupa bahwa hidup ini memang tentang pergantian masa.

Waktu bayi,
lingkaran kita hanya keluarga.

Masuk TK,
kita punya teman-teman baru.

Masuk SD,
lingkaran pertemanan berubah.

Masuk SMP,
berubah lagi.

Masuk SMA,
berubah lagi.

Masuk dunia kerja, kita bertemu dengan orang-orang yang berbeda lagi.

Ada orang yang menemani kita bertahun-tahun.

Ada yang hanya sebentar.

Ada yang datang untuk memberi pelajaran.

Ada yang pergi ketika tugasnya dalam hidup kita sudah selesai.

Karena setiap masa ada orangnya, dan setiap orang ada masanya

Mungkin 9 tahun ini memang sudah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

Dan sekarang waktunya membuka lembaran baru.

Satu hal yang harus kita sadari ketika bekerja ikut orang:

Jangan terlalu berharap akan dianggap keluarga

Jangan terlalu merasa bahwa karena sudah bekerja bertahun-tahun,
kita pasti dan majikan sering melantunkan kalimat nya
Tkw nya sudah dianggap seperti anak sendiri , cucu sendiri
Yhaa seperti ituuuu

Kita boleh dekat.

Kita boleh sayang.

Kita boleh menghormati majikan.

Tapi jangan sampai lupa…

Kita tetap seorang pekerja

Hari ini bisa dipercaya.

Hari ini bisa dianggap baik.

Bahkan sudah bekerja 9 tahun.

Tetapi ketika suatu hari majikan merasa membutuhkan orang lain yang lebih sesuai dengan kebutuhannya,
kita bisa saja harus pergi.

Tanpa aba-aba panjang.

Tanpa kita siap.

Tanpa kita menyangka.

Dan akhirnya hanya diberi waktu satu bulan untuk mengemasi seluruh kehidupan yang sudah kita bangun di rumah itu.

Jadi untuk teman-teman yang sedang bekerja di luar negeri…

Jangan terlalu baper dengan pekerjaan.

Kerjakan tugasmu dengan baik.

Hormati majikan.

Jaga sikap.
Lakukan pekerjaan mu dengan baik dan sesuai keinginan majikan

Ambil gajimu.

Tabung uangmu

Jangan habiskan seluruh tenagamu untuk mencari pengakuan bahwa kamu adalah keluarga.
Karena kamu tidak akan mungkin tercatat menjadi ahli waris nya

Karena tujuan kita merantau sebenarnya sederhana:

Bukan untuk selamanya tinggal di rumah orang.

Kita datang membawa satu tujuan…

Bekerja.
(Golek duit )

Mengumpulkan uang.

Membantu keluarga.

Membangun sesuatu di Indonesia.

Dan pada akhirnya…

Pulang
Pulang itu pasti dan sebuah kepastian

Pulang ke tanah air.

Pulang membawa hasil perjuangan.

Pulang dengan kehidupan yang lebih baik.

Pulang bukan hanya membawa koper berisi baju, tetapi membawa sesuatu yang bisa menjadi bekal masa depan.

Kalau hari ini kamu masih dipercaya majikan,
syukuri.

Kalau suatu hari kamu harus pergi,
jangan merasa hidupmu selesai.

Mungkin Allah hanya sedang memindahkanmu ke tempat yang baru.

Tidak semua kehilangan adalah akhir.

Kadang kehilangan adalah cara Allah membuka jalan menuju kehidupan yang baru.

Jadi kalau suatu hari kita didepak dari tempat yang sudah bertahun-tahun kita tempati

menangislah kalau memang ingin menangis
(Wajar kita manusia bukan dewa )

Tapi setelah itu, bangkit lagi.

Rapikan koper.

Rapikan hati.

Dan katakan kepada diri sendiri:

Terima kasih untuk 9 tahun yang pernah menjadi bagian dari hidupku.
Sekarang waktunya aku melanjutkan perjalanan

Karena pada akhirnya…

Tujuan utama kita bukan menjadi pekerja selamanya

Tujuan utama kita adalah…

p**ang ke Indonesia
dengan membawa hasil perjuangan,
hidup lebih baik,
dan kalau Allah mengizinkan…
menjadi orang yang berkecukupan
bahkan kaya raya
dari hasil kerja keras kita sendiri
(Aminnnnn)

Semoga siapa pun yang sedang merantau diberikan kekuatan,
kesehatan,
rezeki yang luas,
majikan yang baik,
dan suatu hari bisa p**ang ke Indonesia dengan membawa keberhasilan
(Aminnn)

Kisah di atas adalah kisah dari sahabat ku
(Sebut saja namanya sasa)
yang telah lama merantau di perantauan
Dan sahabat ku (mbak sasa) adalah orang hebat dan kita saling menguatkan 1 sama lain
Semoga mbak sasa panjang umur dan sehat selalu Juga lancar rezeki nya
Pulang Indonesia jadi kaya raya

Aminnnnn....

DULU, UNTUK MAKAN NASI SAJA AKU HARUS MENUNGGU MANDI KERINGAT DARI ALMARHUMAH IBUK, Kalau hari ini melihat meja makan se...
30/09/2026

DULU,
UNTUK MAKAN NASI SAJA AKU HARUS MENUNGGU MANDI KERINGAT DARI ALMARHUMAH IBUK,

Kalau hari ini melihat meja makan seperti ini,
mungkin orang akan berpikir,
Wah, enak sekali makanannya

Ada nasi,
gorengan,
lauk, sambal,
dan
semangka.

Tapi tidak banyak orang yang tahu…

di balik sepiring nasi yang sekarang bisa aku makan dengan tenang,
ada masa kecil yang penuh perjuangan

Dulu,
untuk bertemu dengan nasi saja rasanya susah sekali.

Aku pernah mengalami masa di mana selama berbulan-bulan,
yang kami makan bukan nasi putih seperti yang biasa orang makan.

Kami makan
nasi karak
nasi tiwul
Singkong rebus
(Dan sekarang makanan itu jadi makanan mahal dan ngangenin ketika di Taiwan )

Nasi karak adalah
Nasi sisa dari tetangga yang sudah dikeringkan,
kemudian dijual dengan harga murah.

Karena itulah yang masih sanggup dibeli oleh keluarga kami.

Dijemur, dibeli, kemudian dimasak lagi.

Begitulah cara kami bertahan hidup.

Kadang kalau mengingat masa itu,
hati rasanya ingin menangis.

Bukan karena malu pernah hidup susah…

Tapi karena sekarang aku sadar,
ternyata orang tuaku dulu berjuang sekuat tenaga supaya anak-anaknya tetap bisa makan

Mungkin bagi sebagian orang,
nasi adalah sesuatu yang biasa.

Tinggal mengambil dari rice cooker.

Tapi bagi aku…

nasi pernah menjadi sesuatu yang sangat berharga
(Makanan mahal )

Aku tahu bagaimana rasanya melihat makanan sambil berpikir,
Besok masih bisa makan nggak?

Aku tahu bagaimana rasanya ingin makan enak,
tetapi keadaan berkata lain.

Dan mungkin karena pernah melewati masa seperti itulah, sampai sekarang aku belajar untuk tidak terlalu banyak mengeluh
(Perbanyak bersyukur )

Hari ini aku bisa makan nasi dengan lauk sederhana.

Bisa menikmati sambal.

Bisa membeli makanan yang dulu mungkin hanya bisa aku bayangkan.

Bahkan bisa merantau jauh dari rumah dan berjuang mencari rezeki sendiri.

Ternyata hidup memang perjalanan
(Perjalanan panjang )

Dulu aku makan karena bertahan hidup

Sekarang aku makan sambil mengingat masa lalu dan mengucap

Alhamdulillah
Terima kasih ya allah

Bukan karena hidupku sudah sempurna.

Tapi karena aku pernah berada di titik yang sangat bawah,
dan sampai hari ini masih diberi kesempatan untuk terus berjalan.

Jadi kalau hari ini makanan kita sederhana,
jangan malu

Kalau rezeki kita belum sebanyak orang lain,
jangan menyerah

Karena kita tidak pernah tahu…

mungkin makanan sederhana yang sedang kita syukuri hari ini
adalah makanan yang dulu pernah kita impikan
Dan selalu do'a kan

Untuk kalian yang pernah merasakan hidup susah seperti aku…

pernah nggak, ada makanan sederhana yang sampai sekarang kalau melihatnya langsung teringat masa kecil?

Address

Xinbei
234

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Youtube yayuk ciayo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Youtube yayuk ciayo:

Shortcuts

Share

Category