Semoga Allah memberi Rahmad dan Magfirah kepada kita semua
Kaji diri
A. Ma'rifat
Ketahuilah bahwa diwajibkan kepada seluruh muslim
mengetahui / ma’rifat 50 akidah.
Hakikat Ma’rifat adalah ;
اجلزم املطابق للواقع عن دليل
“keteguhan / aljazm dalam hati yang sesuai dengan kenyataan
yang timbul dari dalil”.
Para Ulama' tauhid berbeda pendapat dalam dalil yang
harus dijadikan acuan dalam menuju makrifat;
1. Boleh dengan dalil ijamali / umum, boleh juga dengan
tafsili / terperinci;
2. Sebagian ulama mensyaratkan dengan tafsili dan
3. Jumhur Ulama' menganggap cukup hanya dengan dalil
ijmali saja.
Jadi dengan demikian dalam mempelajari tauhid kita harus
mengetahuinya disertai dengan dalilnya. Dalil disini ada dua :
Pertama dalil ijmali, yaitu :
#ilmutauhid
#ngajidiri
Aars Channel
Semua Orang
Man arafa nafsahu faqot arafa Rabbahu...
Assalamualaikum...
Kenali dirimu maka kamu akan mengenali Allah..
Jika diperhatikan... Kita mulai dari mana ???
Bagaimana caranya?
Apa yg membuat anda yakin law bumi itu datar..
Bulat...
???
🤔🤔
Assalamualaikum
Bismillah hirrohmanirrohiim
Untuk yg terakhir..
Kesepuluh,
Hendaklah mengetahui kaitan ilmu dengan tujuan agar supaya mengutamakan yang tinggi lagi dekat dari pada yang jauh, dan yang penting daripada yang lainnya.
Arti 'yang penting' ialah apa yang menjadi kepentingan Anda tidak ada yang menjadi kepentingan Anda kecuali urusan dunia dan akhirat.
Jika Anda tidak bisa menghimpun antara kesenangan dunia dan kenikmatan akhirat, sebagaimana ditegaskan al-Qur'an dan diberi kesaksian oleh cahaya bashiroh, maka yang lebih penting adalah apa yang tetap ada selama-lamanya; sehingga pada saat itu dunia menjadi tempat singgah, jasad menjadi kendaraan, dan amal perbuatan menjadi upaya menuju tujuan yang tidak lain adalah perjumpaan dengan Allah yang merupakan ni'mat terbesar, sekalipun hanya sedikit di dunia ini orang yang mengetahui nilainya.
Renungkanlah hal ini terlebih dahulu dan terimalah nasehat gratis dari orang yang telah mendapatkan pengalaman berharga tersebut dan tidak berhasil mencapainya kecuali setelah usaha keras dan keberanian yang sepenuhnya untuk menentang orang-orang awam dan khusus dalam menghentikan taqlid mereka semata-mata karena syahwat.
Semoga berkah dan bermanfaat...
Wassalamu'alaikum
Assalamualaikum warahmatullahi
Bismillah hirrohmanirrohiim
Melanjutkan adab yang..
Ketujuh,
endaklah tidak memasuki suatu cabang ilmu sebelum menguasai cabang ilmu yang sebelumnya, karena ilmu tersusun secara berurut, sebagiannya merupakan jalan bagi sebagian yang lain.
Orang yang mendapat taufiq ialah orang yang menjaga urutan dan pentahapan tersebut. Hendaklah tujuannya dalam setiap ilmu yang dicarinya adalah peningkatan kepada apa yang berada di atasnya.
Oleh sebab itu, ia tidak boleh menilai tidak benar suatu ilmu karena adanya penyimpangan di kalangan orang-orang yang menekuninya, atau karena kesalahan salah seorang atau beberapa orang di dalam ilmu itu, atau karena pelanggaran mereka terhadap konsekuensi amaliah dari ilmu mereka.
Sehingga ada sekelompok orang yang tidak mau melakukan kajian dalam masalah 'Aliyah dan fiqhiyah dengan alasan seandainya punya dasar niscaya sudah dicapai oleh para ahlinya. Ada juga sekelompok orang yang meyakini kebatilan ilmu kedokteran hanya karena mereka pernah menyaksikan kesalahan yang dilakukan oleh seorang dokter.
Ada pula kelompok yang meyakini kebenaran ramalan perbintangan (perdukunan) hanya karena adanya kesesuaian yang pernah dibuktikan oleh seseorang.
Semua kelompok tersebut tidak benar, tetapi ia harus mengenali sesuatu itu sendiri, bukan melalui orang yang menekuninya.
Karena tidak setiap orang bisa menguasai ilmu dengan baik.
Oleh sebab itu, Ali ra berkata, "Janganlah kamu mengenali kebenaran melalui orang, tetapi kenalilah kebenaran, pasti kamu akan mengetahui orangnya."
Selanjutnya yang..
Kedelapan,
Hendaklah mengetahui faktor penyebab yang dengannya ia bisa mengetahui ilmu yang paling mulia.
Apa yang dimaksudkannya adalah dua hal; pertama kemuliaan hasil; dan kedua kekokohan dan kekuatan dalil. Hal ini seperti ilmu agama dan ilmu kedokteran.
Hasil dari ilmu agama adalah kehidupan yang abadi sedangkan hasil ilmu kedokteran adalah kehidupan yang fana. Dengan demikian, ilmu agama lebih mulia..
Atau seperti i
Assalamualaikum
Kelanjutan yg kemarin.
Adab mencari ilmu yang
Kedua,
Mengurangi keterikatannya dengan kesibukan dunia, karena ikatan-ikatan itu menyibukkan dan memalingkan.
Allah berfirman, "Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua buah hati dalam rongganya." (al-Ahzab: 4)
Jika pikiran terpecah maka tidak akan bisa mengetahui berbagai hakikat. Oleh karena itu dikatakan, "Ilmu tidak akan memberikan kepadamu sebagian- nya sebelum kamu menyerahkan kepadanya seluruh jiwamu. Jika kamu telah memberikan seluruh jiwamu kepadanya tetapi ia baru memberikan sebagiannya kepadamu maka kamu berarti dalam bahaya." Pikiran yang terpencar pada berbagai hal yang berserakan adalah seperti sungai kecil yang airnya berpencar kemudian sebagiannya diserap tanah dan sebagian lagi dihisap udara sehingga tidak ada yang terkumpul dan sampai ke ladang tanaman.
Yg selanjutnya
Ketiga,
Tidak bersikap sombong kepada orang yang berilmu dan tidak bertindak sewenang-wenang terhadap guru, bahkan ia harus menyerahkan seluruh urusannya kepadanya dan mematuhi nasehatnya seperti orang sakit yang bodoh mematuhi nasehat dokter yang penuh kasih sayang dan mahir.
Hendaklah ia bersikap tawadhu' kepada gurunya dan mencari pahala dan ganjaran dengan berkhidmat kepadanya.
Oleh karena itu, penuntut ilmu tidak boleh bersikap sombong terhadap guru.
Di antara bentuk kesombongannya terhadap guru ialah sikap tidak mau mengambil manfaat (ilmu) kecuali dari orang-orang besar yang terkenal;
padahal sikap ini merupakan kebodohan. Karena ilmu merupakan faktor penyebab keselamatan dan kebahagiaan.
Siapa yang mencari tempat pelarian dari binatang buas yang berbahaya maka ia tidak akan membeda-bedakan antara diberitahukan oleh orang yang terkenal ataukah orang yang tidak tenar.
Ilmu pengetahuan adalah barang milik kaum Muslimin yang hilang, ia harus memungutnya dimana saja ditemukan, dan merasa berutang budi kepada orang yang membawanya kepada dirinya siapapun orangnya.
Oleh sebab itu dikatakan: "Ilmu engga
Ya Allah mudahkan semua urusan kami #murottalquran #murottalmerdu #relaxsasi Aars Channel
Ya Allah mudahkan semua urusan kami #murottalmerdu #relaxsasi #murottalquran Aars Channel
Ya' Allah mudahkan semua urusan kami
#murottalquran #murottalmerdu #relaxsasi Aars Channel