08/17/2020
Kita dapat menikmati fasilitas masa kini karena berkat perjuangan pahlawan bangsa yang telah membuat Indonesia Merdeka!๐ฎ๐ฉ
Tapi kita masih memiliki teman yang dapat menjadi musuh yang bisa menghancurkan negara dalam sesaat.....tanpa kita sadari teman itu adalah sosial media.
Cara kerja sosial media itu simpel, mereka cuman menjadi platform bagi orang untuk bertukar informasi dan bertukar pendapat
Tapi apa akibatnya jika sosial media dimanfaatkan demi kepentingan yang menghalalkan segala cara untuk menarik perhatian orang?
Ini awal mula boomerang bagi kita.
Gue bukan orang pintar, gue bukan anak yang genius, gue bukan berasal dari keluarga yang memiliki kekuasaan.
Berita bohong dan konten yang dapat merugikan orang lain demi meningkatkan jumlah followers & engagement dalam sosial media mulai berserakan. Setiap kata yang kita tuliskan adalah cerminan dari apa yang kita pikirkan, media sosial berawal dari pikiran, lalu jari-jari adalah penentu akhir.
Bahkan cara kita menyampaikan kasih sayang atau perhatian sudah bergeser tidak lagi lewat ekspresi melainkan lewat Like, double tap, dan Subscribe.
Posting yang penting, bukan yang penting posting.
Jika dulu mulutmu harimaumu, sekarang adalah sosial mediamu adalah harimaumu yang siap menerkam kamu kapan saja.
Jangan biarkan emosimu mengalahkan kecerdasanmu!
Terkadang lebih baik kelihatan bodoh daripada bodohnya kelihatan. Diam bukan berarti tidak nge-tren, diam bukan berarti tak berilmu.
Seperti halnya analogi kenapa Tuhan itu menciptakan kita dua telinga dan 1 mulut.
Karena kita diharuskan untuk mendengar dulu sebanyak dua kali sebelum kita berbicara sekali.
God Bless You! Indonesia MERDEKA!๐ฎ๐ฉ
narrated by :
Photo edited by :