Aleena ITS my Dream😍

Terlambat Sudah🥹🥹🥹        Suami berinisial IS (28) di Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), menganiaya se...
06/02/2026

Terlambat Sudah🥹🥹🥹

Suami berinisial IS (28) di Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), menganiaya secara s4dis istrinya, AS (24) hingga tew4s. Pel4ku juga sempat mem4ndik4n dan merawat jasad istrinya berharap korban hidup lagi
"Pel4ku sudah kami amankan dan saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut," kata Kasatreskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau dalam keterangannya, Minggu (31/5/2026).
Korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di rumahnya BTN Griya Resky Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, Konsel pada Sabtu (30/5) malam. Saat ditemukan, terdapat sejumlah luka lebam pada bagian wajah dan lengan korban.
"Dari hasil penyelidikan awal ditemukan adanya tanda-tanda keker4san pada tubuh korban," ujarnya.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan setelah menerima informasi dari masyarakat. Pel4u pun langsung ditangkap tidak lama setelah may4t korban ditemukan.
"Pel4ku mengakui telah melakukan keker4s4n terhadap korban yang mengakibatkan korban meningg4l dunia," ungkap Welliwanto.
Pel4ku melakukan peng4ni4yaan dengan menginjak tangan korban dalam posisi terbaring. Pel4ku lalu menendang tangan korban hingga tidak bisa digerakkan.
Polisi menyebut aksi keker4san terjadi secara berulang sebelum korban meningg4l. Korban juga sempat mengeluhkan sakit setelah mengalami pengani4y4an tersebut.
Setelah mengetahui korban tidak lagi bernyawa, pel4ku masih berupaya membangunkan istrinya. Pel4ku juga sempat membersihkan tubuh korban dan mengganti pakaiannya.
"Pel4ku mengaku sempat membersihkan korban dan berharap korban masih bisa hidup kembali," tuturnya.
Dugaan sementara, aksi pengani4yaan dipicu rasa cemburu pel4ku terhadap korban. Polisi menyebut pel4ku mengaku curiga korban memiliki hubungan dengan pria lain.
"Pelaku cemburu dikarenakan korban seringkali berselingkvh dengan lelaki lain," ungkap Welliwanto.
Saat ini polisi masih melengkapi alat bukti termasuk hasil visum dan autopsi dari RS Bhayangkara Kendari. Penyidik juga masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meningg4l.

Ur4t M4lu*nya Sudah PvTvs sodara 😳🤣🥹       Kerib*tan diduga dip1cu persoalan asmara menghebohkan warga Pinrang. seorang ...
06/01/2026

Ur4t M4lu*nya Sudah PvTvs sodara 😳🤣🥹

Kerib*tan diduga dip1cu persoalan asmara menghebohkan warga Pinrang.
seorang pel*kor nekat mel*brak istri sah di Lorong Kelinci Jalan Serigala Kecamatan Watang Sawitto Pinrang Sulawesi Selatan.
Kerib*tan bermula ketika seorang wanita mendatangi rumah istri sah dari pria yang diduga memiliki hub*ngan dengan nya.
sang pel*kor yang berstatus single parents datang bersama anaknya usai mendapat informasi mengenai keberadaan pria nya.
Setibanya dilokasi mereka mendapati rumah istri sah dalam keadaan terbuka.
Anak Sang pel*kor kemudian masuk ke dalam rumah dan menemukan pacar Ibu nya.
sehingga terjadi lah 4du m*lut yang berujung kerib*tan dan dug4an 4ksi saling p*kul antara kedua belah pihak...

Sudah Mu4k dgn Ber1t4 seperti ini😡Andaikan HvKvM di negeri ini T3gas tidak akan bnyak k0rban🥹            fakta luar bias...
06/01/2026

Sudah Mu4k dgn Ber1t4 seperti ini😡
Andaikan HvKvM di negeri ini T3gas tidak akan bnyak k0rban🥹

fakta luar biasa keji dibongkar Polres Kendal di balik penemuan bayi di pekarangan warga Desa Kedunggading, Ringinarum, Kendal pada Rabu (13/05/2026). Bayi tersebut ternyata hasil hubungan inses paksa akibat kelakuan biadab sang ayah kandung.
Berikut poin ringkas kekejian pelaku, Lur:
Sudah Hamil Tetap Diperkosa: Poin paling
biadab, tersangka ANR (ayah korban) tidak berhenti melancarkan nafsu setannya meski tahu anak kandungnya, DRSP (15), sudah hamil akibat perbuatannya. Aksi terakhir bahkan tetap dilakukan pada April lalu saat kandungan korban sudah membesar.
Dua Tahun dalam Ancaman: Pelaku tega
memerkosa darah dagingnya sendiri yang masih duduk di bangku SMP itu secara berulang kali selama 2 tahun (sejak 2024). Korban yang merupakan anak tunggal terpaksa melayani pelaku
karena terus-menerus diancam.
Pelampiasan Cerai & Istri TKW: Pelaku nekat
mencabuli anaknya karena kesal usai bercerai dengan istrinya. Selama ditinggal mantan istrinya bekerja sebagai TKW di luar negeri, pelaku tinggal berdua dengan korban dan menjadikannya pelampiasan.
Ancaman Hukum & Nasib Bayi: Pelaku dibekuk
pada Minggu (17/05/2026) dan terancam hukuman di atas 15 tahun penjara. Sementara sang bayi kini dirawat di Panti Asuhan Salatiga karena keluarga enggan merawat, dan korban kini didampingi DP3A untuk memulihkan trauma psikis beratnya.
Bener-bener gak habis pikir ya Lur, seorang ayah justru bertindak lebih kejam dari binatang dan merusak masa depan anaknya sendiri. Semoga korban diberikan kekuatan.

Sudah Bersuami, Tapi masih aja k3g4t3lan😡Akhirnya Seperti ini🥹🥹🥹   Padahal udah menikah, tapi ternyata wanita ini masih ...
05/31/2026

Sudah Bersuami, Tapi masih aja k3g4t3lan😡
Akhirnya Seperti ini🥹🥹🥹

Padahal udah menikah, tapi ternyata wanita ini masih ada rasa sama mantannya, dan mereka sering bertemu untuk bercinta. Tapi pas wanita itu minta dibeliin iPhone sama mantannya, dia malah jadi kehilangan nyawanya😱
Seorang pria berinisial MAP (33 tahun) ditangkap Satreskrim Polres Muara Enim karena membunuh dan membakar mantan pacarnya yang telah menjadi istri orang, APS (23 tahun), saat check-in di hotel di Muara Enim, Sumatera Selatan pada 24-25 Mei 2026 lalu.
Polisi mengatakan, peristiwa berawal saat korban meminta dibelikan handphone baru merek iPhone. MAP menolak karena merasa sakit hati korban masih berstatus istri orang.
"Pelaku sempat mengatakan kepada korban, kenapa tidak meminta dibelikan oleh suaminya," kata Kasat Reskrim Polres Muara Enim, AKP M. Andrian kepada wartawan, Jumat (29/5).
Namun tidak hanya ucapan, sakit hati itu juga dilampiaskan dengan mencekik leher korban.
"Karena emosi dan sakit hati, pelaku kemudian mencekik korban sambil menindih tubuh korban selama kurang lebih 10 menit hingga korban meninggal dunia di tempat," katanya.
Hilangkan Jejak: Bakar dan Buang Jasad ke Sungai
Selanjutnya, setelah memastikan korban meninggal, MAP sempat meninggalkan hotel dan pulang ke rumahnya.
Keesokan harinya, 25 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB, MAP kembali ke hotel untuk menghilangkan jejak.
Di sana, ia membungkus jasad korban menggunakan sprei dan selimut hotel, lalu memasukkannya ke dalam ember kamar mandi sebelum dibawa menggunakan mobil Honda Brio miliknya menuju kawasan Jembatan Enim III.
"Pelaku sebelumnya sempat membeli satu botol Pertalite lalu menumpuk kayu di atas tubuh korban yang dibungkus sprei dan selimut lalu membakarnya," kata dia.
Setelah tubuh korban hangus terbakar, MAP membuang jasad korban ke sungai dari atas jembatan lalu meninggalkan lokasi.

Jasad Ditemukan

Selang dua hari, jasad APS ditemukan mengambang di aliran Sungai Enim, tepatnya di kawasan Jembatan Enim III, Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, pada 27 Mei 2026 sekitar pukul 16.00 WIB.

Kapolres Muara Enim, AKBP Hendri Syaputra, mengatakan sebelum ditemukan mengambang di sungai, korban sempat dilaporkan hilang oleh suaminya ke Polres Lahat karena sudah tidak pulang selama lebih dari tiga hari.

"Dari hasil penyelidikan, laporan orang hilang tersebut mengarah kepada korban yang ditemukan di Sungai Enim. Dari situlah tim bergerak cepat mengumpulkan saksi dan barang bukti hingga akhirnya pelaku berhasil diungkap," kata Hendri, Jumat (29/5).

Berdasarkan hasil olah TKP dan visum, serta penyelidikan ditemukan sejumlah kejanggalan terhadap jasad korban yang mengarah kepada tindak pembunuhan. Korban juga tercatat sebagai warga Desa Perjito, Kecamatan Gunung Megang, Muara Enim.

Pelaku Ditangkap
Selang sehari setelah penemuan mayat, pelaku berhasil ditangkap polisi.

"Tim kemudian melakukan gerak cepat hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku berinisial MAP pada Kamis, 28 Mei 2026, kemarin," jelasnya.

Jalinan Asmara
Kasat Reskrim Polres Muara Enim, AKP M. Andrian, mengatakan berdasarkan pemeriksaan terhadap MAP diketahui ia dan korban pernah menjalin hubungan asmara sebelum akhirnya putus dan korban menikah dengan orang lain.
Meski telah putus, keduanya masih berkomunikasi hingga akhirnya sepakat bertemu di sebuah hotel pada 24 Mei 2026," kata Andrian.
Awalnya korban terlebih dahulu memesan kamar hotel karena MAP saat itu tidak dapat datang tepat waktu.
"Pelaku baru datang ke hotel itu sekitar jam setengah lima subuh. Selama berada di hotel, keduanya sempat melakukan hubungan badan sebanyak empat kali," jelasnya.
Akan tetapi pada sore hari keduanya terlibat percekcokan hingga berujung maut.
Atas perbuatannya, MAP dijerat dengan pasal 458 KUHP tentang pembunuhan dan/atau Pasal 479 tentang pencurian dengan kekerasan.

Kalau Seperti Ini Nampak Sekali Ada Perm4in4n H U K U M🥹        Viralll... Seorang ibunda menangis histeris mempertanyak...
05/31/2026

Kalau Seperti Ini Nampak Sekali Ada Perm4in4n H U K U M🥹

Viralll... Seorang ibunda menangis histeris mempertanyakan keadilan. Anaknya yang masih SMP t*was ditangan oknum TNI setelah sebelumnya sempat diani*ya.
Pengadilan Militer Tinggi I Medan memperkuat vonis anggota TNI, Sertu Riza Pahlivi, yang mengani*ya anak SMP berinisial MHS (15) hingga t*was. Riza tetap dihukum 10 bulan penjara.
LBH Medan sebagai kuasa hukum mengecam putusan banding tersebut. Kuasa hukum menyatakan pihaknya baru menerima informasi 3 bulan setelah putusan dibacakan... .

Menantu Tega M3mbvnvh M3rtuanya kemudian d bungkus Pakai karung lalu membuang nya k Sungai🥹   Pengakuan Menantu Pembunuh...
05/30/2026

Menantu Tega M3mbvnvh M3rtuanya kemudian d bungkus Pakai karung lalu membuang nya k Sungai🥹

Pengakuan Menantu Pembunuh Mertua di Empat Lawang : Saya Tidak Puas Hasil Panen Kopi Dibagi Empat.
Pengakuan menantu bunuh mertua di Kabupaten Empat Lawang, sempat cekcok perihal pembagian hasil panen kopi.
Misteri menghilangnya Aminah (64) sejak Selasa (19/5) lalu kini telah menemui titik terang.
Ia ditemukan dalam keadaan meninggal dunia terbungkus karung di aliran Sungai Betung, Kecamatan Ulu Musi, Senin (25/5) sore.
Sebelum jasadnya ditemukan, pencarian dilakukan secara intens oleh keluarga, masyarakat, dan polisi.
Di mana terduga pelaku pembunuh Aminah, yakni anak menantunya sendiri, Angga (31), juga sempat pura-pura mencari.
Kecurigaan menguat pada Angga setelah ia secara tiba-tiba menghilang, lalu ditangkap polisi saat sudah berada di Kota Lubuklinggau, Minggu (24/5/2026).
Kini sang menantu telah diamankan di Polres Empat Lawang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Di sela-sela pemeriksaan tersebut wartawan sempat mewawancarai terduga pelaku. Angga mengaku sempat cekcok sebelum mengakhiri nyawa ibu mertuanya itu.
“Saya tidak puas dengan hasil pembagian hasil panen kopi. Sudah dibagi tiga diubah dibagi empat, awalnya saya satu bagian dia dua bagian, terus diubah dia tiga bagian saya satu bagian,” katanya.
Adapun kebun kopi yang dikelola oleh Angga merupakan milik mertuanya, yakni Aminah.
Kebun kopi tersebut terletak di Talang Ngongop, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Ulu Musi.
Kronologi Penemuan Jasad Aminah
Tubuh Aminah (64) berhasil ditemukan usai dilaporkan 1 pekan menghilang. Tubuhnya dibungkus karung lalu dibuang ke sungai oleh sang menantu.
Setelah warga dan keluarga intensif melakukan pencarian, akhirnya Aminah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Ia ditemukan di Sungai Betung, Kecamatan Ulu Musi, Senin (25/5) menjelang sore.
Tubuhnya ditemukan dalam keadaan terbungkus karung dan langsung dievakuasi oleh warga.
Berdasarkan wawancara singkat wartawan pada Angga (31) di ruangan Unit Pidum Satreskrim Polres Empat Lawang, Senin (25/5), ia memukul sang mertua sebanyak 2 kali.
Ia langsung memasukkan tubuh Aminah ke dalam karung lalu membuangnya ke sungai pada Selasa (19/5) lalu.
"Saya pukul pakai kayu bakar 2 kali. Saat saya periksa sudah tidak ada lagi nyawanya, saya ambil karung, saya masukkan, saya bawa ke motor, saya bawa ke desa, lalu saya letakkan di sungai," ucapnya.

Semua gara-gara Bullying🥹 Dampak Bullying benar2 Nyata🥹     Pada 25 Mei 2026, seorang siswa SMP berinisial KA (13) di Ba...
05/30/2026

Semua gara-gara Bullying🥹 Dampak Bullying benar2 Nyata🥹

Pada 25 Mei 2026, seorang siswa SMP berinisial KA (13) di Bandar Lampung menusuk teman sekelasnya berinisial V (13) setelah diduga sering menjadi korban bullying. Polisi menyebut korban kerap menghina pelaku dengan kata-kata kasar hingga menyinggung orang tuanya.
Korban mengalami luka tusuk di perut dan sempat dirawat di RS Abdul Moeloek. Kasus ini kini ditangani polisi dengan melibatkan pihak sekolah dan keluarga karena keduanya masih di bawah umur.

Zaman Semakin Ed4n😱Dibawah Umur Anak2 zaman Now Sudah Mel4kukan Hubung4n Su4mi 1stri😭       Pelajar SMP umur 15 tahun H...
05/29/2026

Zaman Semakin Ed4n😱
Dibawah Umur Anak2 zaman Now Sudah Mel4kukan Hubung4n Su4mi 1stri😭

Pelajar SMP umur 15 tahun Hamili pacar dipaksa aborsi korban di Berikan pil dan air tapai
Viral!! Seorang remaja laki-laki inisial LF (15 tahun) ditangkap polisi atas laporan dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap kekasihnya CA (16 tahun) berulang kali hingga menyebabkan korban hamil.
Pelaku yang merupakan seorang pelajar SLTP tersebut diamankan Unit IV PPA Polres 50 Kota, Senin (27/4/2026) malam sekitar pukul 11.00 WIB di Nagari Maek, Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Berdasarkan hasil interogasi polisi, pelaku mengakui telah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap kekasihnya yang merupakan anak di bawah umur tersebut.
"Benar, pelaku sudah kita amankan Polres 50 Kota untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana serupa," ujar Kasat Reskrim Polres 50 Kota IPTU Muhammad Indra Prakoso, Selasa (28/4/2026).
Berita Sebelumnya.!
Sebelumnya beritakan, bawah seorang pelajar perempuan inisial CA (16 tahun) dipaksa oleh kekasihnya melakukan perbuatan tidak senonoh (dibawah ancaman) hingga korban hamil.
Bahkan, ia dipaksa menggugurkan kandungannya yang berusia lebih kurang 3 bulan tersebut dengan cara memakan pil aborsi, meminum air tapai (air fermentasi tapai) serta membawa korban ke tukang pijit tanpa sepengetahuan orang tua korban.
Tak terima anaknya diperlakukan secara tak manusiawi, keluarga korban langsung melapor ke Unit PPA Polres 50 Kota.
Polisi mengungkapkan, persetubuhan tersebut dilakukan oleh korban di Nagari Maek dan telah dilakukan berulang kali.....

Mereka Memang Salah, Tapi Setidaknya Suruh Pake C3l4n4 dulu😱😱😱     VIRALL... Wes tua padahal. Apakah ga bisa sewa kamar😁...
05/29/2026

Mereka Memang Salah, Tapi Setidaknya Suruh Pake C3l4n4 dulu😱😱😱

VIRALL... Wes tua padahal. Apakah ga bisa sewa kamar😁 kan jadi malu kelihatan keluarga dan sanak family.
Penggerebekan pasangan paruh baya dari dalam toilet viral di media sosial.
Dalam video yang beredar memperlihatkan seorang pria dan wanit paruh baya kedapatan berduaan di dalam kamar mandi digerebek sekelompok orang.
Keduanya kepergok tanpa mengenakan celana. Kedua pasangan itupun dipaksa keluar dari dalam kamar mandi dan dicecar warga soal identitasnya.
Insiden ini diduga terjadi di dalam toilet sebuah kedai di Desa Megulung Kidul, Kecamatan Pituruh, Purworejo, pada Minggu (24/5/2026) siang.

Inilah terkadang menjadi alasan Saya Malas memberi UANG ke P3N93MIS🥹🙏       exploitasi orang tua yg di lakukan oleh anak...
05/28/2026

Inilah terkadang menjadi alasan Saya Malas memberi UANG ke P3N93MIS🥹🙏

exploitasi orang tua yg di lakukan oleh anak Ceritanya ada seorang pengemis yg di manfaatkan oleh
anaknya sendiri, definisi yg tua yg bekerja, yg muda yg menikmati
Padahal anak nya sehat dan sangat kuat jika ingin bekerja, ini malahan menyuruh orangtua nya yang sudah tua menjadi pengemis Astaghfirullah 🥹

Address

California City, CA

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Aleena posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share